Menkop dan UKM Ajak Para Pelaku Usaha Modifikasi untuk Berkoperasi

Senin, 08 November 2021 | 06:12 WIB
Menkop dan UKM Ajak Para Pelaku Usaha Modifikasi untuk Berkoperasi
Sepeda motor modifikasi di pentas Kustomfest 2019. Sebagai ilustrasi (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

Suara.com - Model bisnis modifikasi sepeda motor yang dikemas dalam bentuk koperasi dianggap dapat menumbuhkan center of excellence di berbagai daerah, sehingga Indonesia akan memiliki kekayaan komunitas yang kreatif dan lebih luas.

Dikutip dari kantor berita Antara, inilah ajakan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM) Teten Masduki kepada para pelaku industri otomotif dalam acara Kustomfest 2021 yang diselenggarakan PT Pegadaian, sebagaimana dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (6/11/2021).

Ajakan ini utamanya ditujukan kepada para pelaku usaha modifikasi atau sepeda motor kustom, untuk berkoperasi agar menjadi kekuatan ekonomi baru yang besar dan merata di berbagai daerah.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM), Teten Masduki pada saat acara KustomFest 2021 (ANTARA/Chairul Rohman)
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (UKM), Teten Masduki pada saat acara KustomFest 2021 (ANTARA/Chairul Rohman)

Pelaku usaha modifikasi sepeda motor ini dinilai menjadi salah satu bagian dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masa depan di Indonesia karena berbasis kreativitas dan inovasi.

Menurut Menkop UKM, dengan terhimpun ke dalam koperasi, para pelaku industri otomotif dapat menjadi agregator proyek pekerjaan yang lebih besar.

Sementara pengerjaan modifikasi dan kebutuhan setiap komponen dapat disebar ke bengkel-bengkel spesifik.

Adanya koperasi juga akan mempermudah akses pembiayaan dari hulu, produksi, hingga pemasaran. Misalnya akses pembiayaan bunga ringan dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang saat ini diarahkan untuk memperkuat koperasi produksi.

Dari sisi pemasaran, penyerapan produk akan lebih terjamin karena koperasi yang menjalin kerja sama dengan offtaker, misalnya dengan Pegadaian yang menyediakan kredit pembelian kendaraan bermotor kepada konsumen.

"Dari segi pembiayaan, sisi produksi bisa memakai KUR (Kredit Usaha Rakyat) atau pakai dana koperasi. Tapi untuk listing company (pendaftaran saham perusahaan ke bursa efek) bisa memanfaatkan Pegadaian, jadi orang tidak harus beli cash (tunai) kan," lanjutnya.

Baca Juga: Ini Pertolongan Pertama Saat Mobil Terendam Banjir

"Jadi ini menjadi potensi yang besar di tengah pandemi. Karena saat ini yang memiliki daya beli itu middle up, sehingga harus digarap dengan produk-produk kustom yang high end product," ujar Menkop dan UKM.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan kegiatan itu merupakan salah satu upaya bermitra, sekaligus memberikan kesempatan kepada UMKM untuk dapat tumbuh dan bergerak maju.

"Ini juga sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendorong lahirnya koperasi dengan produk unggulan yang memiliki daya saing nasional dan global," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI