Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Listrik di Eropa Meningkat

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 14 Mei 2020 | 11:05 WIB
Pandemi Covid-19, Penjualan Mobil Listrik di Eropa Meningkat
Ilustrasi mobil listrik sedang mengisi ulang baterai (Shutterstock).

Suara.com - Melongok kondisi pasar otomotif Eropa saat terjadi pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) cukup beragam. Pelbagai produsen kendaraan roda empat menyatakan penurunan penjualan. Paling tajam antara lain dialami Rusia, dengan sebutan "Black April" di mana pasar anjlok melewati angka 70 persen.

Uniknya, sektor pemasaran mobil bertenaga listrik atau Electric Vehicle (EV) mengalami kejadian sebaliknya. Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Rabu (13/5/2020), pendaftaran mobil baru di Eropa melonjak 57,4 persen pada kuartal pertama tahun 2020, bertepatan saat penyebaran Covid-19. Sementara European Automobile Manufacturers' Association (ACEA) menambahkan bahwa penjualan mobil listrik di negara-negara Uni Eropa, Britania Raya, serta European Free Trade Association (EFTA) mencapai 130.297 unit untuk periode Januari-Maret 2020.

Mini Electric, mobil listrik bermerek Mini buatan BMW. [Dok Mini]
MINI  Electric, mobil listrik yang dibuat MINI di bawah naungan BMW Group  [Dok MINI]

Namun, ACEA menambahkan bahwa penjualan mobil penumpang secara keseluruhan di lokasi-lokasi itu mengalami penurunan sebesar 52,9 persen pada periode yang sama. Dari 3.054.703 mobil baru yang terdaftar dalam tiga bulan pertama tahun ini, 52 persen bermesin bensin dan 28 persen diesel, sedangkan sisanya adalah mobil listrik atau EV.

"Ada 750.000 hingga 1 juta unit mobil tidak terjual dari dealer Jerman, sebagian besar di antaranya adalah mobil bensin dan diesel konvensional," papar Ulrich Koester, juru bicara asosiasi dealer Jerman, ZDK yang menambahkan bahwa penjualan mobil di Negeri Kanzelir turun drastis, dengan menyusutnya permintaan sebesar 50 persen dari tahun sebelumnya.

BMW i8, mobil listrik yang sudah menggunakan lampu laser cerdas (Shutterstock).
BMW i8, mobil listrik yang sudah menggunakan lampu laser cerdas (Shutterstock).

Sementara itu, menyoal produksi mobil listrik atau EV, Jerman menjadi negara Eropa dengan pertumbuhan pendaftaran mobil listrik tertinggi, yaitu mencapai sebesar 63,3 persen. Sedangkan untuk pertumbuhan, Norwegia mengalami penurunan permintaan mobil listrik sebesar 12,4 persen. Sedangkan Prancis mengalami pertumbuhan sebesar 145,6 persen.

Produsen mobil mampu menjual lebih banyak kendaraan listrik setelah anggota parlemen Uni Eropa memerintahkan industri otomotif mengurangi emisi karbon dioksida (CO2) sebesar 40 persen antara tahun 2007 hingga 2021. Dalam aturan kini, emisi rata-rata mobil baru tidak boleh melebihi 95 gram CO2 per kilometer untuk 2021.

Analis PA Consulting memperkirakan, berdasarkan tingkat emisi rata-rata 2018, pabrikan harus menjual lebih dari 2,5 juta mobil listrik atau menaikkan penjualan sebesar 1.280 persen pada 2021. Itulah alasan, banyak produsen mobil gencar mengenalkan mobil listrik dan hybrid terbaru pada tahun ini.

Lebih seru lagi menyoal pertumbuhan mobil listrik, Volkswagen Group mengatakan bakal memboyong 70 mobil listrik ke pasar otomotif kurun 2019 hingga 2028. BMW berencana menawarkan 25 model listrik hingga 2023, sedangkan Chrysler Automobiles 12 mobil listrik.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Sebut Beberapa Faktor Menjadikan Harga Produknya Naik

Toyota Sebut Beberapa Faktor Menjadikan Harga Produknya Naik

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:25 WIB

Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash

Fenomena: Masa Pandemi, Ternyata Banyak Orang Beli Mobil Cash

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2020 | 13:23 WIB

Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

Black April: Pasar Mobil Rusia Rontok, Tembus 70 Persen

Otomotif | Rabu, 13 Mei 2020 | 11:55 WIB

Terkini

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:34 WIB

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:15 WIB

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Bikin Sungkem! Skutik Nyeleneh Honda Ini Cuma 49cc Tapi Harganya Kalahkan Motor Sport

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 13:00 WIB

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Daftar Bengkel Siaga Arus Balik Lebaran 2026 Jalur Pantura & Tol Trans Jawa

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 12:10 WIB

7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk

7 Mobil Bekas Murah Mesin di Bawah 1500cc: Perawatan Mudah, Masa Pakai Lama, Nggak Gampang Gasruk

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:42 WIB

Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol

Lupa Bawa e-Toll saat Lebaran 2026? Ini Fakta Apakah Bisa Beli Langsung di Gerbang Tol

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:34 WIB

Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Jadwal Lengkap One Way, Contraflow Hingga Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:10 WIB

Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari

Hasil Lengkap Sprint Race MotoGP Brasil 2026: Marc Marquez Menggila, Rider Pertamina VR46 Gigit Jari

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:31 WIB

Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula

Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:07 WIB

Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026

Jangan Asal Parkir, Ini 3 Ciri Rest Area Rawan Kejahatan Saat Mudik Lebaran 2026

Otomotif | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:04 WIB