alexametrics

Studi: Transportasi Online Menghasilkan Lebih Banyak Polusi

Dythia Novianty | Manuel Jeghesta Nainggolan
Studi: Transportasi Online Menghasilkan Lebih Banyak Polusi
Transportasi online (Shutterstock)

Faktanya, transportasi online juga menggunakan sekitar 20 persen lebih banyak bahan bakar.

Suara.com - Armada transportasi online dinilai memiliki dampak lebih kecil terhadap lingkungan karena mereka menggantikan mobil milik pribadi.

Namun, sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bila pernyataan tersebut tidaklah benar.

Sebuah studi tentang emisi yang dihasilkan armada transportasi online, para peneliti dari Carnegie Mellon University menyimulasikan, penggantian perjalanan kendaraan pribadi dengan layanan transportasi online di enam kota Amerika Serikat (AS).

Mereka menemukan bahwa transportasi online umumnya lebih baru, mobil tahun baru mengeluarkan lebih sedikit polusi dan mampu menghasilkan penurunan emisi 50 hingga 60 persen saat pertama kali mobil dinyalakan.

Baca Juga: Anies: Kemacetan dan Isu Lingkungan Tetap Ada di Jakarta Meski Ibu Kota Dipindah

Faktanya, transportasi online juga menggunakan sekitar 20 persen lebih banyak bahan bakar.

Dengan demikian mobil mengeluarkan lebih banyak emisi gas rumah kaca karena jarak yang ditempuh.

Petugas melakukan pemerikasaan emisi gas buang kendaraan di halaman parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (25/6). [Suara.com/Arief hermawan P]
Petugas melakukan pemerikasaan emisi gas buang kendaraan. [Suara.com/Arief hermawan P]

Peneliti menyimpulkan bahwa biaya keseluruhan terkait dengan kemacetan lalu lintas, kecelakaan dan kebisingan meningkat sebesar 60 persen dengan banyaknya transportasi online.

Biaya yang dikeluarkan bahkan bisa meningkat signifikan, jika semua masyarakat beralih ke transportasi online, dikutip dari Auto News, Sabtu (2/10/2021).

Hasil studi yang ditemukan sebenarnya tidak jauh berbeda dari hasil peneliti MIT dan Harvard, menemukan bahwa armada robot taksi listrik dalam beberapa kasus dapat benar-benar meningkatkan polusi.

Baca Juga: Presiden Banding Putusan Soal Polusi Udara Jakarta, Beda dengan Anies yang Siap Jalankan

Selain itu, dampak layanan ini terhadap transportasi umum sangat jelas terlihat.

Komentar