Terminal Bus Mandala Lebak Sepi dari Aktivitas Pemudik

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 20 Mei 2020 | 06:00 WIB
Terminal Bus Mandala Lebak Sepi dari Aktivitas Pemudik
Situasi di Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, Banten menjelang Lebaran tampak sepi dari aktivitas pemudik [ANTARA Foto].

Suara.com - Suasana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), aktivitas mudik di Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, Banten, tampak sepi. Atau dengan kata lain, tidak terlihat lonjakan penumpang yang hendak mudik atau pulang menuju kampung halaman untuk merayakan Lebaran 2020.

"Hingga kini, kami masih sepi dan tidak ada pemudik yang berangkat maupun turun, karena adanya larangan dari pemerintah daerah," jelas Kosasih, Pejabat Sementara Kepala Terminal Bus Mandala Kabupaten Lebak, seperti dikutip dari kantor berita Antara, pada Selasa (19/5/2020).

Selama ini, pihaknya tidak melayani Angkutan Kendaraan Antar Provinsi (AKAP) untuk angkutan Lebaran sehubungan adanya larangan pemudik. Biasanya, mereka dilayani Angkutan Kendaraan Dalam Provinsi (AKDP), namun jumlah angkutan yang beroperasi relatif sedikit. Kebanyakan penumpang AKDP dari wilayah Serang dan Tangerang, serta bukan pemudik melainkan pekerja.

Pemerintah daerah melakukan penjagaan ketat di posko perbatasan untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19. Pemudik berasal dari zona merah penyebaran seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Depok, Bogor, dan Bekasi akan ditolak masuk Kabupaten Lebak.

"Semua warga yang akan masuk ke wilayah Lebak akan menjalani prosedur pemeriksaan suhu tubuh, juga identitas KTP guna mencegah pandemi Covid-19," jelas Kosasih.

Ia mengatakan sepinya penumpang mudik tentu berdampak terhadap pendapatan operator angkutan antarkecamatan, seperti yang melayani jurusan Malingping-Bayah-Cikotok. Pengemudi memarkir kendaraannya di terminal sambil menunggu penumpang, sebab pemerintah daerah melarang pemudik dari luar daerah masuk wilayah Lebak. Mereka boleh membawa penumpang mudik ke kampung halaman, namun harus memiliki surat keterangan sehat dari daerah bersangkutan.

"Sampai hari ini belum terlihat lonjakan penumpang pemudik Lebaran 2020," tukas Kosasih.

Sejumlah sopir angkutan umum di Terminal Bus Mandala Rangkasbitung mengaku saat ini jumlah penumpang relatif menurun drastis sehubungan adanya larangan mudik itu. Bahkan, banyak pengemudi tidak beroperasi karena pendapatan dan pengeluaran tidak sebanding dengan biaya operasional akibat sepinya penumpang.

baca juga

"Kami sudah sepekan terakhir ini menganggur, karena penumpang sepi akibat larangan mudik itu," kata Edi, seorang pengemudi angkutan umum jurusan Rangkasbitung-Bekasi.

Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan tetap tinggal di rumah kecuali untuk keperluan mendesak seperti berbelanja atau berobat. Selalu gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama cuci tangan rutin. Dengan pengertian saling bantu dan saling dukung, kita bisa mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCOVID-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelabui Aparat saat PSBB Gorontalo: Masuk di Bagasi Mobil dalam Truk

Kelabui Aparat saat PSBB Gorontalo: Masuk di Bagasi Mobil dalam Truk

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2020 | 06:25 WIB

Ada Larangan Mudik, Traffic Konsumen ke Bengkel Alami Penurunan

Ada Larangan Mudik, Traffic Konsumen ke Bengkel Alami Penurunan

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:05 WIB

Berkaca pada Komunitas Otomotif: Mereka Berkomitmen Tidak Mudik

Berkaca pada Komunitas Otomotif: Mereka Berkomitmen Tidak Mudik

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh

Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:04 WIB

Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot

Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 21:01 WIB

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:50 WIB

Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini

Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:43 WIB

Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:36 WIB

Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon

Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon

Sport | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:36 WIB

Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:34 WIB

Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan

Kejagung Periksa Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Lima Mangkir dari Panggilan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 20:30 WIB

×