Dari CES 2023: Pasar Kendaraan Tahun Ini Diprediksi Menyusut Akibat Harga Mobil Listrik Melejit

Jum'at, 06 Januari 2023 | 14:49 WIB
Dari CES 2023: Pasar Kendaraan Tahun Ini Diprediksi Menyusut Akibat Harga Mobil Listrik Melejit
Ilustrasi mobil listrik (Shutterstock)

Suara.com - Dalam pameran Consumer Electronics Show atau CES 2023 di Las Vegas, Amerika Serikat, Carlos Tavares, Chief Executive Officer (CEO) Stellantis memberikan pandangan mengejutkan.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Carlos Tavares mengingatkan bahwa banyak pabrik mobil berpotensi tutup apabila pasar otomotif mengalami penyusutan akibat harga mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) yang tinggi.

"Produsen mobil akan berisiko kehilangan kekuatan harga saat pemulihan pasokan chip," tandas Carlos Tavares.

CEO Stellantis Carlos Tavares [Stellantis via ANTARA].
CEO Stellantis Carlos Tavares [Stellantis via ANTARA].

Komentar orang nomor satu Stellantis ini muncul karena kurangnya keterjangkauan harga kendaraan listrik yang membayangi pasar Amerika Serikat. Yaitu saat produsen kendaraan listrik ternama menaikkan harga di tengah inflasi tinggi.

Sebuah survei oleh perusahaan konsultan Deloitte menunjukkan bahwa lebih banyak konsumen di Amerika Serikat ingin membeli kendaraan listrik namun terkendala oleh kekhawatiran kenaikan harga.

"Hampir tujuh dari 10 calon pembeli EV di Amerika Serikat berharap membeli kendaraan kurang dari 50 ribu dolar Amerika Serikat (AS) (atau setara Rp 781 juta)," demikian disebutkan survei yang dilakukan antara September dan Oktober 2022.

Pada Desember 2022, Stellantis memutuskan untuk menghentikan operasi pabrik perakitan mereka di Belvidere, Illinois, Amerika Serikat sampai waktu yang belum ditentukan. Alasannya adalah biaya produksi yang tinggi.

"Tindakan serupa akan terjadi di mana-mana selama kita melihat tingginya inflasi biaya variabel. Industri otomotif harus menyerap biaya 40 persen lebih tinggi untuk kendaraan listrik," lanjut Carlos Tavares.

Ia menambahkan, perusahaan telah menandai bahwa peningkatan biaya terkait elektrifikasi pasar otomotif sebagai tantangan paling berdampak yang mempengaruhi industri otomotif.

Baca Juga: Dari CES 2023: Kolaborasi Hyundai Mobis dan Qualcomm Hasilkan Self-Driving Controller

"Jika pasar menyusut, kami tidak membutuhkan banyak pabrik. Beberapa keputusan yang tidak biasa harus dibuat," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI