Tips Beli Mobkas, Nomor 1 Jangan Terlewat karena Langsung Terasa

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 25 Januari 2020 | 10:00 WIB
Tips Beli Mobkas, Nomor 1 Jangan Terlewat karena Langsung Terasa
Ilustrasi jual beli mobil bekas atau mobkas [Shutterstock].

Suara.com - Kebutuhan akan sarana transportasi sehari-hari membuat konsumen juga melirik mobil bekas ataupun mobkas. Bisa diperoleh secara online, maupun "berburu" langsung  dari satu gerai ke gerai lainnya. Pilihannya tentu bergantung kepada calon peminat, namun menilik kondisi fisik kendaraan secara teliti juga wajib hukumnya.

Patokan yang tak boleh dilewatkan adalah "riwayat kesehatan" si mobil. Apakah pernah mengalami kondisi turun mesin, mematuhi jadwal servis rutin, bekas tabrakan, pernah terendam banjir, dan seterusnya.

Oleh karena itu, menilik kabin mobil serta mengamati kondisi body dalam waktu cukup panjang dibutuhkan, agar tidak timbul penyesalan di kemudian hari.  Dan dalam hal ini, bisa mengandalkan bagian dari panca indera kita, seperti melihat kondisi fisik lewat pandangan teliti, mengendus bebauan "asing" atau "aneh", sampai meraba permukaan mobil yang bakal dibeli.

Berikut adalah kumpulan tips membeli mobil bekas atau mobkas yang pantang dilewatkan bagi peminat mobil bukan baru. Selamat "berburu" dengan sabar.

1. Jangan Sampai Tertipu, Ini Tips Kenali Mobil Bekas Banjir

Tumpulan mobil terbawa banjir di Jatiasih, Bekasi. Sebagai ilustrasi mobil terendam [ANTARA Foto].
Tumpulan mobil terbawa banjir di Jatiasih, Bekasi. Sebagai ilustrasi mobil terendam [ANTARA Foto].

Mobil bekas terendam banjir memang sulit terdeteksi dari pandangan mata. Untuk itu, sebelum memutuskan membeli mobil bekas atau mobkas, calon pembeli harus jeli dalam mempelajari kendaraan incarannya.

Jadi, bagaimana cara menyiasati agar tidak tertipu pedagang nakal yang menjual mobil bekas banjir?

Baca selengkapnya

2. Sebelum Beli Mobkas, Jangan Lupa Cek Keaslian Kilometer

baca juga
Odometer bersama ABS indikator. Hati-hati Anda tertipu dengan penunjukan angkanya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Odometer bersama ABS indikator. Hati-hati Anda tertipu dengan penunjukan angkanya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Mengganti angka kilometer menjadi lebih rendah atau angka lebih kecil sudah menjadi rahasia umum pedagang mobil bekas yang "nakal". Hal ini sengaja dilakukan agar mobil bekas cepat laku karena calon pembeli selalu tergiur dengan usia mobil yang masih muda.

Pada mobil lawas, odometer mobil memang masih serba mekanik dan bisa dibongkar lalu angkanya diputar, sementara versi kini semuanya serba komputerisasi.

Baca selengkapnya

3. Ingin Beli Mobil Eks Taksi, Simak Saran dan Bagian yang Harus Diperhatikan

Taksi, dengan teknik self-driving bakal pangkas ekmacetan [Shutterstock]
Taksi, dengan teknik self-driving bakal pangkas ekmacetan [Shutterstock]

Dari banyaknya opsi mobil bekas di pasaran, mobil eks taksi cukup jadi incaran. Alasannya tentu karena harga jual yang bersaing. Tapi jika kamu memang berminat memboyong mobil bekas taksi, yuk simak saran dan perhatikan bagian-bagian berikut ini.

Berawal dari pertanyaan warganet bernama Panji, yang nampaknya tertarik untuk membeli mobil Toyota Vios (Limo) eks Taksi.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Asuransi Banjir Tembus Rp 1 Triliun, Sektor Otomotif Sebesar Ini

Klaim Asuransi Banjir Tembus Rp 1 Triliun, Sektor Otomotif Sebesar Ini

Otomotif | Jum'at, 17 Januari 2020 | 08:00 WIB

Pasca Banjir Jakarta 2020, KTB Tawarkan Layanan Gratis Pengecekan Truk

Pasca Banjir Jakarta 2020, KTB Tawarkan Layanan Gratis Pengecekan Truk

Otomotif | Rabu, 15 Januari 2020 | 12:00 WIB

Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil

Jadi Pelarut Universal, Ini Pentingnya Air buat Body Mobil

Otomotif | Rabu, 08 Januari 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×