Suara.com - Bukti Pelanggaran, atau biasa disingkat tilang, seperti jadi momok untuk banyak pengemudi kendaraan bermotor. Padahal tilang sendiri diberikan hanya untuk pelanggar rambu dan aturan lalu lintas saja. Untuk lebih mengenalnya, mari lihat daftar denda tilang yang ditetapkan oleh pihak kepolisian.
Bukti pelanggaran atau tilang sendiri akan didasarkan pada rambu-rambu yang tertera pada jalan raya tempat seseorang berkendara.
Ketika melanggar peraturan yang sudah ditetapkan, dan diwujudkan dalam rambu tersebut, maka pengendara akan mendapatkan tilang dan sejumlah denda atau tuntutan untuk diselesaikan di pengadilan. Berikut daftar denda tilang yang paling umum terjadi di Indonesia.
![Ilustrasi rambu-rambu dilarang parkir.[Nissan.co.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/04/11/18297-ilustrasi-rambu-rambu-dilarang-parkir.jpg)
1. Pasal 281
Pengendara motor yang tidak memiliki SIM dipidana dengan pidana kurangan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000.
2. Pasal 288 Ayat 2
Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM tapi tak bisa menunjukkan saat razia dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250.000.
3. Pasal 280
Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan (plat nomor) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500.000.
4. Pasal 285 Ayat 1
Setiap pengendara motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan layak jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250.000.
5. Pasal 285 Ayat 2
Setiap pengendara mobil yang tidak memenuhi syarat teknis seperti spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, penghapus kaca dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500.000.
6. Pasal 278
Setiap pengendara mobil yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan berupa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250.000.
Ikuti Saluran Resmi Kami
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Ogah Latah, Hyundai dan Kia Putuskan Belum Mau Memboikot Rusia
Otomotif | Jum'at, 04 Maret 2022 | 19:22 WIB
Beda Selera dengan Indonesia, Ini 5 Mobil Terlaris di Rusia 2021, Tak Ada Nama Toyota dan Honda
Otomotif | Jum'at, 04 Maret 2022 | 16:58 WIB
7 Faktor Ini yang Bisa Bikin Cat Motor Tidak Awet, Awas Belum Banyak yang Tahu
Otomotif | Jum'at, 04 Maret 2022 | 15:30 WIB
Terkini
Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit
Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
Batam | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB
3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan
Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB
Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?
Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB
Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh
Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB
Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya
Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 14:30 WIB
4 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB, Dilengkapi Kamera 108 MP dan Layar 120 Hz
Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 14:23 WIB
Perbedaan Nasib Shio Naga Kayu dan Naga Air, Siapa yang Lebih Beruntung?
Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:20 WIB
5 Rekomendasi Serum Murah untuk Mengatasi Flek Hitam, Mulai Rp22 Ribuan
Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:17 WIB