alexametrics

Tips Pilih Ban Sepeda Motor yang Tepat Saat Touring Jarak Jauh

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Tips Pilih Ban Sepeda Motor yang Tepat Saat Touring Jarak Jauh
Ilustrasi melakukan pengecekan atas ban sepeda motor [Shutterstock].

Terpenting mesti pilih ban sesuai peruntukan, bila tidak makan kondisi performa juga akan di bawah standar.

Suara.com - Salah satu prosedur wajib bila akan melakukan perjalanan jauh atau touring adalah memilih ban yang tepat.

Nah, ban model seperti apakah yang sebenarnya cocok untuk dibawa touring?

Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi mengatakan bahwa sebaiknya pilih ban yang sesuai untuk peruntukannya. Bukan hanya sekadar prima.

"Ban sebaiknya disesuaikan dengan kendaraan dan tipenya. Misal long touring masuk jalan rusak, dual purpose cukup. Tapi kalau rute pendek-pendek cukup sesuaikan ban untuk antarkota," jelasnya dalam sesi bincang virtual, baru-baru ini.

Baca Juga: Pertahankan Gelar Juara Olimpiade, Perenang Inggris Adam Peaty Geber Cupra Formentor

Ban dual purpose memiliki ciri visual tapak yang menonjol, nyaman digunakan di medan off-road [Envato Elements/Mint Images].
Ban dual purpose memiliki ciri visual tapak yang menonjol, nyaman digunakan di medan off-road [Envato Elements/Mint Images].

Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Rozi itu menjelaskan bahwa kemampuan ban juga minimum harus mengikuti standar. Sebaiknya spesifikasi yang dipilih tidak turun dari standar.

"Kalau turun dari standar artinya kita mengurangi kemampuan ban dalam mengangkut beban. Kalau kita turunkan pilihan, maka didapat kemampuan ban juga kurang dibandingkan yang seharusnya," ungkap Mochammad Fachrul Rozi.

Selain spesifikasi ban, ia menyarankan untuk selalu mengecek tekanan angin saat melakukan touring.

Berdasarkan survei yang dilakukan Michelin, rider jarang melakukan pengecekan tekanan ban. Rata-rata kondisi ban di bawah 80 persen.

"Ini akhirnya bannya rusak dan bilang ban yang digunakan kurang bagus. Padahal saat melakukan perjalanan jauh, tekanan angin juga tidak sesuai," pungkasnya.

Baca Juga: Ditawar Rp22 Juta, Sepeda Motor Yamaha FIZ R Tahun 2002 Tak Dilepas Pemiliknya

Komentar