Kemenperin Beri Penjelasan Soal Emisi Mobil Listrik Lebih Tinggi dari Konvensional

Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Selasa, 24 Oktober 2023 | 15:53 WIB
Kemenperin Beri Penjelasan Soal Emisi Mobil Listrik Lebih Tinggi dari Konvensional
Ilustrasi mobil listrik - Kapan Subsidi Kendaraan Listrik Berlaku? Ini Jawabannya!. (Pexels)

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akhirnya memberikan pejelasan perihal emisi karbon mobil listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV) lebih tinggi dibandingkan mobil hybrid dan konvensional.

Disampaikan Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin R Hendro Martono, menyampaikan bahwa sejumlah pihak tidak memahami konteks secara utuh dalam rapat kerja Kemenperin Dekarbonisasi yang dilaksanakan pada tanggal 11 Oktober 2023 yang lalu, saat Menperin memberikan pernyataan tersebut.

"Dalam raker dibahas upaya upaya strategis yang merujuk hasil beberapa studi diantaranya oleh McKinsey and Company yang melihat dalam proses pembuatan baterai BEV mengeluarkan emisi sekitar 40 persen lebih tinggi dibanding (mobil) hybrid dan bensin karena proses ekstraksi mineral lithium, kobalt dan nikel," ujar Hendro, dikutip dari Antara, Selasa (24/10/2023).

Merujuk kajian tersebut, Hendro mengatakan, untuk mencapai dekarbonisasi ekosistem mobil listrik diperlukan energi listrik terbarukan dengan mengurangi bauran sumber listrik dari fosil. Baik untuk energi kendaraan listrik juga pemprosesan mineral untuk pembuatan baterai itu sendiri.

Selanjutnya, perlu ada fasilitas daur ulang (recyling) baterai yang tersedia sehingga baterai bekas kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) dapat didaur ulang atau dijadikan energi penyimpanan sekunder.

Dengan demikian, ekosistem end to end dari KBLBB dapat terbentuk. Hendro juga menyampaikan kajian life cyle emissions oleh Polestar dan Rivian pada 2021 di Eropa, Amerika Utara, dan Asia Pasifik yang dilaporkan pada Polestar and Rivian Pathway Report (2023), menyatakan emisi yang dihasilkan kendaraan listrik lebih rendah.

Emisinya yakni sebesar 39 tonnes of carbon dioxide equivalent (tCO2e), dibandingkan kendaraan listrik hybrid (HEV) sebesar 47 tCO2e, dan kendaraan konvensional atau internal combustion engine (ICE) yang mencapai 55 tCO2e.

"Angka emisi ini berbeda tidak terlalu jauh per ton CO2 per km-nya jika bersamaan bensin yang digunakan lebih bio atau green fuel," pungkasnya.

Sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang memberi pernyataan bahwa emisi karbon mobil listrik diklaim lebih tinggi dibandingkan mobil hybrid maupun konvensional. Alhasil, prnyataan Menperin menjadi pertanyaan banyak pihak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik Neta V Resmi Diluncurkan di Indonesia, Harganya Rp 300 Jutaan

Mobil Listrik Neta V Resmi Diluncurkan di Indonesia, Harganya Rp 300 Jutaan

Otomotif | Selasa, 24 Oktober 2023 | 13:49 WIB

Kendaraan Listrik Hasilkan Emisi Lebih Tinggi, Begini Kata Kemenperin

Kendaraan Listrik Hasilkan Emisi Lebih Tinggi, Begini Kata Kemenperin

Bisnis | Senin, 23 Oktober 2023 | 10:33 WIB

Pemerintah Targetkan Industri Otomotif Produksi 9 Juta Unit Sepeda Motor Listrik Pada 2030

Pemerintah Targetkan Industri Otomotif Produksi 9 Juta Unit Sepeda Motor Listrik Pada 2030

Otomotif | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 12:55 WIB

Dishub DKI Pastikan Tilang Emisi Tidak Bikin Macet, Denda Maksimum Rp 500 Ribu

Dishub DKI Pastikan Tilang Emisi Tidak Bikin Macet, Denda Maksimum Rp 500 Ribu

Otomotif | Jum'at, 20 Oktober 2023 | 11:56 WIB

Dimana Lokasi Tilang Uji Emisi? Masih Berlaku, Catat Jadwal dan Tempat Penilangan

Dimana Lokasi Tilang Uji Emisi? Masih Berlaku, Catat Jadwal dan Tempat Penilangan

Lifestyle | Minggu, 15 Oktober 2023 | 21:15 WIB

Wuling Air Ev dengan Livery Satwa Liar Jadi Hadiah Utama IAPVC 2023

Wuling Air Ev dengan Livery Satwa Liar Jadi Hadiah Utama IAPVC 2023

Otomotif | Minggu, 15 Oktober 2023 | 16:47 WIB

Terkini

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Jomplang Banget! Beda Jatah BBM Subsidi di Indonesia dan Malaysia

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid

Tampil Lebih Berani Yamaha Gear Ultima Kini Pakai Mesin Hybrid

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:05 WIB

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Pemerrintah China Awasi Baterai Kendaraan Listrik Lewat Sistem Digital

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 17:03 WIB

Budget 5 Jutaan Bisa Beli Motor Listrik Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Budget 5 Jutaan Bisa Beli Motor Listrik Apa? Ini 5 Rekomendasinya

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:55 WIB

Tampilan Anyar Honda Stylo 160 yang Menggoda, Harga Berapa?

Tampilan Anyar Honda Stylo 160 yang Menggoda, Harga Berapa?

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:37 WIB

New Honda Stylo 160 Tampil Makin Mewah dengan Warna Baru

New Honda Stylo 160 Tampil Makin Mewah dengan Warna Baru

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:10 WIB

Daftar Harga Motor Listrik Honda Paling Update April 2026, Intip Juga Spesifikasinya

Daftar Harga Motor Listrik Honda Paling Update April 2026, Intip Juga Spesifikasinya

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 16:08 WIB

Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Tak Perlu Beli Baru, Ini Cara Ubah Motor Bensin Jadi Listrik Lewat Program Pemerintah

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 15:26 WIB

Punya Jarak Tempuh 301 Km Changan Lumin Siap Geser Dominasi Mobil Perkotaan Konvensional

Punya Jarak Tempuh 301 Km Changan Lumin Siap Geser Dominasi Mobil Perkotaan Konvensional

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 15:25 WIB

5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan

5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan

Otomotif | Kamis, 02 April 2026 | 15:10 WIB