Pegawai Kedai Kopi Diduga Aniaya Ibu-ibu Driver Ojol, Penyebabnya Sepele

Angga Roni Priambodo, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 28 Januari 2020 | 13:12 WIB
Pegawai Kedai Kopi Diduga Aniaya Ibu-ibu Driver Ojol, Penyebabnya Sepele
Ilustrasi ojek online. (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Suara.com - Sungguh sangat disayangkan tindakan yang dilakukan pegawai kedai kopi kepada driver ojol.

Pegawai kopi melakukan tindak kekerasan kepada driver ojol yang sedang memesan pesanan konsumen.

Kronologi terjadinya penganiyayaan ini dibagikan oleh akun Facebook Dimas Subur.

Seorang driver ojol bernama Ati Sri Hatijah melakukan orderan di sebuah kedai kopi di daerah Ciumbuleuit, Bandung, Jawa Barat.

Namun ternyata minuman yang dipesan konsumen habis. Kemudian ibu tersebut melakukan konfirmasi kepada konsumen yang memesan dan konsumen tersebut meminta untuk di-cancel saja.

Ternyata pesanan tersebut tidak bisa di-cancel karena resto "pilihan' dan akhirnya konsumen memilih untuk mengganti menu lain yang harganya lebih murah.

Sekadar informasi, minuman yang dipesan pertama seharga Rp 25 ribu. Lalu konsumen menggantinya dengan harga Rp 15 ribu.

Karena tidak bisa di edit pesanannya di aplikasi dengan selisih harga di atas, seharusnya resto mengembalikan uang costumer Rp 10 ribu.

Driver ojol di Bandung dianiaya pegawai kedai kopi (ist)
Driver ojol di Bandung dianiaya pegawai kedai kopi (ist)

Namun justru ibu tersebut mendapat perlakuan tidak mengenakkan dari pegawai kedai kopi.

baca juga

Si pegawai kedai kopi itu justru memaki si driver ojol. Bahkan, si pegawai kedai kopi juga menghina driver ojol yang tidak bisa meng-edit pesanan dari pelanggan.

Driver ojol yang merasa terhina langsung menyodorkan ponselnya dan meminta agar ditunjukkan cara meng-edit pesanan. Namun, si pegawai kedai kopi justru memencet tombol 'saya sudah sampai tujuan', padahal driver masih di kedai kopi.

"Ibu saya bilang kenapa dipencet sudah sampai tujuan, padahal masih di resto dan akan berakibat buruk pada akun ibu saya. Bahkan bisa di-suspend," ungkapnya.

Pegawai kedai kopi itu langsung melempar minuman susu cair kemasan ke arah driver ojol hingga mengenai bibirnya dan berdarah. Selain itu, pegawai tersebut juga memukul si driver menggunakan papan triplek sebanyak dua kali namun berhasil ditepis oleh driver.

Driver ojol itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cidadap dengan nomor laporan STPL/59/1/2020/JBR/RestaBesarBandung/Polsek Cidadap. Saat ini, pegawai kedai kopi sudah dibawa ke kantor polisi untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Terima kasih untuk semua elemen yang membantu dan memberi support. Tadi malam pelaku sudah dibawa pihak kepolisian. Proses hukum sedang berjalan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Driver Ojol di Bandung Dianiaya Pegawai Kedai Kopi hingga Bibirnya Berdarah

Driver Ojol di Bandung Dianiaya Pegawai Kedai Kopi hingga Bibirnya Berdarah

News | Selasa, 28 Januari 2020 | 11:59 WIB

Huda Dianiaya Istri saat Tidur, Kepala Dihajar Tabung Gas, Leher Dibacok

Huda Dianiaya Istri saat Tidur, Kepala Dihajar Tabung Gas, Leher Dibacok

Jatim | Kamis, 23 Januari 2020 | 13:47 WIB

Lucu atau Ngeri, Ada Benda Anti Mainstream di Helm Pengemudi Ojol Ini

Lucu atau Ngeri, Ada Benda Anti Mainstream di Helm Pengemudi Ojol Ini

Tekno | Rabu, 22 Januari 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×