Yamaha Diagnostic Tools (YDT), Dokter Digital untuk Servis Motor Cepat dan Akurat

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 24 September 2021 | 09:05 WIB
Yamaha Diagnostic Tools (YDT), Dokter Digital untuk Servis Motor Cepat dan Akurat
Dokter digital tengah dioperasikan mekanik untuk mendeteksi kondisi malfungsi Yamaha Gear 125. Sebagai ilustrasi [PT YIMM].

Suara.com - Mengantar sepeda motor kesayangan secara rutin untuk diperiksa adalah langkah menjaga performa kendaraan. Bagi pemilik sepeda motor Yamaha, bengkel resmi menyiapkan program Yamaha Diagnostic Tools (YDT). Yaitu fasilitas pendukung perawatan sepeda motor sistem injeksi Yamaha. Perannya bisa dijuluki dokter digital, dengan salah satu fungsi memberikan notifikasi untuk malfungsi kendaraan.

Kekinian digunakan secara konsisten di seluruh Bengkel Resmi Yamaha, untuk memeriksa kondisi semua jenis sepeda motor injeksi buatan pabrik berlogo garpu tala ini.

"Perkembangan teknologi sepeda motor semakin canggih, dan dilengkapi berbagai macam sensor. Hal ini tentunya mempengaruhi cara perawatan dan pengecekan sepeda motor," kata Riyadi, Manager After Sales CS Division, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), dalam keterangan tertulis sebagaimana diterima Suara.com.

Mekanik tengah mengganti kamps rem dan memeriksa piringan rem. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/davidpereiras].
Mekanik tengah mengganti kamps rem dan memeriksa piringan rem. Sebagai ilustrasi [Envato Elements/davidpereiras].

"Jika dulu menggunakan sistem pengecekan manual, kini Yamaha menggunakan perangkat digital Yamaha Diagnostic Tools (YDT) dan computer untuk mendukung perawatan sepeda motor injeksi Yamaha menjadi lebih cepat dan akurat,"  lanjutnya.

Motor Yamaha dengan teknologi Blue Core memiliki beberapa sensor yang yang akan memberikan informasi ke ECU (Electronic Control Unit). Sensor ini antara lain adalah Throttle Position Sensor (TPS), Intake Air Temperature Sensor (IATS), Intake Air Pressure Sensor (IAPS), Crankshaft Position Sensor (CPS), O2 Sensor, hingga Engine Temperature Sensor.

Agar kondisi sepeda motor tetap optimal, sensor tadi wajib diperiksa kondisinya menggunakan YDT.

Nah, YDT adalah alat untuk mendiagnosa fungsi setiap sensor, troubleshooting, pencatatan riwayat kerusakan, hingga pemrograman ulang ECU.

YDT menjadi alat ukur spesifik yang disambungkan ke komputer untuk mengecek kondisi sepeda motor yang sudah memiliki banyak sensor, khususnya pada sistem FI.

Dengan menggunakan YDT, bisa didapatkan akurasi hasil pemeriksaan atas sepeda motor pengguna. Yang didistribusikan dalam bentuk data berupa:

baca juga
  • Notifikasi malfungsi pada sepeda motor.
  • Mempercepat analisa saat troubleshooting karena jika ada kerusakan atau setelan yang tidak sesuai akan langsung tampil di layar komputer.
  • Memberikan penjelasan yang mudah dipahami dan jelas kepada konsumen mengenai kondisi sebelum dan sesudah service.
  • Mendapatkan hasil diagnostic dengan lebih cepat dan akurat.
  • Menyimpan seluruh data riwayat servis, sehingga konsumen dapat melakukan pengecekan sistem injeksi di seluruh jaringan Bengkel Resmi Yamaha se-Indonesia.

Jadi, bagi pengguna sepeda motor Yamaha, jangan lupa untuk melakukan pengecekan ke bengkel resmi secara rutin. Perangkat YDT siap memberikan hasil deteksi terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Motor Pertama Honda yang Adopsi Sistem Injeksi dan Cara Perawatannya

Mengenal Motor Pertama Honda yang Adopsi Sistem Injeksi dan Cara Perawatannya

Otomotif | Minggu, 03 Desember 2023 | 08:35 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×