facebook

Berniat Ikut Lelang Mobil Online? Simak Tips Ini Agar Terhindar dari Penipuan

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Berniat Ikut Lelang Mobil Online? Simak Tips Ini Agar Terhindar dari Penipuan
Lelang mobil online, pastikan penyelenggara atau pelaksana memiliki website yang bonafid. Sebagai ilustrasi [Dok AUKSI].

Mencari mobil second hand di lelang mobil online perlu keamanan dan kenyamanan. Berikut caranya.

Suara.com - Meski teknologi semakin maju, namanya penipuan juga ikut menyesuaikan. Dalam artian bisa terjadi di mana saja, dalam situasi apapun. Termasuk membawa-bawa nama "lelang online", dengan penawaran dikirim via media sosial serta pesan palsu di smartphone.

Antara lain SMS, WhatsApp, Facebook, Instagram, dan seterusnya. Rayuannya sudah pasti maut: mobil ditawarkan dengan harga sangat murah.

Dikutip dari rilis resmi PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI)--badan lelang swasta untuk bidang otomotif, eksis sejak 2012--sebagaimana diterima Suara.com, berikut adalah tips menghindari penipuan berkedok lelang mobil online:

Mobil-mobil siap lelang yang bisa dibidding secara online [Dok AUKSI].
Mobil-mobil siap lelang yang bisa dibidding secara online [Dok AUKSI].

1. Cek keaslian akun atau profil balai lelang

Baca Juga: Buat Kolaborasi, Mobil Listrik Unila akan Diperkenalkan ke PT Pindad

Jika dihubungi seseorang yang mengatasnamakan balai lelang terkenal melalui akun media sosial, perhatikan tampilan atau feed akun media sosial itu.

Jika terlihat tidak profesional seperti terdapat tipografi, desain konten atau pengambilan gambar atau foto yang buruk, maka kemungkinan besar akun palsu.

2. Jangan tergiur dengan harga mobil murah

Korban dari modus penipuan lelang pada umumnya tergiur dengan harga mobil yang sangat murah.

Padahal harga lelang tidak akan selalu murah karena penjual atau pemilik barang akan melelang mobilnya sesuai dengan kondisi pasar.

Baca Juga: Ssangyong Rexton Mantan Mobil Dinas Wali Kota Yogyakarta Akhirnya Sukses di Balai Lelang

Setiap barang yang dilelang juga akan memiliki nilai limit yaitu harga minimal dari barang yang akan dilelang.

Nilai limit ini akan ditetapkan oleh penjual atau pemilik barang.

Jadi, kemungkinan besar harga lelang yang terbentuk akan lebih tinggi dari nilai limit yang sudah ditetapkan penjual.

3. Cek info rekening untuk pembayaran deposit

Salah satu syarat mengikuti kegiatan lelang adalah mengirimkan uang jaminan lelang atau deposit untuk memperoleh NIPL (Nomor Induk Peserta Lelang).

Dana ini nantinya akan tetap dikembalikan saat peserta tidak memenangkan lelang yang diikuti.

Sebaiknya saat membeli NIPL melakukannya secara mandiri tanpa menggunakan perantara atau pihak ketiga.

Jangan mudah percaya jika ada seseorang yang menghubungi dan mengaku-ngaku dari balai lelang yang menawarkan jasa pembelian NIPL yang mudah dan murah.

Cek juga nomor rekening yang digunakan untuk transfer bank. Setiap balai lelang akan menggunakan nomor rekening instansi untuk menerima dana itu.

Jika menerima informasi bahwa peserta lelang harus mengirim dana ke nomor pribadi atau individu, maka dapat dipastikan bahwa informasi itu merupakan modus penipuan.

4. Teliti barang yang akan dilelang

Balai lelang resmi pada umumnya akan memberikan berbagai informasi terkait kegiatan lelang online yang mereka laksanakan.

Jadi, untuk mengetahui kebenaran informasi lelang yang diperoleh bisa memastikannya dengan membuka web balai lelang itu dan membaca pengumuman lelang secara lengkap mulai dari tanggal lelang, jam lelang, kondisi barang yang dilelang, dan lain-lain.

Untuk memastikan keberadaan barang lelang, juga bisa mengikuti acara open house yang diadakan oleh balai lelang. Pada acara ini, peserta akan diberi kesempatan untuk melihat kondisi fisik barang lelang. Dengan demikian, bisa mengetahui kondisi fisik mobil lelang secara mendetail dan memastikan apakah benar-benar sesuai dengan yang diinginkan.

5. Pahami prosedur lelang online

Penyelenggara lelang akan menjelaskan prosedur lelang online secara terperinci.

Jika ada prosedur yang kurang dipahami sebaiknya langsung tanyakan kepada balai pelaksana lelang. Dengan demikian, berbagai informasi yang diperoleh bisa benar-benar valid karena didapat dari sumber yang terpercaya.

Berikut adalah layanan pembayaran balai lelang AUKSI melalui Virtual Account di empat bank (BCA, Mandiri, Permata, dan BRI), di mana pelanggan dapat melakukan transaksi pembelian NIPL termasuk pelunasan unit kendaraan secara lebih mudah dan terjamin aman karena transaksi otomatis diterima dan terverifikasi. Sehingga pelanggan tidak perlu melalukan konfirmasi pembayaran secara terpisah.

Pendaftaran dan pembelian NIPL:

1. Kunjungi website AUKSI: www.auksi.co.id
2. Pilih menu daftar lelang online
3. Masukkan data
4. Setelah berhasil masukkan data, klik menu Tambah Lelang atau NIPL
5. Kemudian isi informasi jaminan melalui Virtual Account atau Bank Transfer
6. Jika memilih Virtual Account, akan muncul 4 pilhan bank
7. Setelah memilih salah satu bank akan muncul nomor Virtual Account atas nama PT Balai Lelang Asta Nara Jaya

Pembayaran Pelunasan Unit Lelang:

1. Masuk atau log in ke akun di auction.auksi.co.id
2. Pilih menu Profil Saya kemudian pilih menu Pelunasan
3. Pilih unit kendaraan yang akan dilakukan pelunasan
4. Kemudian pilih menu Virtual Account dan muncul 4 pilihan bank
5. Pilih salah satu bank yang diinginkan untuk mendapatkan nomor Virtual Account atas nama PT Balai Lelang Asta Nara Jaya.

Catatan: Bagi pelanggan AUKSI, jadwal lelang bisa diketahui dengan mudah melalui halaman website www.auksi.co.id/jadwal-lelang dan akun resmi sosial media AUKSI.

Komentar