alexametrics

Mengenal Teknologi Mobil Listrik Nissan Kicks e-Power yang Tiba Pekan Ini

Liberty Jemadu
Mengenal Teknologi Mobil Listrik Nissan Kicks e-Power yang Tiba Pekan Ini
Nissan Kicks crossover bermesin 1.6 L, mesin 4 silinder, dilengkapi Continuous Variable Valve Timing Control System (CVTCS), tenaga 125 daya kuda [Shutterstock].

Nissan Kicks e-Power akan diluncurkan di Indonesia pada 2 September.

Suara.com - Nissan Indonesia, pada 2 September pekan ini, akan memperkenalkan teknologi e-Power yang disematkannya pada mobil listrik Nissan Kicks e-Power. Berbeda dari mobil listrik baterai dan hibrida PHEV, mobil ini sama sekali tak butuh colokan listrik.

Perbandingan mobil listrik murni, mobil listrik e-power, dan mobil hibrida. [Antara/Nissan]
Perbandingan mobil listrik murni, mobil listrik e-power, dan mobil hibrida. [Antara/Nissan]

Teknologi e-Power sendiri sudah diluncurkan di Jepang pada beberapa varian mobil Nissan di sana, termasuk pada Nissan Kicks. Bahkan diklaim bahwa varian e-Power adalah yang paling laris di antara keluarga Kicks, mobil SUV kompak yang pertama kali diproduksi pada 2016 tersebut.

Berikut ulasan singkat teknologi e-Power seperti dilansir Antara dari Nissan:

  • Manfaatkan teknologi Leaf
    Teknologi e-Power adalah powertrain listrik 100 persen, memanfaatkan teknologi kendaraan listrik terlaris Nissan Leaf yang dipadukan dengan mesin bensin untuk mengisi baterai bertenaga tinggi.

    Dengan dukungan mesin bensin ini, Nissan Kicks e-Power tak lagi butuh daya eksternal atau mengisi ulang baterai seperti pada Leaf atau mobil hibrida PHEV.

  • Cara kerja e-Power
    Sistem e-Power menawarkan penggerak motor listrik penuh, yang berarti semua roda sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Sistem ini terdiri dari baterai output tinggi dan powertrain yang terintegrasi dengan mesin bensin, generator listrik, inverter dan motor.

    Dalam sistem hibrida konvensional, roda-roda digerakkan oleh motor listrik dan mesin bensin. Namun, dalam sistem e-Power, mesin bensin tidak terhubung ke roda; mesin bensin hanya berfungsi untuk mengisi baterai.

    Tidak seperti mobil listrik penuh, sumber tenaga teknologi e-Power adalah mesin, bukan hanya baterai.

  • Klaim keunggulan e-Power
    Mobil berteknologi e-Power diklaim punya torsi besar secara instan, yang meningkatkan respon berkendara dan menghasilkan akselerasi yang mulus.

    Selain itu, sistem e-Power beroperasi dengan sangat senyap, seperti kendaraan listrik 100 persen. Mobil dengan teknologi ini juga menawarkan efisien bahan bakar yang baik, karena mesin bensin hanya mengisi baterai untuk motor listrik utama.

Baca Juga: Akhirnya Mobil Listrik Honda e Meluncur

Komentar