Intip Kelebihan dan Kekurangan Mobil yang Dimodifikasi Jadi Ceper

RR Ukirsari Manggalani, Manuel Jeghesta Nainggolan

Rabu, 06 Juli 2022 | 14:49 WIB
Intip Kelebihan dan Kekurangan Mobil yang Dimodifikasi Jadi Ceper
Sebuah mobil hasil modifikasi dengan ground clearance rendah. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan].

Suara.com - Para pembuat mobil sudah mendesain sebuah mobil dengan matang untuk dipasarkan. Namun para konsumen seakan tidak pernah puas dari sisi tampilan. Terlebih untuk para pencinta modifikasi. Membuat mobil modifikasi adalah hal seru.

Salah satu hal yang banyak dilakukan untuk membuat mobil lebih menarik adalah dengan memangkas ground clearence mobil atau lebih dikenal sebagai gaya ceper, dibuat ceper, atau diceperin.

Bila dilakukan dengan benar, tampilan mobil akan terlihat lebih menarik. Namun demikian, membuat kendaraan lebih ceper dari standar aslinya tentu memiliki kelebihan dan kekurangan.

Berikut kelebihan dan kekurangan jika menceperkan mobil seperti dikutip dari laman Deltalube:

Kelebihan

Sebuah mobil yang memiliki ground clearance rendah memungkinkan untuk mendapatkan aerodinamika yang lebih baik. Aliran angin dari bagian kolong mobil menjadi rendah. Alhasil mobil dapat mencengkeram aspal lebih baik.

Berikutnya, mobil mendapat kestabilan yang lebih baik. Hal ini karena semakin rapat ke tanah, semakin rendah pula pusat gravitasinya. Dampaknya, mobil semakin enak diajak bermanuver.

Mobil yang dibuat ceper bakal mendongkrak tampilan. Secara visual lebih enak dipandang akibat jarak fender yang rapat dengan dinding ban.

Ilustrasi modifikasi mobil. (pixabay.com)
Ilustrasi modifikasi mobil. (pixabay.com)

Kekurangan

baca juga

Mobil yang sudah dibuat ceper akan lebih sensitif terhadap tekstur jalan. Hasilnya, guncangan di dalam mobil lebih terasa. Hal ini bisa membuat penumpang merasa tidak nyaman.

Kondisi jalan tidak selalu seperti yang diharapkan. Ada kalanya akan bertemu dengan jalan yang tidak rata atau bergelombang. Sehingga pemilik mobil ceper akan kesulitan untuk melewati jalan rusak atau polisi tidur.

Selanjutnya adalah, mobil ceper bisa berdampak pada lebih pendeknya usia suspensi. Komponen kaki-kaki dipaksa bekerja keras untuk menopang mobil. Jadi jangan heran bila punya mobil ceper, akan lebih sering mengganti komponen kaki-kaki.

Permukaan jalan yang tidak rata bukan cuma susah untuk dilewati mobil ceper. Karena bagian bawah mobil semakin dekat dengan tanah, bemper bagian depan atau belakang kerap menjadi korban gesekan dengan tanah atau aspal. Belum lagi bagian knalpot bakal sering tersangkut saat melewati polisi tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sapu Bersih Abu Krakatau, Modifikasi Cuaca hingga Pesawat Penyemprot Dikerahkan di Langit Jakarta

Sapu Bersih Abu Krakatau, Modifikasi Cuaca hingga Pesawat Penyemprot Dikerahkan di Langit Jakarta

News | Selasa, 08 September 2026 | 14:09 WIB

Apa Kelebihan Pensil Alis Viva? Ini 7 yang Perlu Diketahui Sesuai Klaim

Apa Kelebihan Pensil Alis Viva? Ini 7 yang Perlu Diketahui Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 15:15 WIB

Pengungsi Kebakaran Gambir Mulai Dapat Layanan Kesehatan hingga Urus KTP

Pengungsi Kebakaran Gambir Mulai Dapat Layanan Kesehatan hingga Urus KTP

News | Selasa, 01 September 2026 | 15:54 WIB

Kesaksian Korban Kebakaran Batu Ceper, Pukul Kentongan Saat Warga Sedang Melayat

Kesaksian Korban Kebakaran Batu Ceper, Pukul Kentongan Saat Warga Sedang Melayat

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:33 WIB

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:23 WIB

El Nino Tekan Cadangan Air Waduk Sepaku, 13.273 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim

El Nino Tekan Cadangan Air Waduk Sepaku, 13.273 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:17 WIB

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

8 dari 10 Anak Indonesia Kekurangan DHA, Ini yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Awan Jumat Jadi Peluang, Pramono Kejar Hujan Deras Asal Jakarta Tak Kebanjiran

Awan Jumat Jadi Peluang, Pramono Kejar Hujan Deras Asal Jakarta Tak Kebanjiran

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas

Modifikasi BMW Passato dari Indonesia Siap Tampil di SEMA Show 2026 Las Vegas

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:39 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×