Suara.com - Pada Kamis (11/11/2021), GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS ke-28 resmi dibuka. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Duta Besar Kerajaan Jepang untuk Indonesia, Yang Mulia Kanasugi Kenji, serta Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, B.Bus., S.E., M.Si, serta Ketua Umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi hadir di acara peresmian, Ruang Cendrawasih, Indonesia Convention Exhibition atau ICE BSD.
Sekitar pukul 10.30 WIB, sirene tanda peresmian berlangsungnya GIIAS 2021 diperdengarkan.
Dalam sambutannya, Yohannes Nangoi selaku Ketua Umum GAIKINDO menyatakan puji syukur bahwa acara ini bisa diselenggarakan kembali setelah absen dua tahun akibat pandemi COVID-19.
![GIIAS 2021 resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Perekonomian, Menteri Perindustrian, bersama Ketua Umum GAIKINDO pada Kamis (11/11/2021) [Suara.com/CNR ukirsari]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/11/42920-opening-ceremony-giias-2021-01.jpg)
"Dalam waktu dua tahun itulah industri otomotif terus berjuang, dan bergerak. Terima kasih atas kebijakan pemerintah untuk memberikan PPnBM yang dikenal sebagai PPnBM DTP sehingga terjadi kenaikan penjualan produk," ungkapnya.
Semangat industri otomotif untuk terus bergerak dalam situasi pandemi itulah yang diangkat sebagai tagline penyelenggaraan, yaitu "Wheels to Move".
"Wheels to move akan selalu bergerak maju, menjadi kebanggaan bangsa," tandas Yohannes Nangoi yang disambut aplaus para hadirin.
Sementara Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk gelaran GIIAS ke-28.
"Semoga sukses dan terus bergerak," ungkap Airlangga Hartarto mengutip Presiden.
Adapun cara yang diterapkan Presiden Joko Widodo dalam menangani pandemi COVID-19 dan imbasnya di dunia perekonomian disebutkan Menko Perekonomian diambil dari ilmu otomotif.
"Yaitu rem dan gas. Apabila angka naik maka mobilitas direm, ketika situasi membaik, ekonomi digas. Tetapi terus "Wheels on Move"," papar Menko Perekonomian, sembari menyebutkan tagline GIIAS ke-28 tahun ini.
"Situasi COVID-19 melandai ini semoga bisa dipertahankan. Kami optimis kuartal keempat tumbuh di atas 5 persen. Sektor otomotif 530 ribu dan diharapkan tahun ini di atas 800 ribu," lanjutnya.
Menko Perekonomian juga menyorot seputar climate change, catalytic converter untuk mesin diesel, sampai PPnBM berbasis emisi. Dan harapannya, GIIAS ke-28 memberikan multiplier effects di sektor .
Supply chain untuk industri baterai listrik akan diusahakan Indonesia. Juga sumber daya kendaraan berbasis hidrogen.