6 Tanda Komstir Motor Bermasalah, Cek ke Bengkel Jika Mengalami Gejala-Gejala Ini

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 24 Maret 2022 | 08:37 WIB
6 Tanda Komstir Motor Bermasalah, Cek ke Bengkel Jika Mengalami Gejala-Gejala Ini
Ilustrasi stang motor. (freepik)

Suara.com - Agar kondisi motor Anda tetap prima, pastikan untuk selalu merawatnya dengan baik dengan melakukan service secara rutin. Hal ini berguna agar motor selalu nyaman saat digunakan dan untuk mengetahui jika ada komponen motor yang bermasalah, misalnya pada bagian komstir. Lantas, apa saja tanda komstir bermasalah?

Untuk mengetahui apakah komstir bermasalah atau tidak, biasanya bisa dirasakan saat jalan lurus atau saat bermanuver, yang mana seperti terasa kurang nyaman pada bagian setang. Kalau sudah demikian, segera periksa pada bagian komstir.

Untuk selengkapnya, berikut ini tanda komstir motor bermasalah yang perlu diketahui agar tidak keliru saat memperbaiki.

Ilustrasi motor dengan cat yang masih segar (Dok. Astra Motor Yogyakarta)
Ilustrasi motor dengan cat yang masih segar (Dok. Astra Motor Yogyakarta)

1. Setang enggak stabil

Biasanya, setang yang kurang stabil menjadi salah satu tanda awal terjadi kerusakan di  bagian komstir. Selain itu, biasanya saat berbelok, setang sedikit melawan, yang mana artinya setang sulit untuk dikendalikan.

2. Berat

Pada situasi tertentu, komstir yang bermasalah atau rusak juga menjadikan putaran setang terasa berat saat bermanuver. Selain itu, handling motor juga terasa kaku, yang mana hal ini membuat pengendara kesusahan saat berbelok.

3. Suara

Tanda lainnya yang bisa dirasakan jika komstir bermasalah yaitu munculnya suara di bagian sektor setang, khususnya saat sedang melalui jalanan yang bergelombang atau saat rem mendadak.

baca juga

4. Setang goyang atau oblak

Komstir yang bermasalah akan membuat aus pada pelor bearing atau gotri. Jika dibiarkan lama, maka akan muncul gejala longgar, khususnya saat pelor mulai lepas. Ini membuat komstir menjadi tak stabil sehingga dudukan setang pun akan terasa oblak atau tidak nyaman dari as bagian tengah.

5. Getar

Biasanya, getaran terasa jika kendaraan berads diputaran tinggi. Getaran dibagian setang akan  terasa bahkan hingga ke seluruh badan, getaran ini berbeda dari getaran yang disebabkan oleh pelek.

6. Seperti rem blong, tapi bukan

Komstir yang bermasalah akan membuat adanya jarak atau gap saat menggunakan rem depan. Karena ini, akibatnya jarak pengereman pun berubah, yang mana terasa seperti rem blong karena rem tidak pakem ketika digunakan.

Nah, demikian informasi mengenai tanda komstir motor bermasalah. Bila Anda  menemukan tanda-tanda seperti yang disebutkan di atas, segera cek kondisi komstir motor di bengkel terdekat agar bisa lekas diperbaiki.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menperin Minta Honda Produksi Mobil Listrik, Begini Tanggapan HPM

Menperin Minta Honda Produksi Mobil Listrik, Begini Tanggapan HPM

Otomotif | Rabu, 23 Maret 2022 | 18:20 WIB

All-New Honda HR-V Ditargetkan Terjual 35 Ribu Unit Setahun, Model Lama Tidak Diproduksi Lagi

All-New Honda HR-V Ditargetkan Terjual 35 Ribu Unit Setahun, Model Lama Tidak Diproduksi Lagi

Otomotif | Rabu, 23 Maret 2022 | 17:50 WIB

All-New Honda HR-V Sudah Meluncur, Ini Spesifikasi dan Daftar Harga Lengkap

All-New Honda HR-V Sudah Meluncur, Ini Spesifikasi dan Daftar Harga Lengkap

Otomotif | Rabu, 23 Maret 2022 | 17:40 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×