facebook

Soal Mobil Listrik, Mazda Akui Tidak Tinggal Diam

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Soal Mobil Listrik, Mazda Akui Tidak Tinggal Diam
Mobil listrik Mazda MX-30 dipamerkan di Tokyo Motor Show, Jepang pada Oktober 2019 [Shutterstock].

Mazda tidak tinggal diam soal KBL. Berikut contoh produk serta keinginan mereka kelak.

Suara.com - PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) mengaku tidak akan tinggal diam melihat tren mobil listrik atau Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) yang terus berkembang di Indonesia.

Meski belum memutuskan untuk mendatangkan mobil listrik dalam waktu dekat, namun Managing Director EMI, Ricky Thio mengaku pihaknya akan terus melihat perkembangan mobil listrik sampai akhirnya ada keputusan dari kantor pusat Mazda.

Mobil listrik perdana Mazda, Mazda MX-30 di Tokyo Motor Show 2019 [Dok Mazda - ANTARA Foto].
Mobil listrik perdana Mazda, Mazda MX-30 di Tokyo Motor Show 2019 [Dok Mazda].

"Tentu kami di Indonesia sendiri juga tidak akan tinggal diam. Kami akan lihat pergerakannya, dan kami menunggu arahan dari prinsipal global," ujar Ricky Thio di sela-sela seremoni peluncuran Mazda CX-30, di Plaza Indonesia, Jakarta.

Ia menambahkan, ketika Mazda Indonesia dinyatakan siap, pasti pihaknya akan melakukan yang terbaik dengan menghadirkan produk sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia.

Baca Juga: Ternyata, Bos Bugatti Lebih Pilih Merek Lain buat Mobil Harian!

Lebih lanjut, kata Ricky Thio, secara global sebenarnya bisa dilihat bahwa Mazda juga memiliki produk mobil listrik. Contohnya saat ajang Tokyo Motor Show (TMS), Mazda sudah memperkenalkan mobil listrik MX-30.

"Itu sebenarnya bukti bahwa Mazda juga bergerak dengan menghadirkan mobil listrik," tegasnya.

Selain itu, di negara asalnya (Jepang), Mazda juga sudah memiliki mobil hybrid. Hanya, mungkin belum masuk untuk pasar Indonesia.

"Di sana kebanyakan hybrid itu mobil kecil dan masih khusus pasar Jepang," tutup Ricky Thio.

Baca Juga: 5 Hits Otomotif Pagi: Obituari Kobe Bryant, Dampak Coronavirus

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar