facebook

Arab Saudi Dominasi Investasi Lucid Motors, Mobil Mewah Bebas Emisi Jadi Ambisi

RR Ukirsari Manggalani
Arab Saudi Dominasi Investasi Lucid Motors, Mobil Mewah Bebas Emisi Jadi Ambisi
Tampilan perdana Lucid Air, sedan listrik yang tampil di New York International Auto Show, Javits Center, Amerika Serikat (13/4/2017) [AFP/Timotius A. Clary].

Lucid Motors menaikkan harga beberapa model untuk keseimbangan laba dan pemesanan.

Suara.com - Kerajaan Arab Saudi sebagai investor Lucid Motors, bagian dari Lucid Group mendominasi nominal pendanaan untuk kelangsungan hidup carmaker mobil listrik ini.

Dikutip kantor berita Antara dari The Verge, pada 2017 investor itu menggelontorkan 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Kekinian, Lucid Motors menyatakan memiliki 5,4 miliar dolar AS sebagai cadangan tunai untuk membuat perusahaannya tetap berjalan hingga 2023.

Kuartal pertama, Lucid Motors melaporkan kerugian 81 juta dolar AS, sementara laba atas penjualan mencapai 58 juta dolar AS. Tahun lalu, ketika pendapatan perusahaan hampir nol, Lucid melaporkan kerugian 2,9 miliar dolar AS.

Produk dari Lucid Motors, Lucid Air [Lucid via ANTARA].
Produk dari Lucid Motors, Lucid Air [Lucid via ANTARA].

Meski demikian, Lucid Motors tetap dinanti para pencinta mobil mewah. Buktinya adalah Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK mencapai lebih dari 30 ribu pemesan.

Baca Juga: China Jadi Pasar Mobil Listrik Terbesar Dunia, Cadillac LYRIQ Digarap di SAIC-General Motors Shanghai

Para pemegang SPK ini menjadi pasar potensial yang mampu membantu Lucid MOtors mendapatkan 2,9 miliar dolar AS dari penjualan produk.

Sementara di kuartal terakhir tahun lalu, perusahaan yang berbasis di Newark, California ini mengumumkan merevisi ekspektasi produksi tahunan. Yaitu menjadi 12.000 kendaraan dari prediksi awal 20.000 kendaraan.

Sampai sekarang, di kuartal pertama 2022 Lucid Motors baru mengirimkan 360 unit mobil listrik kepada pelanggannya.

Dan dibutuhkan penyesuaian tarif atau harga baru agar permintaan pasar bisa sesuai dengan kemampuan produksi.

Mulai 1 Juni 2022, harga mobil mewah Lucid Air gres dari pabrik dinaikkan menjadi 154.000 dolar AS atau setara Rp 2,2 miliar untuk Air Grand Touring (sebelumnya 139.000 dolar AS atau setara Rp 2 miliar).

Baca Juga: Akan Produksi Mobil Listrik dan Baterai di Spanyol, Volkswagen dan Iberdrola Siapkan Rp 152 Triliun

Lengkapnya:

  • Lucid Air Grand Touring 54.000 dolar AS atau setara Rp 2,2 miliar dari 139.000 dolar AS atau Rp 2 miliar
  • Lucid Air Touring 107.400 dolar AS atau setara Rp 1,5 miliar dari 95.000 dolar AS atau setara Rp 1,3 miliar)
  • Lucid Air Pure 87.400 dolar AS atau setara Rp 1,2 miliar dari 80.000 dolar AS atau setara Rp 1,1 miliar

Dari semua peningkatan itu, setidaknya ada peningkatan rata- rata sebesar 11 persen dari harga sebelumnya.

Meski demikian untuk model terbaru itu Air Grand Touring Performance yang diumumkan dua pekan lalu akan tetap dijual seharga 179.000 dolar AS atau setara Rp 2,6 miliar.

Peter Rawlinson, Chief Executive Officer (CEO) Lucid Motors mengatakan perusahaan tetap memberikan harga sebelum kenaikan kepada pelanggan yang telah melakukan reservasi.

Hal ini menjadi cara agar untuk menjadi performa perusahaan. Dan kondisi serupa juga pernah dihadapi Rivian Incorporation, sesama pemain kendaraan mobil listrik dari Amerika Serikat.

"Saya ingin meyakinkan para pemegang reservasi kami, bahwa harga lama tetap berlaku untuk pemesanan baru yang dilakukan sebelum akhir bulan. Untuk memastikan keadilan dan prioritas, kami akan menghubungi para pemesan dan mengunci harga saat model pesanan sudah tersedia," jelasnya.

Rivian R1T, truk listrik produksi andalan Rivian Automotive [Rivian via ANTARA].
Rivian R1T, truk listrik produksi andalan Rivian Automotive [Rivian via ANTARA].

Selain itu, Peter Rawlinson juga menyampaikan optimisme tentang produksi Lucid Motors untuk Kerajaan Arab Saudi.

Selain menggelontorkan dana, negara ini juga teken kontrak kesepakatan pembelian 100.000 unit mobil produk Lucir Motors.

"Salah satu pembelian kendaraan listrik terbesar dan kami senang dapat mendukung Arab Saudi dalam mencapai tujuan keberlanjutan dan ambisi nol bersih dengan membawa EV mewah canggih kami ke Arab Saudi," pungkasnya.

Komentar