alexametrics

Dampak Ganti Oli Mesin Motor Disemprot Kompresor

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Dampak Ganti Oli Mesin Motor Disemprot Kompresor
Ilustrasi oli kendaraan. (Shutterstock)

Saat ganti oli atau membersihkan koponen, biasanya mekanik menyemprotnya menggunakan angin dari kompresor.

Suara.com - Servis rutin dan ganti oli secera rutin, menjadi kewajiban bagi pemilik kendaraan bermotor supaya mesin awet dan performa mesin terjaga.

Saat ganti oli atau membersihkan koponen, biasanya mekanik menyemprotnya menggunakan angin dari kompresor.

Bahkan, banyak mekanik yang menyemprot ke dalam mesin sebelum oli yang baru dituangkan.

Tujuan dari menyemprot angin pakai kompresor supaya sisa-sisa oli yang lama bisa keluar semua.

Baca Juga: Jarak Ideal Ganti Oli Sepeda Motor Transmisi Matik Adalah ...

Ternyata, hal itu salah kaprah dan bisa berbahaya untuk mesin motor.

Mengutip laman Federal Oil, Sabtu (13/3/2021), angin yang dihasilkan dari kompresor mengandung air sehingga sangat berbahaya untuk komponen yang ada di dalam mesin.

Jika air yang masuk melalui angin kompresor dan mengendap di dalam mesin, kemudian masuk ke dalam ruang bakar, akibatnya bisa mengganggu kinerja pelumasan oli pada mesin.

Ilustrasi menuang pelumas motor R2 [Shutterstock].
Ilustrasi menuang pelumas motor R2 [Shutterstock].

Jika ada air yang masuk di dalam mesin, oli tidak bisa bekerja secara maksimal, sehingga beberapa komponen di dalam mesin rentan mengalami gesekan dan jika dibiarkan terus menerus, mesin akan cepat rusak.

Selain karena penggunaan angin kompresor, penggunaan oli yang tidak tepat juga bisa menyebabkan mesin motor cepat rusak.

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Begini Cara Unik Hidupkan Mesin Motor MotoGP

Oleh karena itu Anda harus selektif dalam memilih oli mesin untuk motornya. Gunakan oli yang sesuai dengan standar yang sudah ditentukan oleh pabrikan.

Komentar