Ambulans Motor, Terobosan Unik dari SMKN Sumatera Selatan

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 20 Februari 2020 | 09:00 WIB
Ambulans Motor, Terobosan Unik dari SMKN Sumatera Selatan
Motor ambulans berdaya tampung tiga orang: satu pengemudi, satu perawat atau pendamping dan satu pasien [ANTARA Foto].

Suara.com - Sekilas mirip becak motor, namun memiliki kegunaan berbeda. Yaitu menjemput dan mengantar pasien ke rumah sakit, dengan fasilitas tempat tidur serta pengobatan untuk pertolongan pertama. Sebutannya adalah ambulans roda dua.

Dikutip dari kantor berita Antara, dimensi ambulans roda dua adalah 2 m panjang, lebar 1 m, dilengkapi satu matras untuk pasien dewasa, kipas angin, tabung oksigen, tabung gas kebakaran, kotak P3K, sirene, alat komunikasi, tandu, kotak sampah, serta mampu memuat tiga orang.

Motor ambulans serupa becak motor, karya para siswa SMKN Sumatera Selatan [ANTARA Foto].
Motor ambulans serupa becak motor, karya para siswa SMKN Sumatera Selatan [ANTARA Foto].

"Satu orang mengemudikan motor, satu orang korban dan satu orang menjaga di dalam," demikian jelas Riyo Dzulkarnain, Ketua tim pembuatan motor ambulans dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri atau SMKN Sumatera Selatan.

Ditambahkan oleh Rafli, Kepala SMKN Sumatera Selatan, bahwa motor ambulans karya murid-murid di sekolah yang dipimpinnya itu dikerjakan oleh siswa dari empat jurusan, yaitu teknik permesinan, teknik kendaraan ringan, teknik mekatronika, serta teknik listrik.

"Sebetulnya proses pembuatan dilakukan bergantian oleh para siswa, tetapi memang tim intinya ada delapan orang yang mengerjakan setiap hari dan didampingi guru masing-masing jurusan," jelas Rafli.

Menurutnya, ide pembuatan motor ambulans ini berasal dari kebutuhan sekolah untuk antisipasi insiden kecelakaan. Diharapkan bahwa motor ambulans lebih efisien dibandingkan harus mengandalkan mobil ambulans. Sementara itu, sebagai sebuah sekolah kejuruan tersedia bengkel kerja. Dikerjakan dengan biaya Rp 35 juta, ambulans motor selesai dalam dua bulan dan cara kerja gotong royong.

"Kami menggunakan motor sekolah yang masih layak pakai, jadi lumayan untuk menghemat modal," tambah Riyo Dzulkarnain, siswa kelas 12 jurusan otomotif SMKN Sumsel.

Menurutnya proses perakitan hingga melengkapi komponen dikerjakan setiap hari pada waktu pulang sekolah maupun saat praktek kelas. Dalam pengerjaannya para siswa juga didampingi para guru.

Riyo Dzulkarnain mengaku bagian tersulit adalah merakit badan ambulans yang membutuhkan waktu hingga tiga minggu, sedangkan perakitan mesin dan lainnya tidak menemui kendala apapun.

"Kami harus membuat badan motor ambulans kokoh, kuat dan presisi walaupun prosesnya serba manual," kata Riyo Dzulkarnain.

baca juga

Selesai dikerjakan, karya motor ambulans ini terus dievaluasi kelayakannya termasuk kondisi siap pakai. Dan nantinya akan dilaporkan kepada Pemprov Sumsel agar dapat dibuat secara massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyuka Olah Raga Otomotif, Jangan Lewatkan Acara di Musi Banyuasin

Penyuka Olah Raga Otomotif, Jangan Lewatkan Acara di Musi Banyuasin

Otomotif | Senin, 03 Februari 2020 | 16:50 WIB

Asyik, Bengkel Resmi Honda Tawarkan Layanan Lebih Cepat Bagi Pelanggan

Asyik, Bengkel Resmi Honda Tawarkan Layanan Lebih Cepat Bagi Pelanggan

Otomotif | Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:00 WIB

Curhatan Pemilik Bengkel Modif, Oprek Satria FU Punya Bocah Malah Kena Sial

Curhatan Pemilik Bengkel Modif, Oprek Satria FU Punya Bocah Malah Kena Sial

Otomotif | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:59 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×