Suara.com - Mengendarai sebuah supercar membutuhkan nyali, kepiawaian, respons, serta fokus yang baik. Selain semburan daya atau tenaga di atas mobil standar, harganya bikin bersiul. Bila terjadi hal tidak diinginkan, ongkos perbaikan bisa digunakan untuk membeli kendaraan kelas non-supercar.
Sebuah kejadian mencengangkan terjadi atas satu unit Pagani Zonda HP Barchetta, usai pertemuan supercar di Kroasia.
Mobil ini sempat dipamerkan dalam ajang Supercar Owners Circle yang berlangsung di sana. Kemudian setelah acara, terjadi ketidaksabaran ingin mendahului mobil lain. Hasilnya supercar itu ringsek berantakan.
![Pagani Zonda HP Barchetta setelah tabrakan [Instagram: carenthusiast_official].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/09/12437-pagani-znd-carenthusiast-official-01.jpg)
Melansir Carscoops, sebuah video menunjukkan satu unit Pagani Zonda HP Barchetta sedang melaju di belakang Apollo Project Evo sebelum terjadi kecelakaan. Pengemudi seperti terpancing untuk mendahului kendaraan yang ada di depannya.
Sayangnya, begitu tambah power, Pagani Zonda HP Barchetta langsung hilang kendali. Gagal menikung ke kiri saat harus menghindari mobil yang datang dari arah berlawanan.
Hasilnya, kecelakaan tidak dapat terelakkan dan supercar itu hancur.
Gambar memperlihatkan roda kiri belakang, hub, rem, dan komponen suspensi mengalami kerusakan. Beberapa kompartemen bodi yang terbuat dari bahan serat karbon juga terlihat robek.
![Pagani Zonda HP Barchetta sebelum kejadian, tengah menuju venue di Kroasia [YouTube Benelux Cars].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/09/09/27581-pagani-znd-kroasia-youtube.jpg)
Sebagai informasi, Pagani Zonda HP Barchetta mengandalkan mesin V12 berkapasitas 7.300 cc. Jantung penggerak itu dikombinasikan dengan sistem transmisi 6-percepatan yang disalurkan ke penggerak roda belakang.
Pagani Zonda HP Barchetta diketahui berbanderol 17 juta dolar Amerika Serkat (AS) atau setara dengan Rp 253,95 miliar.
Mobil ini kabarnya diproduksi sebanyak tiga unit saja di seluruh dunia.