Sering Geber Mobil di RPM Tinggi? Awas Rungkad, Ini Risikonya

Cesar Uji Tawakal

Kamis, 08 Februari 2024 | 15:09 WIB
Sering Geber Mobil di RPM Tinggi? Awas Rungkad, Ini Risikonya
Ilustrasi pengemudi mobil. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak penggemar mobil yang mendambakan sensasi kecepatan dan tenaga maksimal dari mesin mereka. Mereka seringkali tergoda untuk menggeber mobil mereka pada putaran mesin tinggi, terutama untuk merasakan suara melengking dan kecepatan yang menantang.

Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan ini sebenarnya membawa risiko besar bagi kesehatan mesin mobil Anda? Begini menurut situs resmi Hyundai:

1. Suhu Tinggi

Mesin yang dipaksa bekerja pada putaran mesin tinggi cenderung menghasilkan lebih banyak panas. Ini karena proses pembakaran yang lebih intensif dan aktivitas komponen mesin yang lebih padat.

Meskipun radiator biasanya mampu menangani panas tambahan ini, tetapi jika Anda terlalu sering memacu mesin pada RPM tinggi, risiko overheating tetap ada, terutama jika melebihi batas maksimal RPM atau redline.

2. Keausan Komponen

Mobil yang sering digunakan dengan RPM tinggi akan mengalami keausan komponen lebih cepat daripada mobil yang digunakan dengan RPM yang lebih rendah.

Komponen seperti water pump, bearing, dan ring piston akan terpengaruh karena harus bekerja dalam kondisi yang lebih ekstrem.

Meskipun mesin pada beberapa mobil sudah dilengkapi dengan limiter untuk mencegah melebihi batas RPM, penggunaan yang berlebihan tetap akan mempercepat keausan komponen tersebut.

baca juga

Penggunaan mobil dengan RPM tinggi juga berisiko bagi transmisi manual. Kesalahan saat memasukkan gigi, seperti mengganti gigi terlalu cepat atau masuk ke gigi yang salah, dapat menyebabkan mesin berputar terlalu cepat, yang dikenal sebagai over-rev.

Over-rev yang berlangsung terlalu lama dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin, seperti stang piston yang rusak atau tabrakan katup dengan piston.

Mengingat risiko yang terkait dengan penggunaan mobil pada RPM tinggi, penting bagi pengemudi untuk menggunakan mobil dengan bijak dan memahami batas-batas kinerja mesin mereka.

Jangan terlalu tergoda oleh sensasi kecepatan yang menyenangkan, tetapi prioritaskan kesehatan dan keandalan mesin mobil Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Kejadian! Ini Dampak Telat Ganti Oli Motor

Jangan Sampai Kejadian! Ini Dampak Telat Ganti Oli Motor

Otomotif | Kamis, 08 Februari 2024 | 11:59 WIB

Cuaca Sejuk Bikin Kinerja Mesin Mobil Makin Moncer? Begini Faktanya

Cuaca Sejuk Bikin Kinerja Mesin Mobil Makin Moncer? Begini Faktanya

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2024 | 19:13 WIB

All In ke Rotary Engine, Mazda Siap Usung Lagi si Mesin Legendaris

All In ke Rotary Engine, Mazda Siap Usung Lagi si Mesin Legendaris

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2024 | 17:38 WIB

Gunakan Mesin Baru, Yamaha Lexi LX 155 Lebih Diminati

Gunakan Mesin Baru, Yamaha Lexi LX 155 Lebih Diminati

Otomotif | Rabu, 07 Februari 2024 | 07:36 WIB

Ubahan Detail Mesin Baru Yamaha Lexi LX 155

Ubahan Detail Mesin Baru Yamaha Lexi LX 155

Otomotif | Selasa, 06 Februari 2024 | 07:17 WIB

Intip Toyota Fortuner Produksi Indonesia yang Ikut Terseret Skandal Kecurangan Mesin Diesel

Intip Toyota Fortuner Produksi Indonesia yang Ikut Terseret Skandal Kecurangan Mesin Diesel

Otomotif | Jum'at, 02 Februari 2024 | 17:40 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×