Studi: Transportasi Online Menghasilkan Lebih Banyak Polusi

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 09:42 WIB
Studi: Transportasi Online Menghasilkan Lebih Banyak Polusi
Transportasi online (Shutterstock)

Suara.com - Armada transportasi online dinilai memiliki dampak lebih kecil terhadap lingkungan karena mereka menggantikan mobil milik pribadi.

Namun, sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bila pernyataan tersebut tidaklah benar.

Sebuah studi tentang emisi yang dihasilkan armada transportasi online, para peneliti dari Carnegie Mellon University menyimulasikan, penggantian perjalanan kendaraan pribadi dengan layanan transportasi online di enam kota Amerika Serikat (AS).

Mereka menemukan bahwa transportasi online umumnya lebih baru, mobil tahun baru mengeluarkan lebih sedikit polusi dan mampu menghasilkan penurunan emisi 50 hingga 60 persen saat pertama kali mobil dinyalakan.

Faktanya, transportasi online juga menggunakan sekitar 20 persen lebih banyak bahan bakar.

Dengan demikian mobil mengeluarkan lebih banyak emisi gas rumah kaca karena jarak yang ditempuh.

Petugas melakukan pemerikasaan emisi gas buang kendaraan di halaman parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Selasa (25/6). [Suara.com/Arief hermawan P]
Petugas melakukan pemerikasaan emisi gas buang kendaraan. [Suara.com/Arief hermawan P]

Peneliti menyimpulkan bahwa biaya keseluruhan terkait dengan kemacetan lalu lintas, kecelakaan dan kebisingan meningkat sebesar 60 persen dengan banyaknya transportasi online.

Biaya yang dikeluarkan bahkan bisa meningkat signifikan, jika semua masyarakat beralih ke transportasi online, dikutip dari Auto News, Sabtu (2/10/2021).

Hasil studi yang ditemukan sebenarnya tidak jauh berbeda dari hasil peneliti MIT dan Harvard, menemukan bahwa armada robot taksi listrik dalam beberapa kasus dapat benar-benar meningkatkan polusi.

baca juga

Selain itu, dampak layanan ini terhadap transportasi umum sangat jelas terlihat.

Sebuah studi terpisah dari peneliti University of North Carolina dan University of Michigan menyatakan bahwa armada transportasi online telah mengkatalisasi penurunan di banyak sistem transportasi umum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Kebakaran Hutan Bikin Risiko Terkena Penyakit Pernapasan Meningkat Pesat

Gawat! Kebakaran Hutan Bikin Risiko Terkena Penyakit Pernapasan Meningkat Pesat

Health | Senin, 27 September 2021 | 16:05 WIB

Studi: Paparan Ozon pada Lansia Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Studi: Paparan Ozon pada Lansia Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes Tipe 2

Health | Sabtu, 25 September 2021 | 14:58 WIB

PPnBM Emisi Berlaku Oktober, Ini Kata DFSK

PPnBM Emisi Berlaku Oktober, Ini Kata DFSK

Otomotif | Sabtu, 25 September 2021 | 13:50 WIB

Bos Toyota: Transisi Menuju Mobil Listrik Akan Menimbulkan Masalah di Jepang

Bos Toyota: Transisi Menuju Mobil Listrik Akan Menimbulkan Masalah di Jepang

Otomotif | Jum'at, 24 September 2021 | 17:47 WIB

Studi Terbaru, Bekerja dari Rumah 4 Hari Seminggu Tekan Polusi Udara

Studi Terbaru, Bekerja dari Rumah 4 Hari Seminggu Tekan Polusi Udara

Tekno | Kamis, 23 September 2021 | 08:30 WIB

Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia, Pakar Ingatkan Dampak Polusi untuk Lingkungan

Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia, Pakar Ingatkan Dampak Polusi untuk Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 22 September 2021 | 18:48 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×