Kisah Tsutomu Yamaguchi Selamat dari Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki

Deutsche Welle

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 22:07 WIB
Kisah Tsutomu Yamaguchi Selamat dari Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki
[DW Indonesia].

Namun Yamaguchi selamat.

Dengan kepala dan lengan menderita luka bakar berat, lelaki yang saat itu baru berusia 29 tahun ini berjalan gontai ke arah reruntuhan galangan kapal Mitsubishi tempatnya bekerja.

Di sana, ia menemukan kedua rekan kerjanya, Akira Iwanaga dan Kuniyoshi Sato. Mereka juga selamat.

Yamaguchi ingat harus menghabiskan malam tanggal 6 Agustus 1945 di sebuah tempat penampungan.

Orang-orang di sekitarnya berteriak kesakitan dan tengah sekarat. Dia sendiri tidak bisa tidur.

Keesokan paginya tanggal 7 Agustus, Yamaguchi dan dua rekannya memutuskan pergi ke stasiun kereta api.

Katanya, menurut informasi yang mereka dengar, ada kereta yang – entah bagaimana caranya – masih beroperasi.

Namun perjalanan dari tempat penampungan menuju stasiun kereta sungguh ibarat film horor yang menggambarkan kengerian.

Api masih berkobaran di sana-sini, bangunan-bangunan hancur, mayat-mayat bergelimpangan di jalan-jalan, sebagian meleleh dan hangus terbakar. Kulit para korban digambarkan ibarat lelehan plastik yang tergantung, terkupas dari tubuh mereka.

baca juga

Jembatan-jembatan di Hiroshima telah hancur.

Yamaguchi ingat, di sebuah sungai, dengan wajah dan lengan penuh luka akibat bom atom, ia terpaksa berenang melewati tumpukan mayat yang mengambang agar bisa sampai ke stasiun.

Sesampainya di stasiun, kereta yang dinaiki Yamaguchi penuh dengan penumpang yang mengalami luka bakar akibat bom. Kebanyakan dari mereka berada dalam keadaan linglung.

Hari itu Yamaguchi naik kereta malam ke kampung halaman di Nagasaki. Tempat ia lahir dan menghabiskan masa kecilnya. Tempat keluarganya tinggal dan ia berharap mendapatkan rasa aman dan perawatan di sana. Sama sekali ia tidak tahu, apa yang akan segera menimpanya.

Nagasaki, 9 Agustus 1945

Tiba di Nagasaki tanggal 8 Agustus 1945, Yamaguchi langsung mengunjungi sebuah rumah sakit untuk dirawat oleh seorang dokter yang tidak lain adalah teman sekolahnya.

Namun karena luka bakar yang menghitam di lengan dan wajahnya, dokter itu tidak dapat langsung mengenali Yamaguchi.

Saat ia kembali ke rumah penuh dengan bebatan perban, ibunya bahkan sempat mengira ia hantu.

Meski sama sekali belum pulih dari luka-lukanya, Yamaguchi memutuskan berangkat ke kantor Mitsubishi kota Nagasaki pada tanggal 9 Agustus 1945 untuk melapor.  Arus informasi saat itu berbeda jauh dengan sekarang.

Hari itu, orang-orang di Nagasaki sama sekali tidak tahu apa yang telah menimpa Hiroshima.

Sekitar pukul 11 pagi, ia bertemu dengan seorang direktur yang menginginkan laporan penuh tentang kejadian di Hiroshima. Ia pun melaporkan semua yang ia ingat, tentang cahaya yang membutakan mata, tentang suara ledakan yang menulikan telinga.

Namun atasannya ragu dan bertanya, bagaimana mungkin sebuah bom bisa menghancurkan keseluruhan kota?

Tepat pada saat itulah, saat Yamaguchi hendak menyakinkan atasannya, kilatan cahaya membutakan yang sama seperti di Hiroshima kembali terlihat.

Yamaguchi tersungkur ke lantai, lukanya kembali menganga, kali ini luka itu penuh debu dari bangunan yang hancur di sekitarnya.

“Saya pikir, awan jamur itu telah mengikuti saya dari Hiroshima,” ujar Yamaguchi kepada harian The Independent.

Untuk kedua kalinya, Yamaguchi kembali mengalami ledakan bom atom, kali ini, ia juga selamat. Yang ada dalam ingatan Yamaguchi saat itu adalah anak dan istrinya. Yamaguchi bergegas pergi dari reruntuhan kantornya menuju rumah.

Ketakutannya membuncah ketika melihat satu sisi rumahnya telah menjadi puing-puing.  Namun ternyata, istri dan anaknya yang saat itu berusia 5 bulan selamat dan hanya menderita luka ringan.

Hari itu, istri Yamaguchi bersama bayinya pergi keluar rumah guna mencari salep untuk obat luka bakar suaminya. Saat bom menghajar, ia dan bayinya berlindung di sebuah lorong.

Hidup memang terkadang ironis. Jika saja Yamaguchi tidak terluka akibat bom atom di Hiroshima, istri dan bayinya hari itu mungkin tidak akan keluar rumah untuk mencari salep kulit.  Kemungkinan mereka akan tetap tinggal di rumah dan terbunuh bom atom Nagasaki.

Kampanye lawan penggunaan senjata nuklir

Bom atom kedua yang dijatuhkan tanggal 9 Agustus 1945 dijuluki Fat Man dan membunuh sedikitnya 74.000 orang di Nagasaki.

Sebelum kedua bom atom tersebut dijatuhkan, Amerika telah terlebih dahulu membombardir sejumlah kota di Jepang.

Pada bulan Maret 1945, AS membombardir Tokyo dalam salah satu serangan bom yang disebut paling mematikan dalam sejarah manusia.

Dalam serangan itu, sekitar 100 ribu orang tewas, dan jutaan lainnya luka-luka serta kehilangan tempat tinggal. Kebanyakan dari para korban adalah warga sipil.

Setelah perang usai, Yamaguchi bekerja dan kembali hidup relatif normal. Namun trauma atas pengalaman mengerikan tersebut tetap bersamanya.  Luka-luka batin itu ia keluarkan dalam bentuk puisi.

Awalnya Yamaguchi tidak begitu banyak bercerita tentang traumanya, khawatir keluarganya mengalami diskriminasi. 

Namun pada tahun-tahun akhir hidupnya, Yamaguchi tergerak untuk lebih banyak lagi memperingatkan generasi muda tentang penderitaan para korban akibat senjata nuklir serta bahaya radiasinya.

Suatu saat di markas PBB di New York tahun 2006, Yamaguchi mengatakan bahwa dalam pepatah Jepang ada ungkapan “Yang terjadi dua kali, akan terjadi tiga kali. Tapi bom atom ketiga tidak boleh terjadi,” ujarnya.

“Kita harus berupaya sekuat tenaga supaya ini tidak terjadi.”

Setelah mengalami semua penderitaannya, Yamaguchi baru secara resmi diakui oleh pemerintah Jepang sebagai korban selamat, dengan status Eniijuu Hibakusha pada tahun 2009.

Hanya setahun setelah mendapatkan pengakuan dari pemerintah, Tsutomu Yamaguchi meninggal dunia tahun 2010 pada usia 93 tahun. Namun sebelumnya ia sempat mengatakan bahwa "paparan radiasi ganda yang saya alami kini menjadi catatan resmi pemerintah."

Catatan ini diharapkan akan menjadi informasi bagi generasi muda tentang sejarah mengerikan bom atom, "bahkan setelah saya meninggal dunia."

ae/yp (BBC, the independent, guardian, history.com, cnn, Netflix)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Proyek Film 'Damako': Angkat Tragedi Bom Hiroshima hingga Mundurnya WOODZ dan Shim Eun Kyung

Heboh Proyek Film 'Damako': Angkat Tragedi Bom Hiroshima hingga Mundurnya WOODZ dan Shim Eun Kyung

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 16:25 WIB

Angkat Pengeboman Hiroshima, Shim Eun Kyung dan WOODZ Tolak Film Damako

Angkat Pengeboman Hiroshima, Shim Eun Kyung dan WOODZ Tolak Film Damako

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 13:45 WIB

KAI Luncurkan Stamp Rally Passport, Cara Baru Nikmati Perjalanan!

KAI Luncurkan Stamp Rally Passport, Cara Baru Nikmati Perjalanan!

Video | Minggu, 06 September 2026 | 12:00 WIB

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

Kata-kata Aneh PM Jepang Tak Sebut Pihak yang Paling 'Berdosa' di Bom Hiroshima - Nagasaki

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang

Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:52 WIB

Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru

Naik Kereta Bukan Sekadar Perjalanan, Kini Stasiun Jadi Lifestyle Space Baru

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:15 WIB

Di Balik Laju Whoosh, Terjalin Persahabatan dan Pertumbuhan Ekonomi RI-Tiongkok

Di Balik Laju Whoosh, Terjalin Persahabatan dan Pertumbuhan Ekonomi RI-Tiongkok

Foto | Selasa, 28 April 2026 | 16:30 WIB

Stasiun Mampang Riwayatmu Kini

Stasiun Mampang Riwayatmu Kini

Foto | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Novel Ikhlas Penuh Luka: Kisah Dua Hati yang Sama-Sama Saling Menyembuhkan

Novel Ikhlas Penuh Luka: Kisah Dua Hati yang Sama-Sama Saling Menyembuhkan

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 19:15 WIB

Simpul Maut Hiroshima: Satir Ilmuwan Bom Atom dalam Buaian Kucing

Simpul Maut Hiroshima: Satir Ilmuwan Bom Atom dalam Buaian Kucing

Your Say | Jum'at, 13 Maret 2026 | 15:30 WIB

Terkini

OJK Ketemu 336 Investor Global usai Pengumuman MSCI, Ini yang Dibahas

OJK Ketemu 336 Investor Global usai Pengumuman MSCI, Ini yang Dibahas

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Babak Baru Skandal Makan Minum DPRD Jember: Giliran Eks Sekwan Dijebloskan ke Penjara

Babak Baru Skandal Makan Minum DPRD Jember: Giliran Eks Sekwan Dijebloskan ke Penjara

Jatim | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:25 WIB

Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga

Tragedi Tengah Malam di Mesuji: Tepergok Curi Getah Karet, Pria 45 Tahun Tewas Diamuk Warga

Lampung | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:17 WIB

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Bukan Sekadar Dongeng, Ini Alasan Buku Pangeran Cilik Wajib Kamu Baca Ulang Saat Dewasa

Bukan Sekadar Dongeng, Ini Alasan Buku Pangeran Cilik Wajib Kamu Baca Ulang Saat Dewasa

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:05 WIB

8 Tersangka Korupsi Dana PI Resmi Ditahan, Satu Terancam Masuk DPO

8 Tersangka Korupsi Dana PI Resmi Ditahan, Satu Terancam Masuk DPO

Riau | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:04 WIB

Perubahan Besar, Nasib 4 Shio Ini Diprediksi Membaik Mulai 23 Oktober 2026

Perubahan Besar, Nasib 4 Shio Ini Diprediksi Membaik Mulai 23 Oktober 2026

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:01 WIB

7 Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Kehilangan Daya Isap

7 Cara Mengatasi Vacuum Cleaner yang Kehilangan Daya Isap

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Jangan Telan Mentah-Mentah! Ini Alasan Video Jurnalisme Warga Tetap Butuh Verifikasi

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 06:05 WIB

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

BRI Sosialisasikan QRIS kepada Pedagang Pasar Kranggan Yogyakarta, Dorong Transaksi Nontunai

Bri | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 04:38 WIB

×