alexametrics

Jangan Salah, Ini Beda Fungsi Ban Balap dan Harian

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Jangan Salah, Ini Beda Fungsi Ban Balap dan Harian
Rider Honda asal Spanyol, Marc Marquez saat melahap tikungan dalam MotoGP Jerman 2021 di sirkuit balap Sachsenring, Hohenstein-Ernstthal, Jerman Timur (20/6/2021) dan keluar sebagai juara. Sebagai ilustrasi menikung [Ronny HARTMANN / AFP]

Ingin sepeda motor nyaman saat menikung sehingga pilih ban balap? Faktanya ada perbedaan.

Suara.com - Ban menjadi satu-satunya komponen dari sepeda motor yang bersentuhan langsung dengan jalan. Oleh karena itu, pemilihan produk yang tepat menjadi wajib demi mendukung keselamatan.

Sejauh ini tidak sedikit pengguna sepeda motor yang memilih ban tidakn sesuai peruntukannya. Padahal setiap ban memiliki komponen yang berbeda sesuai fungsi masing-masing.

Ban yang digunakan di lintasan balap, pastinya dibuat dengan perhitungan yang berbeda dibandingkan ban untuk penggunaan harian. Maka spesifikasi antara satu dan lainnya sebaiknya tidak tertukar, atau terjadi kondisi kurang nyaman bahkan mungkin berbahaya.

Dijelaskan Customer Engineering Support Michelin Indonesia, Mochammad Fachrul Rozi, untuk ban harian menggunakan dua kompon teknologi, yaitu hard compound dan soft compound yang biasa dipakai untuk ban sport.

Baca Juga: Tips Pilih Ban Sepeda Motor yang Tepat Saat Touring Jarak Jauh

Terjatuh saat melewati jalan yang menikung (Instagram.com/warung_jurnalis)
Terjatuh saat melewati jalan yang menikung. Sebagai ilustrasi penggunaan sepeda motor harian (Instagram.com/warung_jurnalis)

Sedangkan untuk ban balap, menggunakan tiga kompon, yaitu hard, medium, dan soft yang dikombinasikan sesuai kebutuhan.

"Kalau untuk ban sport, sekarang pakai 2 CT. Jadi, ada soft dan hard. Untuk yang soft ditaruh di bagian samping dan hard di bagian tengah," ujar Rozi, saat bincang virtual belum lama ini.

Ia menambahkan, biasanya soft compound memiliki fungsi penting di bagian sisi samping ban untuk kebutuhan cornering. Jadi, pengendara bisa menikung secara nyaman dan aman. Semakin bagus soft compound, daya cengkeram ban akan lebih bagus. Tapi usia pakai ban akan lebih sebentar.

Sementara untuk ban balap, rider yang menginginkan ban efisien bisa digunakan sepanjang balapan akan memilih hard compound. Tapi, akselerasinya tidak lebih baik dari pembalap yang menggunakan soft compound.

Demikian pula konsekuensi menggunakan soft compound, ban akan cepat habis, dan harus melakukan pergantian ban di sela-sela balapan.

Baca Juga: Pertahankan Gelar Juara Olimpiade, Perenang Inggris Adam Peaty Geber Cupra Formentor

"Jadi bedanya ban harian dan balap ada pada racikan dan desainnya. Kalau ban balap disesuaikan ke sirkuitnya, kalau banyak tikungan kanan, soft compound lebih banyak di kanan atau sebaliknya. Sementara ban harian, sudah memiliki konstruksi yang dibuat untuk segala medan," pungkasnya.