Hindari Hal Ini saat Mencuci Motor!

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:45 WIB
Hindari Hal Ini saat Mencuci Motor!
Mencuci motor. [Envato]

Suara.com - Mempunyai motor yang bersih dan terawat menjadi idaman setiap orang. Memang sudah seharusnya jika sepeda motor kesayangan harus selalu dirawat.

Mencuci motor adalah cara sederhana dalam merawat motor agar tetap bersih dan selalu kinclong. Tujuannya adalah menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel saat berkendara.

Namun, ada beberapa hal yang ternyata tidak boleh dilakukan ketika kita mencuci motor, seperti dikutip dari WahanaHonda.

Mencuci motor saat mesin masih panas

Kerap kali karena alasan waktu yang tidak banyak atau terburu-buru membuat kita tidak memperhatikan kondisi mesin saat dicuci.

Perlu diketahui bahwa mesin motor yang masih panas tidak boleh langsung dicuci.

Ilustrasi sepeda motor. [Envato]
Ilustrasi sepeda motor. [Envato]

Hal ini sangat beralasan karena kondisi mesin yang panas dan langsung terkena air akan membuat kerusakan pada blok mesin dan pangkal knalpot.

Dalam hukum Fisika, jika besi atau logam dalam keadaan panas akan memuai.

Oleh karena itu, saat mesin panas langsung disiram dengan air, proses pendinginan paksa seperti ini akan membuat logam melakukan reaksi berlebih sehingga akan retak.

Selain karena faktor komponen motornya, mesin yang masih panas juga berisiko melukai tangan kita ketika mencuci.

Untuk itu, alangkah lebih baiknya jika kita menunggu sejenak agar mesin motor mendingin lebih dahulu baru sebelum dicuci.

Langsung membersihkan body

Hal yang satu ini jelas tidak boleh dilakukan. Mencuci langsung pada bagian bodi berisiko membuat permukaan body tergores.

Setelah motor dipakai kerap kali ada pasir-pasir lembut yang menempel di body yang saat dicuci malah akan membuat pasir menggores body motor.

Cara terbaik saat mencuci yaitu dengan menyemportkan air terlebih dahulu pada bagian kaki-kaki sepeda motor, misalnya ban, spakbor, velg, dan body sektor bawah, lalu baru body bagian atas.

Menyemprot rantai dengan air bertekanan

Ilustrasi rantai motor. (pixabay.com)
Ilustrasi rantai motor. (pixabay.com)

Jangan pernah menyemprotkan air bertekanan ke rantai agar pelumas yang melapisi rantai tidak rontok sehingga mengurangi performa rantai.

Selain itu, air juga akan berisiko menimbulkan karat yang membuat rantai mudah putus.

Rantai yang berpelumas jika disemprot, justru minyak rantai akan terpercik pada bagian lain seperti body yang membuatnya menjadi noda baru yang sulit dibersihkan.

Cara tepat membersihkan rantai yaitu dengan mencampur sabun cuci anti minyak yang dicampurkan dengan bensin. Percikkan ke rantai, kemudian sikat dengan sikat gigi secara merata.

Setelah itu, lap rantai menggunakan kain hingga air yang terkandung benar-benar kering dan berikan pelumas rantai ingga merata di setiap sendi rantai.

Menyiram mesin dengan air berlebihan

Tidak bisa dipungkiri bahwa kadang kala mesin motor kita juga terlihat kotor. Namun, perlu diingat bahwa komponen mesin adalah bagian motor yang palling sensitif pada air.

Mencuci motor. [Envato]
Mencuci motor. [Envato]

Hal ini bertujuan agar air tidak masuk ke sistem pengapian yang akan membuat mesin motor jadi mogok.

Oleh karena itu, bersihkan mesin dengan air secukupnya saja agar sistem pengapian motor tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Banyak yang Tahu, Begini Sejarah Penamaan Lap Kanebo

Belum Banyak yang Tahu, Begini Sejarah Penamaan Lap Kanebo

Otomotif | Kamis, 26 Agustus 2021 | 18:29 WIB

Viral Orang Cuci Yamaha Jupiter MX di Sungai Endingnya Bikin Gigit Jari, Pahami Risikonya

Viral Orang Cuci Yamaha Jupiter MX di Sungai Endingnya Bikin Gigit Jari, Pahami Risikonya

Otomotif | Selasa, 06 Juli 2021 | 15:14 WIB

Thermal Shock, Ini Dampak Mencuci Motor dalam Kondisi Mesin Panas

Thermal Shock, Ini Dampak Mencuci Motor dalam Kondisi Mesin Panas

Otomotif | Rabu, 30 Juni 2021 | 18:00 WIB

Bisa Dicoba Sendiri, Ini Tips Perawatan Motor Harian Ala Yamaha

Bisa Dicoba Sendiri, Ini Tips Perawatan Motor Harian Ala Yamaha

Otomotif | Kamis, 27 Mei 2021 | 11:09 WIB

NgabubuTips: Begini Cara Rawat Motor Biar Ramadhan Jadi Bermanfaat

NgabubuTips: Begini Cara Rawat Motor Biar Ramadhan Jadi Bermanfaat

Otomotif | Kamis, 22 April 2021 | 16:35 WIB

Viral Aksi Pria Saat Cuci Motor Jadi Sorotan, Dapat Bonus Laundry Gratis

Viral Aksi Pria Saat Cuci Motor Jadi Sorotan, Dapat Bonus Laundry Gratis

Otomotif | Selasa, 06 April 2021 | 16:09 WIB

Terkini

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

6 Masalah Klasik Toyota Agya Bekas, Ketahui sebelum Membeli

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:31 WIB

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Update Harga BBM SPBU Swasta Terbaru per Akhir Mei 2026, Shell hingga BP-AKR

Otomotif | Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:27 WIB

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Mengenal Tiga Tipe iCAR V23 SUV Listrik Modern Bergaya Klasik

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:11 WIB

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Kembali Digelar Hingga Agustus

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 20:05 WIB

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:33 WIB

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Konflik Timur Tengah Lumpuhkan Ekspor Mobil Toyota dari Jepang Hingga Nyaris Habis

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:30 WIB

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Manfaatkan Teknik Defensive Driving saat Perjalanan Libur Panjang

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 17:45 WIB

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Legenda SUV Mitsubishi Pajero Siap Kembali Mengaspal pada 2026 Andalkan Sasis Triton

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 15:10 WIB

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Teknologi Hybrid Jadi Solusi Perjalanan Irit Tanpa Repot Antre Charge

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 14:31 WIB

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Mobil Listrik Ferrari Panen Hujatan Setelah Umumkan Harga Resmi

Otomotif | Jum'at, 29 Mei 2026 | 13:42 WIB