Ingin Beli Mobil Matic Bekas, Cek Dulu Bagian Ini

Bimo Aria Fundrika, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 23 Januari 2021 | 18:15 WIB
Ingin Beli Mobil Matic Bekas, Cek Dulu Bagian Ini
Penjual mobil menunggu pembeli di showroom penjualan mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta, Rabu, (23/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kamu sedang mencari mobil bekas, tapi maunya yang transmisi otomatis alias matic? Awas jangan sampai kebobolan, karena kalau sampai dapatnya mobil matik yang kondisinya jelek bisa-bisa kamu keluar biaya besar untuk perbaikan. 

 Mobil bertransmisi matic saat ini lebih menjadi pilihan masyarakat perkotaan. Dengan lalu lintas yang padat, pengguna tidak perlu lagi repot menginjak kopling dan memindahkan transmisi.

Namun saat berniat untuk membeli mobil matic bekas, ada beberapa hal dan juga bagian yang harus diperhatikan.

Pasalnya mobil matic bekas rentan sekali bermasalah pada transmisi yang nantinya bisa merembet ke bagian mesin. Mengutip mobil88, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli mobil matic bekas.

 1. Cek Kebocoran Oli Pada Transmisi Matic 

Deretan mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas Blok M Square, Jakarta, Sabtu (18/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Deretan mobil yang dijual di Bursa Mobil Bekas Blok M Square, Jakarta, Sabtu (18/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Tentunya selain melihat kondisi eksterior, kaki-kaki hingga interior, kamu jangan sampai lupa untuk mengintip kondisi pada transmisi maticnya. Cek apakah ada kebocoran oli atau tidak, perlu diingat tidak semua warna oli itu merah, bisa bermacam-macam. 

Calon pembeli patut curiga jika terlihat ada kebocoran, karena ada dua kemungkinan yakni servis atau penanganan perbaikan total.

 2. Cek Pada Bagian Indikator Mobil

Berikutnya adalah pengecekan indikator, apakah indikator menyala normal ataukah ada peringatan yang tidak lazim pada meter cluster. Misalnya ada lampu indikator check engine yang menyala, atau indikator transmisi menyala kedap-kedip ketika mesin dinyalakan. 

baca juga

Jika indikator transmisi menyala berarti bisa berindikasi ada masalah di bagian elektrikal, dan jika dipakai terus-menerus kerusakan bisa merembet ke bagian mekanik transmisinya.

 3. Jangan Lupa Test Drive

Pastikan melakukan tes drive mobilnya, dengan begitu kita bisa memastikan apakah saat memindahkan tuas transmisi terasa halus atau kasar, ada entakan atau tidak. Bisa juga melakukan tes ketika mobil dalam kondisi dingin, setelah dinyalakan langsung masukkan tuas ke posisi D. 

Jika mobil langsung jalan tanpa harus injak pedal gas, maka itu tanda transmisi mobilsehat atau tidak ada masalah. Tapi kalau sebaliknya, berarti ada sesuatu yang bermasalah. 

Dengan melakukan tes drive kita juga bisa tahu apakah ada gangguan saat perpindahan gigi, tes juga saat akselerasi dan pengeremannya. Kalau ada gejala perpindahan yang tidak normal atau sampai ada gejala selip itu bisa pertanda transmisi bermasalah. Untuk transmisi matic yang bagus akan melakukan perpindahan gigi mengikuti putaran mesin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Mobil Bekas Bakal Bergairah di Kuartal Kedua 2021

Pasar Mobil Bekas Bakal Bergairah di Kuartal Kedua 2021

Bogor | Selasa, 19 Januari 2021 | 22:28 WIB

Survei Mobil Bekas Masa Pandemi, Ini Prediksi Situasi Pasar 2021

Survei Mobil Bekas Masa Pandemi, Ini Prediksi Situasi Pasar 2021

Kaltim | Selasa, 19 Januari 2021 | 21:12 WIB

Ingin Beli Mobil Bekas, Simak Prediksi Carsome Indonesia

Ingin Beli Mobil Bekas, Simak Prediksi Carsome Indonesia

Banten | Selasa, 19 Januari 2021 | 21:04 WIB

Terkini

Perseteruan Wakil Rakyat, Polda Riau Turun Tangan Periksa CCTV

Perseteruan Wakil Rakyat, Polda Riau Turun Tangan Periksa CCTV

Riau | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:19 WIB

Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup

Keciduk CCTV! Pria di Tambora Gasak Motor Teknisi WiFi yang Kuncinya Tergantung Demi Biaya Hidup

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:15 WIB

Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Analisis Taktik Mendalam Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:09 WIB

Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya

Beri Kail Bukan Ikan: Inspirasi Cinta Laura Biayai Kuliah Asisten Pribadinya

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 20:05 WIB

Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan

Tahan untuk Beli, Harga Emas Antam Berpotensi Naik Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:43 WIB

Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina

Tiki-Taka vs Sihir Messi: Prediksi Pertarungan Sengit Final Spanyol vs Argentina

Sulsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:29 WIB

Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z

Bukan Sekadar Rapuh: Membedah Stigma "Generasi Strawberry" pada Gen Z

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:15 WIB

Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Bahlil Sebut Antrean BBM di Sumatera Bukan Stok Habis, tapi Sopir Tangki Mogok

Riau | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:12 WIB

Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik

Tutup Borok Korupsi dan PHK, Isu LGBTQ Diduga Cuma Strategi Pecah Fokus Kemarahan Publik

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:10 WIB

Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup

Ekosida Peradaban Air Sumsel, Ketika Lahan Basah Tak Lagi Menjadi Ruang Hidup

Sumsel | Minggu, 19 Juli 2026 | 19:06 WIB

×