Masa PSBB Transisi ke Normal, Begini Prosedur Layanan Gojek

RR Ukirsari Manggalani
Masa PSBB Transisi ke Normal, Begini Prosedur Layanan Gojek
Petugas sedang melakukan penyemprotan disinfektan kepada sepeda motor mitra pengemudi Gojek di Jakarta, Selasa (31/03/2020) [ANTARA/Ho-Gojek]

Sekat pembatas atau pelindung antara driver dan penumpang menjadi peranti standar mitra Gojek di kendaraan operasionalnya.

Suara.com - Mulai Senin lusa (8/6/2020) disebutkan bahwa ojek online atau ojol, dan ojek pangkalan dibolehkan membonceng penumpang untuk tujuan DKI Jakarta. Kebijakan ini adalah bagian dari pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diumumkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan berlaku mulai 5 Juni 2020.

Dikutip dari kantor berita Antara, Gojek menerapkan prosedur untuk menjaga aspek kebersihan dan kesehatan termasuk bagi layanan GoRide dan GoCar. Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (5/6/2020), mengatakan menyambut baik keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Yaitu layanan transportasi dengan sepeda motor dapat 100 persen membuka layanan mulai 8 Juni 2020.

Gojek Hadirkan Fitur Informasi Status Suhu Tubuh para Driver. (Dok: Gojek)
Gojek Hadirkan Fitur Informasi Status Suhu Tubuh para Driver. (Dok: Gojek)

"Gojek sangat menyambut baik hal ini, karena para mitra pengemudi nantinya dapat kembali melayani transportasi bagi penumpang," jelasnya.

Adapun prosedur layanan transportasi daring penumpang itu antara lain mewajibkan mitra pengemudi untuk menggunakan masker, dan sarung tangan sebagai syarat untuk menjalankan order.

"Pada layanan GoRide dan GoCar, kami mewajibkan penumpang menggunakan masker selama berkendara, serta mengimbau untuk membawa helm SNI (Standar Nasional Indonesia) milik sendiri bagi penumpang GoRide,” kata Nila Marita.

Kemudian, Gojek juga mendirikan 130 Posko Aman Bersama Gojek di 16 kota. Di posko ini, pihak Gojek menyediakan tiga layanan rutin bagi seluruh mitra driver. Yaitu pengecekan suhu tubuh, pembagian healthy kit (masker dan hand sanitizer), serta penyemprotan disinfektan baik ke motor ataupun mobil.

Gojek juga menambah fitur informasi kesehatan mitra di aplikasi Gojek. Pelanggan dapat mengetahui suhu tubuh dan status disinfeksi kendaraan mitra driver melalui aplikasi Gojek.

"Fitur ini tidak hanya membantu pengguna layanan Gojek merasa aman, tetapi juga membantu para mitra driver untuk bisa bekerja dengan tenang," jelasnya detail.

Dan tak kalah penting di antara barang-barang protokol kesehatan Covid-19, Gojek juga menyediakan sekat pelindung plastik.

"Saat ini, ribuan armada kami juga telah dilengkapi sekat pelindung pembatas antara mitra driver dan penumpang. Jumlah ini akan terus bertambah ke depannya sebagai bagian dari standar keamanan dan kesehatan kami," pungkas Nila Marita.


Catatan dari Redaksi: Mari bijaksana menerapkan aturan jaga jarak dengan orang lain atau physical distancing, sekitar 2 m persegi, dan selalu ikuti protokol kesehatan tata normal baru. Gunakan masker setiap keluar rumah dan jaga kebersihan diri terutama rutin cuci tangan. Selalu saling dukung dan saling jaga dengan tidak berdiri berdekatan, menggerombol, serta mengobrol, dalam mengatasi pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19. Suara.com bergabung dalam aksi #MediaLawanCovid-19. Informasi seputar Covid-19 bisa diperoleh di Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081-2121-23119

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS