Hadir di IIMS Hybrid 2022, Komunitas PergikeBulan Pamerkan Sepeda Motor Listrik Hasil Konversi

RR Ukirsari Manggalani
Hadir di IIMS Hybrid 2022, Komunitas PergikeBulan Pamerkan Sepeda Motor Listrik Hasil Konversi
Sepeda motor listrik hasil konversi, menggunakan materi Honda Astrea Prima [Dok PergikeBulan].

Mulai sepeda motor listrik gaya tracker hingga demo sablon helm dan cuci sepatu tersedia di booth ini.

Suara.com - Indonesia International Motor Show atau IIMS Hybrid 2022 menghadirkan berbagai produk otomotif dari sekitar 13 brand mobil dan 14 merek sepeda motor. Ditambah sederet barang-barang aftermarket, mulai aksesoris hingga pelumas.

Lebih luas lagi, IIMS Hybrid 2022 juga menghadirkan ruang bagi Usaha Micro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Antara lain seperti dijumpai Suara.com adalah komunitas PergikeBulan.

Berlokasi di Hall B2, PergikeBulan memboyong beberapa brand UMKM, seperti go.bloke.ironebee.merenemenyo, WenakEnak,Gasolinekopi,WaroengNgamprok, serta Pandai Sepatu.

Demo membuat tampilan helm semakin personal, silakan ditemui di booth UMKM Komunitas PergikeBulan, IIMS Hybrid 2022 [Dok PergikeBulan].
Demo membuat tampilan helm semakin personal, silakan ditemui di booth UMKM Komunitas PergikeBulan, IIMS Hybrid 2022 [Dok PergikeBulan].

Paling seru, adalah unit sepeda motor konversi listrik yang dipajang PergikeBulan Studio.

Baca Juga: Ciptakan Lapangan Kerja Lewat Kuliner, Gerbong Pecinta SandiUno Gelar Pelatihan Dimsum Bagi Masyarakat Sumedang

"Kami gunakan Honda Astrea Prima yang kami konversi menjadi motor listrik dan dimodifikasi beraliran tracker," papar Endro Suryono, Founder PergikeBulan.

Selain itu, sepeda motor tadi dijadikan sebagai kanvas untuk demo sablon manual selama gelaran IIMS Hybrid 2022.

Komunitas PergikeBulan di IIMS Hybrid 2022 [Dok PergikeBulan].
Komunitas PergikeBulan di IIMS Hybrid 2022 [Dok PergikeBulan].

Sederet produk dari PergikeBulan Studio yang dipasarkan di IIMS Hybrid 2022 adalah hasil karya dari brand-brand yang berada di bawah naungan komunitas PergikeBulan.

Antara lain T-shirt, kopi, tote bag, topi, sampai teh sereh minuman tradisional Betawi.

"Produk ini kami kerjakan sendiri," ungkap Endro Suryono yang didampingi salah satu anggota komunitas, Joppie Novaesa.

Baca Juga: Perayaan Imlek dan Cap Go Meh, Pedagang di Stadion Kridasana Singkawang Raup Cuan Rp6 Juta per Hari

Untuk demo painting di atas media helm sepeda motor, komunitas PergikeBulan didukung Astra Komponen Indonesia (ASKI), sedangkan media sepatu didukung Parabellum.

Bagi pengunjung juga tersedia layanan cuci sepatu dari Pandai Sepatu yang berlangsung hingga 10 April.