Volkswagen Memulai Pembangunan Pabrik Mobil Listrik Ketiga di China

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 12:13 WIB
Volkswagen Memulai Pembangunan Pabrik Mobil Listrik Ketiga di China
Volkswagen ID.4 sedang melakukan recharging baterai . Sebagai ilustrasi produk BEV Volkswagen [Newsroom VW].

Suara.com - Volkswagen memulai pembangunan pabrik baru mobil listrik di China, agar mampu memproduksi 1,5 juta mobil terelektrifikasi pada 2025, untuk jenis Battery Electric Vehicle (BEV) alias mobil tenaga istrik murni, atau di Amerika Serikat dikenal sebagai kategori Neighbourhood Electric Vehicle (NEV).

Dikutip dari kantor berita Antara, pabrik Volkswagen ini berlokasi di Anhui, menjadi fasilitas manufaktur kendaraan listrik murni ketiga yang dibangun Volkswagen di China, setelah selesainya pabrik Anting (SAIC VW) dan Foshan (FAW-VW).

Bakal selesai pada paruh 2022, pabrik ini akan mulai berproduksi pada pertengahan 2023. Pada 2025, Volkswagen Group China berencana mengirimkan hingga 1,5 juta mobil NEV per tahun.

Pabrik Volkswagen di negara bagian Puebla, Meksiko, kembali dibuka di tengah pandemi COVID-19. [AFP]
Pabrik Volkswagen di Meksiko. Sebagai ilustrasi [AFP]

"Volkswagen Anhui akan menjadi pusat global untuk inovasi e-mobilitas dan landasan strategi dekarbonisasi Grup. Karena China adalah pasar tunggal terbesar di dunia untuk kendaraan NEV, kami perlu memperkuat kompetensi lokal kami, dan Volkswagen Anhui adalah bagian penting darinya," kata Stephan Wöllenstein, CEO Volkswagen Group China, dalam pernyataan resmi, dikutip Kamis (29/4/2021).

Stephan Wollenstein memastikan bahwa pabrik baru itu akan diberdayakan dengan energi hijau sebagai komitmen Volkswagen untuk mengurangi emisi karbon selain memproduksi mobil-mobil listrik.

"Konstruksi baru di Volkswagen Anhui termasuk penggunaan ulang brownfield dan peningkatan skala bekas pabrik JAC dan pembangunan area bengkel yang benar-benar baru. Area pembuatan body mencakup sekitar 141.000 m2 dan merupakan bagian dari total area proyek, bersama-sama mencakup sekitar 500.000 m2," ungkapnya menggambarkan detail pabrik.

Tidak semata memproduksi kendaraan kategori NEV, pabrik baru ini juga menerapkan sejumlah strategi penghematan energi. Tujuannya tidak lain adalah menjadi bagian dari upaya komprehensif untuk mengurangi emisi karbon secara keseluruhan, termasuk penerapan peralatan produksi dengan konsumsi energi rendah.

Kompleks pemasok baterai dan komponen juga direncanakan untuk dibangun di kawasan ini. Volkswagen Anhui berharap memiliki sekitar 500 staf pada 2025, dengan fokus pada bidang riset dan pengembangan, serta inovasi teknik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:26 WIB

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Strategi Jitu Pemerintah Jajaki Pasar China untuk Produk Unggulan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 09:02 WIB

Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome

Imbas Krisis, Volkswagen Berencana Ubah Pabrik Mobil Jadi Pembuat Iron Dome

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

Siap Melepas Lajang di Tahun Kuda Api: 5 Shio Ini Diprediksi Menikah Tahun 2026

Siap Melepas Lajang di Tahun Kuda Api: 5 Shio Ini Diprediksi Menikah Tahun 2026

Your Say | Senin, 30 Maret 2026 | 15:14 WIB

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

Pertemuan Trump-Xi Pada Mei Dianggap Tanda Berakhirnya Perang, Gedung Putih Bilang Begini

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 18:03 WIB

Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah

Bikin Haru! Kisah 7 Anjing di China Kompak Kabur dari Penangkaran Demi Pulang ke Rumah

Video | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:00 WIB

CAS Konfirmasi Banding Senegal atas Pencabutan Gelar Piala Afrika 2025

CAS Konfirmasi Banding Senegal atas Pencabutan Gelar Piala Afrika 2025

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:06 WIB

Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk

Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:13 WIB

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:14 WIB

Terkini

7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan

7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:37 WIB

Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan

Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:25 WIB

Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:45 WIB

Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?

Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:20 WIB

Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja

Rahasia Bensin Motor Tetap Irit Meski Dipakai Jarak Jauh, Modal Rp2 Ribu Saja

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:15 WIB

Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum

Apakah Motor Listrik Bisa Dicas di Rumah? Jangan Keliru Agar Tak Tersetrum

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:02 WIB

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru

Berapa Harga Mitsubishi Destinator Bekas? Segini Selisihnya dengan yang Baru

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?

Mobil Luxio Bekas di Bawah Rp100 Juta, Dapat Unit Tahun Berapa?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:14 WIB

Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih

Impor Pikap India Belum Cukup dan Agrinas Impor Lagi dari China untuk Kopdes Merah Putih

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:25 WIB