Belum Banyak yang Tahu, Ini Beda Balap MotoGP dengan WSBK

Gagah Radhitya Widiaseno

Senin, 05 Februari 2024 | 13:20 WIB
Belum Banyak yang Tahu, Ini Beda Balap MotoGP dengan WSBK
MotoGP (motogp.com)

Suara.com - Bagi pencinta balap roda dua, tentu hal yang paling teringat di pikiran adalah MotoGP. Namun ada juga balap motor yang memiliki kasta identik dengan MotoGP, yakni World Superbike (WSBK).

Dari dua balapan yang tersebut, tentu tak sedikit dari pencinta roda dua memahami perbedaannya.

Padahal jika melihat di layar kaca, para pembalap yang ikut ajang balap tersebut sama-sama menggunakan motor sport yang memiliki kecepatan luar biasa.

Meski sama-sama menggunakan motor sport yang memiliki speed kencang, ada perbedaannya yang mendasar dari kedua ajang balap dunia ini.

Indahnya, beda "dunia" namun harmonis. Toprak Razgatlioglu dari cabang WorlSBK dan Valentino Rossi dari MotoGP berdampingan di Sirkuit Portimao [WorldSBK]
Indahnya, beda "dunia" namun harmonis. Toprak Razgatlioglu dari cabang WorlSBK dan Valentino Rossi dari MotoGP berdampingan di Sirkuit Portimao [WorldSBK]

Berikut perbedaan antara MotoGP dan WSBK dilansir dari Rideapart.

1. Unit Motor

Pada MotoGP, unit yang dipakai merupakan prototipe yang dibuat khusus untuk balapan. Motor tersebut dilarang untuk dipakai jalanan pada umumnya.

Untuk WSBK, motor yang digunakan pembalap merupakan unit yang bisa dipakai di jalanan namun dimodifikasi sedemikian rupa untuk mengikuti ajang balapan.

2. Teknologi

baca juga

MotoGP telah menggunakan teknologi paling canggih. Tak pelak pabrikan berlomba-lomba untuk melakukan inovasi pada motor demi menciptakan teknologi canggih pada motornya.

Sedangkan WSBK memiliki regulasi yang lebih ketat untuk menjaga keseimbangan antara performa dan biaya.

3. Biaya

Motor MotoGP memiliki nilai lebih mahal ketimbang dengan motor yang digunakan di WSBK. Dan anggaranya tim MotoGP lebih gede jika dibandingkan tim WSBK. Atau bisa dibilang anggaran tak terbatas untuk pengembangan motor MotoGP.

4. Performa

Motor MotoGP umumnya 1-1,5 detik lebih cepat per lap daripada motor WorldSBK.

5. ECU

MotoGP menggunakan ECU dan perangkat lunak standar untuk memastikan persaingan yang adil. Sementara itu, tim WSBK bebas memilih, menyetel, dan memprogram ECU mereka, asalkan mereka tetap mematuhi batas pengeluaran yang ditentukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gawat! Kelemahan Marc Marquez Dibongkar oleh Ayah Jorge Lorenzo

Gawat! Kelemahan Marc Marquez Dibongkar oleh Ayah Jorge Lorenzo

Your Say | Senin, 05 Februari 2024 | 12:00 WIB

Indomobil dan Foton Motor Sepakati Kerjasama Kembangkan Kendaraan Niaga Listrik di Indonesia

Indomobil dan Foton Motor Sepakati Kerjasama Kembangkan Kendaraan Niaga Listrik di Indonesia

Otomotif | Senin, 05 Februari 2024 | 11:35 WIB

Hasil MotoGP Sepang Shakedown Hari 1-3: Performa Pedro Acosta Bikin Kagum!

Hasil MotoGP Sepang Shakedown Hari 1-3: Performa Pedro Acosta Bikin Kagum!

Your Say | Senin, 05 Februari 2024 | 10:34 WIB

Terkini

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

El Nino Bikin Produksi Listrik PLTA Tertekan, Kementerian Bahlil Andalkan Hembusan Angin 24 Jam

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

Di Balik Angka Delapan LRT Manggarai: Diplomasi Santai Pramono dan Sinyal Politik Prabowo

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:13 WIB

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Kemenkeu Akan Evaluasi Ketat Insentif Pajak ke Pengusaha

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

74 WNI Terjebak di Tengah Perang Yaman saat Pertempuran Houthi Memanas

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:12 WIB

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

PAN Keberatan PT Naik 5 Persen: Bukan Khawatir Tak Lolos ke Senayan

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:11 WIB

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

How a Bear Became a Book, Mengintip Rahasia di Balik Winnie-the-Pooh

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:10 WIB

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

Sopir Travel Dituduh Intel lalu Ditembak, DPR Mengecam: TPNPB-OPM Jangan Main Hakim Sendiri!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

Draf Regulasi Mandek 8 Bulan, Menteri HAM Pigai: Mensesneg Ini yang Saya Kritik!

News | Kamis, 17 September 2026 | 16:02 WIB

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Mitos Kelas Menengah: Ketika Kelas Ekonomi Gagal Ungkap Kerentanan Pekerja

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 16:00 WIB

×