Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM

Liberty Jemadu | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 09 Januari 2026 | 20:33 WIB
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. [Antara]
  • Kementerian Perindustrian menerapkan Praktik Kerja Industri Terstruktur (Structured Internship) yang mengadopsi sistem vokasi Swiss untuk kompetensi lulusan.
  • Implementasi awal dimulai melalui kegiatan bersama Swiss Skills for Competitiveness (SS4C) yang didukung pendanaan dari SECO Swiss.
  • Data September 2025 menunjukkan penyerapan lulusan politeknik, akademi komunitas, dan SMK binaan Kemenperin sangat positif.

Suara.com - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri melalui penguatan pendidikan vokasi. Salah satu langkah yang ditempuh ialah penerapan Praktik Kerja Industri Terstruktur (Structured Internship) yang diadaptasi dari sistem pendidikan vokasi Swiss.

Penguatan tersebut diarahkan untuk memastikan lulusan vokasi memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri, sekaligus menjaga keberlanjutan rantai pasok nasional di tengah dinamika ekonomi dan teknologi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menilai pendidikan vokasi memegang peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja industri yang adaptif dan berdaya saing. Menurutnya, penguatan praktik kerja industri menjadi kunci agar lulusan siap terjun ke dunia kerja.

“Pendidikan vokasi merupakan tulang punggung dalam mencetak sumber daya manusia industri yang kompeten, siap kerja, dan berdaya saing global. Melalui penguatan praktik kerja industri yang terstruktur, lulusan vokasi diharapkan memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri,” ujar Agus kepada wartawan, Jumat (9/1/2026).

Di tengah tantangan transformasi digital dan perubahan kebutuhan kompetensi, Kemenperin mendorong peningkatan kualitas pendidikan vokasi industri melalui implementasi Praktik Kerja Industri Terstruktur.

Program ini mengadopsi sistem ganda (dual system), dengan proses pembelajaran berlangsung di satuan pendidikan dan perusahaan.

Dalam skema tersebut, peserta didik mendapatkan pendampingan langsung dari pelatih tempat kerja yang kompeten, sehingga pengalaman belajar tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif sesuai kebutuhan industri.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Doddy Rahadi, menjelaskan penerapan awal Structured Internship telah dimulai melalui kegiatan Pre-discussion Structured Internship bersama Swiss Skills for Competitiveness (SS4C).

“Melalui kegiatan tersebut, kami mulai memetakan kesiapan serta praktik yang telah berjalan di berbagai satuan pendidikan vokasi di lingkungan Kementerian Perindustrian,” ujar Doddy.

Ie menyebut Penerapan Praktik Kerja Industri Terstruktur juga didukung program SS4C yang didanai oleh Sekretariat Negara Swiss Urusan Ekonomi (SECO). Program ini melibatkan kementerian terkait dan industri di Indonesia untuk membangun sistem ganda pendidikan dan pelatihan vokasi melalui politeknik serta akademi komunitas terpilih.

Sektor yang menjadi fokus kerja sama meliputi logam, manufaktur, makanan, serta mebel dan perkayuan, yang dinilai memiliki kebutuhan tinggi terhadap tenaga kerja terampil dan siap pakai.

Sebagai penguatan implementasi, pada 2024 Kemenperin bersama SS4C telah menerbitkan Buku Panduan Praktik Kerja Industri Terstruktur (Structured Internship Guideline). Panduan ini memuat prosedur lengkap pelaksanaan praktik kerja industri, mulai tahap persiapan hingga penyelesaian, sekaligus menjelaskan peran dan tanggung jawab para pihak.

Dalam Strategic Dialogue on Structured Internship yang digelar di Jakarta, beberapa waktu lalu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri Wulan Aprilianti Permatasari menyampaikan hasil diskusi yang menunjukkan perkembangan positif di lapangan.

“Sebagian besar politeknik dan SMK di bawah binaan Kemenperin telah mulai menerapkan konsep Structured Internship, antara lain melalui penyusunan capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan job profile industri, pembekalan soft skills bagi peserta, serta pengaturan jadwal dan mekanisme monitoring yang sistematis,” tuturnya.

Saat ini, Kemenperin menaungi 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK yang tersebar di berbagai daerah. Unit-unit pendidikan tersebut mencatat capaian positif dalam penyerapan lulusan ke dunia kerja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susun DIPA 2026, Kemenperin Janji Percepat Penyerapan Anggaran dan Penguatan Dampak Belanja Industri

Susun DIPA 2026, Kemenperin Janji Percepat Penyerapan Anggaran dan Penguatan Dampak Belanja Industri

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 13:33 WIB

Gubernur Banten: Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Penataan Ulang Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas

Gubernur Banten: Tingkat Pengangguran Masih Tinggi, Penataan Ulang Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas

News | Rabu, 31 Desember 2025 | 08:05 WIB

Catatan Akhir Tahun, Aktivitas Industri Manufaktur RI Melambat

Catatan Akhir Tahun, Aktivitas Industri Manufaktur RI Melambat

Bisnis | Selasa, 30 Desember 2025 | 19:18 WIB

Kemenperin Gaspol Digitalisasi Industri, PIDI 4.0 Jadi Motor Transformasi Nasional

Kemenperin Gaspol Digitalisasi Industri, PIDI 4.0 Jadi Motor Transformasi Nasional

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 08:46 WIB

Migas Jadi Kunci, Industri Lokal Bersiap Kuasai Proyek Strategis Nasional

Migas Jadi Kunci, Industri Lokal Bersiap Kuasai Proyek Strategis Nasional

Bisnis | Senin, 29 Desember 2025 | 07:26 WIB

Terkini

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bergerak di Tengah Tantangan Global, Armada Kapal Pertamina Topang Distribusi Energi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:33 WIB

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Mulai dari Tuban, Pertamina Gulirkan Pasar Murah Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Pokok

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Energi Terbarukan Kian Digenjot, Teknologi Baterai Jadi Kunci Atasi Fluktuasi Listrik

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 21:30 WIB

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:59 WIB

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 18:46 WIB

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:40 WIB

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 16:27 WIB

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:53 WIB

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 15:41 WIB