![Race Director F1 Charlie Whiting, dalam konferensi pers di Autodromo Hermanos Rodriguez, Mexico City. Diabadikan pada 26 Oktober 2017 [AFP/Ronaldo Schemidt].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/03/14/93757-charlie-whiting.jpg)
Kurang dua hari menjelang pentas laga Formula One (F1) seri pembuka, Grand Prix atau GP Australia 2019, Charlie Whiting, salah satu tokoh kunci balap jet darat berpulang secara mendadak.
Dikutip dari formula1.com, Charlie Whiting meninggal di Melbourne, Australia pada Kamis pagi (14/3/2019), atau dua hari menjelang GP Australia 2019 akibat pulmonary embolism atau emboli paru.
2. Niki Lauda Berpulang, Ini Warisannya Soal Semangat Hidup dan Balap
![Diabadikan pada 10 Juli 2016, Juara Formula One (F1) tiga kali, Niki Lauda menjelang Grand Prix F1 Inggris di sirkuit balap motor Silverstone. Legenda driver F1 ini meninggal pada usia 70 tahun, keluarga merilis pernyataan wafatnya ke media Austria Selasa pagi, 21 Mei 2019 [AFP/Andrej Isakovic].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/05/21/36751-niki-lauda.jpg)
Di dunia balap Formula One (F1), Andreas Nikolaus Lauda atau lebih dikenal sebagai Niki Lauda adalah sosok tahan banting dengan kemauan baja. Bahkan beberapa julukan menunjukkan betapa bernyalinya lelaki kelahiran Wina, Austria, 22 Februari 1949 itu. Seperti "Yang Nyaris Dipeluk Maut" atau "Sang Pengecoh Maut" gara-gara keberaniannya untuk bertarung lagi, hanya enam pekan setelah mengalami nahas dalam F1 GP Jerman 1976 di Sirkuit Nuerburgring.
Saat itu, Niki Lauda berlaga di bawah bendera tim Ferrari dan tunggangannya terempas di tembok pembatas, lalu terbakar, sementara ia sendiri terperangkap di dalam kokpit dengan kondisi helm terlepas.
3. Telah Wafat Lee Iacocca, Penyelamat Chrysler
![Selebritas otomotif asal Amerika Serikat: Lee Iacocca [Shutterstock].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/07/03/27349-lee-iacocca.jpg)
Kabar duka datang dari dunia otomotif Amerika Serikat. Mereka kehilangan salah satu tokoh kunci kebangkitan kendaraan roda empat alias mobil beberapa dekade terakhir, Lido Anthony "Lee" Iacocca, yang wafat kemarin (2/7/2019) dalam usia 94 tahun.
Dikutip dari Car and Driver, sosok Lee Iacocca menggambarkan kuatnya kapitalisme Amerika Serikat di bidang otomotif. Ia mengurus Ford Motor Company, membesarkan Chrysler Corporation, sekaligus menjadi selebritas dunia kendaraan bermotor roda empat.
4. Niat Pecahkan Rekor Sendiri, Jessi Combs Ucapkan Selamat Tinggal Dunia
![Jessi Combs saat menjajal McLaren supercar di Selandia Baru, sekitar 2015 [Instagram: the jessicombs]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/08/30/78981-jessi-combs-1.jpg)
Sebagai pemegang rekor ekstrem: perempuan tercepat di dunia kategori jet darat supersonik, Jessi Combs membuat bangga kaumnya, sekaligus disegani kaum lelaki. Reputasinya yang paling diingat para penyuka otomotif adalah melejit bersama North American Eagle (NaE) Supersonic Speed Challenger.
Berlokasi di Gurun Alvord pada 9 Oktober 2013, ia merengkuh rekor perempuan tercepat di dunia dengan kecepatan 632 km per jam, serta kecepatan puncak atau top speed tembus 709 km per jam.
5. Belajar dari Tabrakan Maut Anthoine Hubert: Motorsport is Dangerous
![Pebalap Prancis Anthoine Hubert [Twitter.com/FIA_F2].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/09/01/91929-anthoine-hubert.jpg)
Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia adalah sebuah trek jalan raya yang begitu dipuja sekaligus ditakuti para driver. Suara.com merasakan keseruan itu sejak menjejakkan kaki pertama kali ke sana, dan bercakap-cakap dengan Sir Jackie Stewart, legenda driver balap Formula One (F1) pemegang gelar juara dunia tiga kali.
"Inilah salah satu sirkuit klasik yang disukai sekaligus ditakuti para driver. Trek menantang, sulit ditaklukkan, terkadang mengecoh," demikian ucapannya, kilas balik saat dijumpai di Fosters Belgian GP 2000.
6. Pehobi Vespa Itu Telah Tiada: Obituari Rider Afridza Syach Munandar
![Afridza Munandar [ANTARA Foto].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/11/02/70539-afridza-munandarantara.jpg)
Pihak keluarga, komunitas otomotif, dan warga setempat menyambut dan mengawal kedatangan jasad Afridza Syach Munandar, pebalap muda berbakat yang tutup usia dalam Race 1: Idemitsu Asia Talent Cup di Sirkuit Sepang, Malaysia pekan lalu (2/11/2019).
Dikutip dari kantor berita Antara, iring-iringan kereta merta yang membawa lajang berumur 20 serta pehobi Vespa itu disambut mulai batas kota kelahirannya, Tasikmalaya, hingga rumah duka di Perumahan Tamansari Indah, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya sekitar pukul 21.30 WIB tadi malam (4/11/2019). Kemudian dikebumikan di hari yang sama di pemakaman keluarga Kampung Sambongbencoy, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.