alexametrics

Investasi Asing Penting, Tapi Indonesia Harus Kuasai Teknologi Kunci Kendaraan Listrik

Liberty Jemadu
Investasi Asing Penting, Tapi Indonesia Harus Kuasai Teknologi Kunci Kendaraan Listrik
Pameran kendaraan listrik IEMS 2021 akan digelar pada 24 November 2021 oleh BRIN. Foto: Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. [Antara/Hafidz Mubarak A]

Investasi asing untuk kendaraan listrik harus diimbangi oleh penguasaan teknologi kunci oleh Indonesia.

Suara.com - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan Indonesia harus menguasai teknologi kunci kendaraan listrik dan tidak boleh cepat puas dengan banyaknya investasi di sektor tersebut di Tanah Air.

Hal itu disampaikan Laksana saat meresmikan soft launching pameran kendaraan listrik Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2021 di Gedung BRIN, Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Laksana mengatakan bahwa semua pihak, terutama BRIN jangan hanya memanfaatkan momentum derasnya investasi di bidang kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun industri. Tetapi Indonesia harus mengembangkan teknologi kunci untuk kendaraan listrik.

“Itu (investasi asing) penting, tetapi kita harus menciptakan teknologi kunci yang layak dan bisa diterima oleh industri lokal dengan menciptakan material baru yang berbasis sumber daya kita seperti katoda, anoda, dan lainnya,” tegas Laksana seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: BRIN Luncurkan Pameran Kendaraan Listrik IEMS 2021

Selain itu ia mengatakan BRIN memiliki kesempatan untuk meriset lebih jauh teknologi kendaraan listrik yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak sekadar membuat kendaraan listrik, tetapi mengubah pola dan budaya dalam bertransportasi dengan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

IEMS 2021 diprakarsai oleh BRIN melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) dengan tema Innovation for Better Future e-Mobility. Pameran ini akan digelar di Kawasan Puspitek Serpong, Tangerang Selatan pada 24 – 26 November 2021.

Kepala Kantor Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BRIN Barman Tambunan menuturkan bahwa para stakeholder di ekosistem kendaraan listrik baik principal (produsen), industri komponen, para pakar, dan perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi PLN akan berpartisipasi dalam IEMS 2021.

“IEMS 2021 ini akan menjadi ajang untuk memperluas jaringan dengan periset KLBB dan para pengambil keputusan. Para expert juga akan saling berbagi ilmu dan pengetahuan melalui seminar dan talkshow. IEMS 2021 menjadai tempat terbaik untuk melihat perkembangan teknologi KLBB,” ujar Barman yang juga Ketua Panitia IEMS 2021.

Peresmian IEMS 2021 dihadiri para pemangku kepentingan seperti Hyundai Motors Indonesia, SGMW Motors Indonesia, Astra Honda Motor (AHM), Mobil Anak Bangsa, Hino Motors, PT Pertamina (Persero), PT Pertamina Patra Niaga, Toyota Astra Motor, Polygon, Mitsubishi, Grab Indonesia, TVS Motor Company Indonesia, IT PLN, PT Powerindo, PT Grokindo, KGC Saintifik, Periklindo, Orbit, International Chemical Industry, PT LEN industri dan peserta lainnya.

Baca Juga: Dua Ilmuwan BRIN Masuk dalam Daftar Kelompok Peneliti Elite Dunia

IEMS 2021 dihelat dengan konsep hybrid exhibition dan hybrid seminar. Kegiatan ini juga diisi dengan talkshow, webinar series serta beberapa kegiatan lain di antaranya test drive kendaraan listrik.

Komentar