Kali Perdana, Hyundai Motor Bangun Fasilitas Listrik Mandiri Skala Besar di Dalam Pabrik

RR Ukirsari Manggalani

Senin, 09 Mei 2022 | 17:58 WIB
Kali Perdana, Hyundai Motor Bangun Fasilitas Listrik Mandiri Skala Besar di Dalam Pabrik
Presiden Joko Widodo meninjau proses perakitan mobil di Pabrik Hyundai Motor Manufacturing Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (16/3/2022). Ini merupakan pabrik Hyundai pertama di Asia Tenggara. Sebagai ilustrasi pabrik Hyundai [Antara/Setpres]

Suara.com - Hyundai Motor Group bakal membangun fasilitas kogenerasi gas alam cair (LNG) di dalam pabrik kendaraannya di Ulsan, Korea Selatan. Tujuannya adalah menyediakan pasokan listrik yang stabil sekaligus mengurangi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca.

Dikutip kantor berita Antara dari Korea Herald, Senin (9/5/2022), carmaker ini berencana untuk mencerna lebih dari 70 persen listrik tahunan yang digunakan di pabrik otomotif terbesar di Korea Selatan melalui fasilitas tenaga LNG baru.

Adapun fasilitas baru, yang terdiri dari dua turbin gas dan satu turbin uap, akan memiliki kapasitas pembangkitan 184 megawatt. Atau sanggup menggantikan sekitar 72 persen listrik yang diterima dari Korea Electric Power Corporation dan 59 persen dari uap yang dihasilkan 15 boiler.

Perayaan produksi pertama Hyundai Creta di di pabrik manufaktur Hyundai Motor Cikarang, Jawa Barat, Senin (17/1/2022). [Dok Hyundai Motor Manufacturing Indonesia]
Perayaan produksi pertama Hyundai Creta di di pabrik manufaktur Hyundai Motor Cikarang, Jawa Barat, Senin (17/1/2022). [Dok Hyundai Motor Manufacturing Indonesia]

Setiap tahun, pabrik Hyundai di Ulsan mengkonsumsi 1,29 juta megawatt-jam listrik dan 710.000 metrik ton uap untuk manufaktur.

Ini adalah pertama kalinya bagi Hyundai Motor untuk membangun fasilitas listrik mandiri berskala besar di dalam pabrik.

Pabrik Ulsan memproduksi sekitar 1,5 juta mobil per tahun, volume produksi terbesar di antara pabrik pembuat mobil di seluruh dunia.

“Sejalan dengan arah kebijakan energi pemerintah, pengenalan fasilitas kogenerasi swasta akan mengurangi emisi gas rumah kaca, serta meningkatkan stabilitas permintaan dan pasokan, dan juga mengamankan kelayakan ekonomi,” jelas Hyundai dalam pernyataannya.

Pembangunan fasilitas tenaga LNG oleh pembuat mobil Korea itu juga sejalan dengan tujuan bisnis Kepala Hyundai Chung Euisun yang diumumkan September 2021 terkait netralitas karbon.

Saat itu disebutkannya bahwa bahwa perusahaan akan menghasilkan nol emisi karbon pada seluruh proses pembuatan kendaraan pada 2045.

baca juga

Pakar pasar mengatakan bahwa Hyundai diharapkan dapat mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen lagi, serta mengurangi tagihan listriknya berkat fasilitas kogenerasi LNG yang baru.

“Karena Hyundai Motor mengkonsumsi ribuan gigawatt listrik setiap tahun, lebih menguntungkan dalam perspektif jangka panjang bagi pembuat mobil untuk menghasilkan energi sendiri,” kata pengamat itu.

Konstruksi LNG akan dimulai akhir 2022, dan ditargetkan selesai pada 2025.

Produsen mobil itu mengatakan proyek akan dimulai segera setelah prosedur penilaian dampak lingkungan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan selesai.

Selain Hyundai Motor Group, afiliasi pembuat chip SK Group, SK hynix, tahun lalu telah memulai pembangunan fasilitas kogenerasi berbasis LNG dengan kapasitas 585 megawatt per jam di Cheongju, Provinsi Chungcheong Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil

Shin Tae-yong Buka Suara soal Hukuman Berat KFA: Ada Banyak Hal yang Tidak Adil

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 14:09 WIB

Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan

Shin Tae-yong Dilaporkan Kena Sanksi Berat KFA Terkait Dugaan Tindak Kekerasan

Bola | Jum'at, 24 Juli 2026 | 11:29 WIB

Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas

Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 19:12 WIB

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Nacific Berasal dari Mana? Brand yang Jadi Incaran Pecinta Skincare

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 18:50 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

Proyek LNG Abadi Blok Masela Resmi Prioritaskan Pasar Domestik, Ini Strategi Pemerintah

Proyek LNG Abadi Blok Masela Resmi Prioritaskan Pasar Domestik, Ini Strategi Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:04 WIB

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 10:40 WIB

Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta

Shin Tae-yong Boyong Eks Timnas Korea Selatan ke Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:10 WIB

Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan

Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:47 WIB

LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember

LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:18 WIB

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:13 WIB

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:07 WIB

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:04 WIB

×