Sementara Pierre Gasly sendiri juga akan menjalani investigasi karena diduga melanggar batas kecepatan saat bendera merah berkibar. Saat itu ia harus kembali ke pit untuk menyingkirkan papan iklan yang menghalangi moncong jet daratnya. Kemudian ia kembali ke lintasan dan memacu tunggangan agar tidak tertinggal dari rombongan yang sedang dipandu Safety Car, demikian dikutip kantor berita Antara dari AFP.
Christian Horner, pimpinan tim Red Bull menyatakan bahwa insiden truk crane tidak bisa diterima.
"Kita kehilangan Jules Bianchi di sini delapan tahun silam, dan kejadian itu seharusnya tidak pernah terjadi. "Harus ada investigasi menyeluruh terkait mengapa ada kendaraan evakuasi di sirkuit," jelas Christian Horner sebagamana dikutip kantor berita Antara dari Sky Sport.
![Legenda balap Formula 1 (F1), Ayrton Senna dan Alain Prost. [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/04/20/55095-ayrton-senna-dan-alain-prost.jpg)
Selain kecelakaan fatal yang dialami Jules Bianchi di Sirkuit Suzuka pada 2014, kejadian nahas juga menimpa driver legendaris Aytron Senna saat balapan di Autodromo Enzo e Dino Ferrari, di Imola, Italia, 1994. Sehari setelah Roland Ratzenberger meninggal dunia dalam babak kualifikasi di sirkuit sama.