Bantuan Astra untuk Tiga SMK di Surakarta,Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi

RR Ukirsari Manggalani

Rabu, 15 September 2021 | 06:03 WIB
Bantuan Astra untuk Tiga SMK di Surakarta,Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim (kanan) didampingi Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto (ketiga kanan) meninjau ruang kelas dan teori SMK Negeri 2 Surakarta yang telah direvitalisasi [Astra International Tbk.,]

Suara.com - Astra International Tbk., perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi, di awal pekan ini (13/9/2021) meresmikan revitalisasi gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2, 5, dan 6 Surakarta.

Tujuannya adalah mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia. Juga mengakselerasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Dikutip dari rilis resmi Astra International Tbk., sebagaimana diterima Suara.com, peresmian gedung ketiga SMK ini dihadiri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim, Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan dihadiri secara daring oleh Chief of Corporate Affairs Astra, Riza Deliansyah serta Head of Environment & Social Responsibility Astra, Diah Suran Febrianti.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim (ketiga kanan) berdiskusi dengan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (ketiga kiri) dan Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto (kedua kiri) seusai peresmian revitalisasi & pendampingan SMK Negeri 2, 5, dan 6 Surakarta (13/9/2021) [Astra International Tbk.,].
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim (ketiga kanan) berdiskusi dengan Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (ketiga kiri) dan Head of Corporate Communications Astra Boy Kelana Soebroto (kedua kiri) seusai peresmian revitalisasi & pendampingan SMK Negeri 2, 5, dan 6 Surakarta (13/9/2021) [Astra International Tbk.,].

"SMK, pemerintah daerah, dan industri. Ini merupakan komposisi ideal stakeholders untuk pengembangan SMK. Tapi ada satu informasi yang paling membahagiakan saya, yakni 64 persen lulusan SMK diserap oleh satu payung perusahaan. Ini cukup luar biasa. Saya mengapresiasi kontribusi Astra dalam mengembangkan SMK. Semoga konsep ini dapat diteruskan ke ratusan perusahaan lain," papar Menteri Nadim Makarim saat memberikan sambutan pada peresmian revitalisasi gedung SMK Negeri 2, 5, dan 6 Surakarta.

"Sejalan dengan tujuan keempat Pendidikan Berkualitas pada pilar Pembangunan Sosial SDGs, Astra berharap revitalisasi gedung SMK ini dapat mendukung program link and match pemerintah untuk mempercepat lulusan SMK memperoleh pekerjaan," sambut Direktur Astra Gita Tiffani Boer.

Adapun biaya revitalisasi gedung SMK Negeri 2, 5, dan 6 secara keseluruhan mencapai Rp 5,7 miliar, meliputi ruang laboratorium, studio, ruang kelas dan teori, bantuan peralatan penunjang pendidikan.

Selanjutnya Astra juga merencanakan pendampingan yang meliputi pengembangan program soft skill dan asesmen teaching factory dengan biaya Rp 2,1 miliar, sehingga total bantuan dari Astra mencapai Rp 7,8 miliar.

Program pendampingan kepada para peserta didik melalui pemagangan, pengembangan kompetensi, sertifikasi, dan sharing soft skill selama tiga tahun (2021-2023). Upaya itu diharapkan agar dapat meningkatkan kompetensi lulusan peserta didik yang produktif untuk membantu dalam proses pemulihan ekonomi bangsa.

Astra juga memberikan program pengembangan kompetensi guru, sertifikasi, serta sharing soft skill untuk mengasah kepiawaian metode belajar. Kemampuan para guru memengaruhi cara belajar peserta didik untuk memenuhi prinsip-prinsip dasar link and match yang sesuai untuk industri.

baca juga

Untuk mendukung program seperti link and match antara dunia pendidikan dan industri, Grup Astra telah membina 3.249 SMK melalui program praktik kerja lapangan, pengembangan kurikulum serta prasarana pendidikan. Salah satunya berupa program pengembangan link and match SMK Binaan Astra (SMK BISA).

SMK BISA merupakan program pelatihan dan pembinaan SMK yang fokus kepada pembinaan SMK, pengembangan teaching factory, sinergi dengan badan terkait, pengembangan sistem link and match.

Program ini telah berjalan sejak 2010 hingga saat ini, dan bekerja sama dengan Kemdikbudristek RI.

Dalam perjalanannya, kerja sama ini menghasilkan 137 SMK telah terverifikasi dengan asesmen teaching factory, yakni model pembelajaran di SMK berbasis produksi atau jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan seperti suasana seperti yang terjadi di industri.

Melalui program SMK BISA, Astra berhasil menyerap sekitar 64 persen lulusan SMK yang bekerja di perusahaan-perusahaan Grup Astra. Sedangkan selebihnya diserap langsung oleh industri lain, dan sebagian lainnya melanjutkan studi ke jenjang selanjutnya atau menjadi wirausaha.

Selain di tingkat SMK, program pembinaan pendidikan yang dilakukan Astra mencakup berbagai tingkatan pendidikan seperti level pendidikan anak usia dini (PAUD) dengan dengan inovasi berupa pembentukan Master Trainers Senyum Sahabat PAUD Astra.

Di level pendidikan dasar dan menengah, Astra juga berfokus pada pembentukan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia yang bertujuan untuk mengembangkan sekolah peduli & berbudaya lingkungan.

Berbagai kontribusi Astra di bidang pendidikan di Indonesia sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan tujuan keempat Pendidikan Berkualitas pada pilar Pembangunan Sosial SDGs atau Sustainable Development Goals yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:28 WIB

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

Ukir Prestasi, Gus Ipul Apresiasi Siswa Sekolah Rakyat Surakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:01 WIB

Daihatsu Bangun Kelas Industri demi Cetak SDM Otomotif Unggul

Daihatsu Bangun Kelas Industri demi Cetak SDM Otomotif Unggul

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 15:11 WIB

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

RUPS Astra 2026: Presiden Direktur Diganti, Dividen Rp15,67 Triliun Ditebar

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:06 WIB

Wamenkeu Minta Penerima Kredit Ultra Mikro Surakarta Ditambah, Baru Ada 25 Ribu Orang

Wamenkeu Minta Penerima Kredit Ultra Mikro Surakarta Ditambah, Baru Ada 25 Ribu Orang

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 17:14 WIB

Kemenkeu Ubah Kawasan Kumuh Surakarta Jadi Rumah Layak Huni, Gelontorkan Anggaran Rp 4,48 M

Kemenkeu Ubah Kawasan Kumuh Surakarta Jadi Rumah Layak Huni, Gelontorkan Anggaran Rp 4,48 M

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 16:32 WIB

5 Fakta Kericuhan Keraton Surakarta, Adu Argumen Dua Kubu 'Berebut Tahta'

5 Fakta Kericuhan Keraton Surakarta, Adu Argumen Dua Kubu 'Berebut Tahta'

News | Senin, 19 Januari 2026 | 06:34 WIB

Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM

Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:33 WIB

Gubernur Banten: Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Penataan Ulang Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas

Gubernur Banten: Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Penataan Ulang Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 08:05 WIB

KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh

KLH: Tambang Emas Afiliasi Astra dan 7 Perusahaan Melanggar, Jalur Hukum Ditempuh

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:31 WIB

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:15 WIB

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:50 WIB

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:49 WIB

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester 1: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:25 WIB

Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan

Pemesanan JETOUR T1 dengan Harga Khusus Tembus 800 Unit Dalam Sebulan

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 13:05 WIB

Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia

Pemerintah Masih Pelit Insentif Mobil Hybrid Padahal Lebih Realistis Bagi Indonesia

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:53 WIB

Ini Ciri Mobil Butuh Servis Rutin Meski Belum Mogok

Ini Ciri Mobil Butuh Servis Rutin Meski Belum Mogok

Otomotif | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:53 WIB

×