Volkswagen Garap Mobil Listrik Rp300 Jutaan, Incar Pasar Asia

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 07 Mei 2020 | 21:00 WIB
Volkswagen Garap Mobil Listrik Rp300 Jutaan, Incar Pasar Asia
Volkswagen I.D, mobil listrik buatan Volkswagen [AFP].

Suara.com - Mobil listrik adalah produk yang diedarkan dengan harga tinggi di pasar otomotif. Hal ini menjadi salah satu faktor bagi konsumen untuk bertahan menggunakan mobil bermesin bensin. Ujung-ujungnya, kendaraan berbahan bakar ramah lingkungan ini pun kurang laku.

Menyiasati hal ini, Volkswagen dikabarkan sedang mempertimbangkan merek baru, khusus menggarap mobil listrik dengan harga terjangkau. Brand baru ini nantinya akan difokuskan untuk menggarap pasar Asia.

Volkswage ID.R di Nuerburgring [YouTube: Nuerburgring Nordschleife].
Volkswagen ID.R, mobil balap tenaga listrik yang dikembangkan Volkswagen tampil di Nuerburgring. Sebagai ilustrasi [YouTube: Nuerburgring Nordschleife].

Dilansir dari Carcoops, Herbert Diess, Chief Executive Officer (CEO) Volkswagen sempat mengungkapkan bahwa perusahaannya berambisi untuk memimpin pengembangan mobil perkotaan berbasis listrik sepenuhnya atau kategori Electric Vehicle (EV). Harganya sendiri akan berada di bawah 20 ribu euro atau sekitar Rp330 jutaan.

Herbert Diess juga menambahkan bahwa nantinya merek mobil listrik Volkswagen yang akan fokus menggarap EV ini akan menggantikan merek VW Up, Skoda Citigo dan Seat Mii. Model-model baru ini dikatakannya akan mewakili "langkah besar" Volkswagen menuju mobilitas listrik dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, produsen asal Jerman ini juga akan menggandeng pabrikan mobil Spanyol dan JAC Automobile Group, mitra asal China bagi proyek mobil listrik.

Dan mobil listrik Volkswagen dengan merek sendiri di masa depan dikatakan bakal mengusung platform MEB berbasis EV yang telah dimodifikasi menjadi lebih pendek dan ringkas, seperti mobil perkotaan.

Seperti diketahui, harga mobil listrik di pasaran saat ini masih berada di kisaran Rp500 jutaan. Hal ini tampaknya membuat Volkswagen berniat menggarap mobil listrik dengan harga jauh lebih murah.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Masalah Seat Belt, Toyota Panggil Pemilik Alphard dan Vellfire

Ada Masalah Seat Belt, Toyota Panggil Pemilik Alphard dan Vellfire

Otomotif | Selasa, 05 Mei 2020 | 19:30 WIB

VW Golf Mulai Diproduksi Lagi, Volkswagen Tekankan Protokol Covid-19

VW Golf Mulai Diproduksi Lagi, Volkswagen Tekankan Protokol Covid-19

Otomotif | Rabu, 29 April 2020 | 09:31 WIB

Beroperasi Kembali, Volkswagen Bikin Logo Ganyang Virus Corona

Beroperasi Kembali, Volkswagen Bikin Logo Ganyang Virus Corona

Otomotif | Selasa, 28 April 2020 | 11:05 WIB

Terkini

Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara

Hina Kapolda NTB, WNA Asal Prancis Dihukum 3 Bulan Penjara

Bali | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07 WIB

Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang

Arab Saudi Ubah Tarif Bea Masuk 51 Komoditas, Kemendag Minta Eksportir RI Tangkap Peluang

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:06 WIB

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

×