Wacana Teknologi Kendaraan: Carmaker Diam-Diam Curi Data Pribadi Pengguna?

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 14 Desember 2020 | 23:41 WIB
Wacana Teknologi Kendaraan: Carmaker Diam-Diam Curi Data Pribadi Pengguna?
Ilustrasi pencurian data [Pixabay/ TheDigitalWay].

Suara.com - Perusahaan bernama ARCCA yang memiliki spesialisasi dalam bidang rekonstruksi kecelakaan mobil dan analisis forensik belum lama ini mengungkap bila sejumlah produsen mobil telah menyadap data pribadi konsumen. Tentunya secara diam-diam.

Dengan bantuan laptop, beberapa peranti software, sekumpulan papan sirkuit, soket dan obeng, James Mason dari ARCCA berhasil menemukan beberapa komputer yang saling berhubungan serta mampu menghasilkan 25 gigabyte data per jam dari semua sensor kendaraan.

Ia bahkan menemukan hal-hal seperti lokasi mobil, cara mengemudi, panggilan telepon yang terhubung dengan mobil, kontak yang menyertakan alamat, email, dan bahkan foto pemilik kontak. Serta mengekstrak data dari sistem infotainment bekas Chevrolet Volt 2017 yang dibelinya melalui eBay.

James Mason berhasil menemukan data pemilik sebelumnya yang secara teratur menelepon seseorang dengan nama "Sweetie" di kontaknya. Kemudian bisa pula diketahui lokasi membeli bensin, sering makan di restoran asal China dan menggunakan ponsel Samsung Galaxy Note.

Tesla Model Y, diabadikan di San Francisco, California, Amerika Serikat, sekitar Januari 2020 [Shutterstock].
Tesla Model Y. Sebagai ilustrasi produk Tesla yang sarat teknologi mutakhir [Shutterstock].

"Foto pribadi "Sweetie" juga bisa diambil dari sistem," kata James Mason dikutip dari Autoevolution.

Ahli "hacker" ARCCA itu mengungkapkan bahwa dia telah meretas Ford yang merekam lokasi mereka, meski saat itu sistem navigasi tidak digunakan dan sebagian besar pemilik juga tidak menyadari.

Sebagai gambaran, General Motors sendiri memiliki sekitar 11 juta mobil yang dilengkapi koneksi 4G-LTE, sementara hampir semua model seperti Audi, BMW, Toyota, Volkswagen, dan Mercedes-Benz baru sudah menggunakan konektivitas internet.

Bahkan model Tesla terbaru tidak hanya terus terhubung ke pembuat mobil melalui internet tetapi mampu mengumpulkan video dari lingkungan sekitar. Dan tentu saja tak hanya carmaker ini yang melakukan hal demikian.

"Banyaknya sensor dan kamera pada mobil modern mampu terus mengirim data (terenkripsi) kembali ke server pembuat mobil yang dapat disebut memiliki semua data itu dan mendapat apa yang mereka inginkan," terang James Mason.

baca juga

Sudah terbukti bahwa mobil modern dapat diretas, dan Internet of Things (IoT) dapat membuka peluang ke tingkat ancaman terhadap data pribadi konsumen. Peretasan jarak jauh tidak hanya dapat membuka pintu ke pemilik mobil tetapi mampu mengontrolnya dari jarak jauh karena banyak mobil baru hadir dengan kontrol drive-by-wire, yang pada dasarnya seperti teknologi robot di atas roda.

Lebih lanjut, ditegaskan James Mason, bahwa ia tidak berbicara tentang perbudakan oleh robot, tetapi perlu diingat bila ada potensi buruk dari teknologi mobil modern.

"Siapa sebenarnya yang mengontrol tujuan semua data yang dikumpulkan oleh mobil masa kini dan bagaimana penggunaannya. Tidak ada undang-undang yang secara eksplisit melarang pembuat mobil menjualnya kepada individu pihak ketiga. Juga tidak ada cara untuk mengetahui apakah server pembuat mobil bisa diretas," tutup James Mason.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?

Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:52 WIB

Mengenal Lab Digital Forensik, Fasilitas Canggih yang Bedah Rekaman CCTV Bukti Perzinaan Inara Rusli

Mengenal Lab Digital Forensik, Fasilitas Canggih yang Bedah Rekaman CCTV Bukti Perzinaan Inara Rusli

Entertainment | Jum'at, 05 Desember 2025 | 15:52 WIB

Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

Detik-detik Mencekam Ledakan Bom di SMA 72 Jakarta Terungkap, Pelaku Terlihat Tenang Saat Eksekusi

News | Selasa, 11 November 2025 | 19:37 WIB

Profil dan Pendidikan Rismon Sianipar yang Menduga Prabowo Tahu Ijazah Palsu Wapres Gibran

Profil dan Pendidikan Rismon Sianipar yang Menduga Prabowo Tahu Ijazah Palsu Wapres Gibran

News | Rabu, 05 November 2025 | 20:09 WIB

Ahli Forensik Digital Pertanyakan Kepakaran Rismon yang Tanggapi Kasus Kematian Mirna Salihin

Ahli Forensik Digital Pertanyakan Kepakaran Rismon yang Tanggapi Kasus Kematian Mirna Salihin

News | Selasa, 14 Oktober 2025 | 19:13 WIB

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Masih Janggal? DPR Desak Audit Forensik Independen

Kasus Kematian Diplomat Arya Daru Masih Janggal? DPR Desak Audit Forensik Independen

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 22:34 WIB

Misteri Kematian Arya Daru: Pakar Kuliti Metodologi Investigasi Digital Polisi yang Cacat

Misteri Kematian Arya Daru: Pakar Kuliti Metodologi Investigasi Digital Polisi yang Cacat

News | Kamis, 31 Juli 2025 | 15:48 WIB

Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci

Kepala Terlilit Lakban, Kenapa Polisi Yakin Diplomat Arya Bunuh Diri? Ini 4 Alasan Kunci

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 19:32 WIB

Hasil Pemeriksaan Psikologi Forensik Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan

Hasil Pemeriksaan Psikologi Forensik Kematian Diplomat Arya Daru Pangayunan

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 16:32 WIB

Pertarungan Ahli Forensik Digital di Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Sekakmat Lewat Insiden Besar Dunia

Pertarungan Ahli Forensik Digital di Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Sekakmat Lewat Insiden Besar Dunia

News | Selasa, 29 Juli 2025 | 12:25 WIB

Terkini

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

×