Agar Warga Pakai Mobil Listrik, Negara Ini Talangi Ratusan Juta Rupiah

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Agar Warga Pakai Mobil Listrik, Negara Ini Talangi Ratusan Juta Rupiah
Ilustrasi mobil listrik sedang mengisi baterai (Shutterstock).

Salah satu negara Kerajaan Bersatu, Britania Raya berikan pinjaman jumlah besar dengan tujuan begini.

Suara.com - Pemerintah Skotlandia, bagian dari Britania Raya, terus mendorong masyarakatnya untuk beralih ke mobil listrik. Salah satu cara yang dilakukan dengan memberikan stimulus melalui penawaran pinjaman.

Caranya, setiap warga yang akan membeli mobil listrik mendapatkan pinjaman Rp 670 juta tanpa bunga selama enam tahun. Langkah ini dibuat agar masyarakat kian dekat dengan kesadaran lingkungan.

"Jangan sampai ada warga yang ketinggalan, karena banyak manfaat bisa diperoleh dari penggunaan mobil listrik. Modern, juga bagus dari sisi biaya operasional dan bermanfaat bagi lingkungan," jelas Michael Matheson, Sekretaris Kabinet Skotlandia untuk bidang Transportasi, Infrastruktur dan Konektivitas, seperti dikutip dari Carscoops.

Selain pinjaman untuk mobil listrik, pemerintah Skotlandia juga siap memberi bantuan kredit Rp190 juta untuk pembelian sepeda motor listrik.

Baca Juga: Baterai Ponsel 5G Akan Ancam Pasokan Baterai Mobil Listrik

Ilustrasi seorang perempuan membeli mobil (Shutterstock).
Ilustrasi membeli mobil (Shutterstock).

Senada untuk mobil, biaya sepeda motor juga bisa dicicil dalam enam tahun.

Selain itu, pemerintah Skotlandia juga menyiapkan pinjaman uang hingga sekitar Rp382 juta tanpa bunga selama periode lima tahun. Alokasinya adalah untuk menutup biaya pembelian kendaraan listrik bekas.

Menurut Next Green Car, pemerintah Skotlandia telah menghabiskan lebih dari 85 juta Poundsterling atau sekitar Rp1,6 triliun untuk mendorong warganya beralih ke kendaraan bertenaga baterai listrik.

Melalui kebijakan ini banyak individu dan perusahaan memutuskan untuk memanfaatkan pinjaman tanpa bunga tadi. Ditargetkan Skotlandia bisa terbebas dari polusi kendaraan pada 2032 atau 12 tahun dari sekarang.

Baca Juga: Volkswagen Akan Jual Merek Bugatti ke Startup Kroasia

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS