Pandemi COVID-19 Ikut Dongkrak Penjualan Mesin Penyedot Debu untuk Mobil

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Pandemi COVID-19 Ikut Dongkrak Penjualan Mesin Penyedot Debu untuk Mobil
Ilustrasi membersihkan mobil dengan vacum. [Shutterstock]

Pola belanja barang-barang otomotif ikut berubah karena adanya COVID-19.

Suara.com - Adanya pandemi COVID-19 turut mengubah kebiasaan masyarakat dalam berbelanja. Semua berlomba untuk membuat lingkungan di sekitarnya lebih bersih dan nyaman agar terhindar dari virus penyebab penyakit saluran pernapasan itu.

Untuk segmen otomotif, pembelian alat penyedot debu atau vacuum cleaner mengalami lonjakan. Pengertiannya sangat jelas: kendaraan adalah lokasi yang dibutuhkan untuk transportasi, dan setiap kali pengemudi serta penumpang akan keluar masuk mobil. Maka peran penyedot debu sangatlah penting untuk membersihkan kabin.

iRobot Corp, perusahaan yang memproduksi mesin penyedot debu otonom Roomba melaporkan lonjakan 43 persen di tengah masa pandemi.

"Pelanggan memprioritaskan hal-hal penting membahas keselamatan dan kebersihan," papar Daniel Binder, Mitra Columbus Consulting, dikutip dari Newsbreak.

Baca Juga: 8 Tips Beli Mobil Bekas Pantang Tekor, Nomor 3 dan 6 Sering Terlupakan

Ilustrasi membersihkan mobil. (Shutterstock)
Ilustrasi membersihkan mobil. (Shutterstock)

Daniel Binder menambahkan, orang Amerika ingin sekali bepergian, tetapi masih khawatir terhadap tempat-tempat yang akan mereka kunjungi seperti hotel, restoran, dan pesawat terbang. Alhasil banyak menghabiskan uang untuk "membeli" kenyamanan bagi mobil mereka.

Bahkan pembuat kendaraan rekreasi Winnebago Industries ikut mengalami lonjakan pendapatan. Mereka meraup kenaikan hampir 40 persen pada periode Juni-Agustus.

"Namun, pembelian ini kemungkinan akan menurun selama musim dingin setelah dana stimulus pemerintah berkurang dan tingkat pengangguran masih sangat tinggi," tutup Daniel Binder.

Komentar