Suara.com - Belajar mengemudikan transmisi manual umumnya dianggap lebih menantang daripada menguasai transmisi otomatis.
Namun, ada beberapa situasi di mana tidak tepat untuk mulai belajar mengemudikan mobil dengan transmisi manual, misalnya saat sedang memakai mobil dari klien, seperti yang dialami oleh pemilik Subaru WRX yang hendak ganti oli berikut.
Carscoops memaparkan bahwa Daniel Yopp Jr, sang pemilik mobil, terpaksa berurusan dengan penegak hukum demi menuntut keadilan atas aksi sembrono yang dilakukan oleh mekanik.
Sebuah bengkel resmi Dan Perkins Subaru di New Haven, Connecticut, AS dituntut oleh Daniel Yopp Jr. karena diduga membawa 'mobil impiannya' untuk dipakai berkendara secara sembrono oleh mekanik.
Mulanya Yopp Jr. membawa mobilnya ke dealer untuk penggantian oli kedua. Ia mengklaim bahwa setelah perawatan selesai, seorang mekanik mengajak seorang karyawan yang lebih muda untuk mengemudikan mobil tersebut untuk mengajari mereka cara mengoperasikan kendaraan dengan transmisi manual.
![Ilustrasi Subaru. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/10/31/o_1b0cnqs2qlrb1k36tu55egknga.jpg)
Tidak jelas bagaimana Yopp mendapatkan informasi ini, tetapi ia mengklaim bahwa teknisi yang lebih muda bertanya kepada teknisi yang lebih tua, "Berapa lama kita akan berlatih, lima kali putaran? Mereka kemudian menghentikan mobil beberapa kali, menginjak persneling, dan membakar kopling."
Kurangnya kemahiran pengemudi muda itu terlihat jelas karena mereka bahkan berhasil merusak pelat nomor depan. Karyawan dealer berusaha memperbaiki situasi dengan membengkokkan pelat nomor kembali ke bentuk semula untuk menyembunyikan kerusakan.
Namun, upaya mereka tidak berhasil. Ini adalah salah satu masalah yang menyadarkan Yopp bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan Subaru-nya.
Selain itu, para teknisi membawa mobil tersebut ke tempat pencucian mobil untuk menyembunyikan fakta bahwa mereka telah membawanya keluar untuk berputar-putar.
![Clutch disc alias piringan kopling yang perlu diperiksa berkala termasuk bagian pegas untuk kaki [Shutterstock].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/02/01/75640-clutch-disc-alias-piringan-kopling.jpg)
Yopp telah meminta secara khusus agar mobilnya tidak dicuci untuk melindungi lapisan keramik pada catnya. Namun, ironisnya, mobil tersebut tetap dicuci, yang merupakan petunjuk bagi Yopp.
Dia mengklaim bahwa setelah mobilnya kembali ke dealer, terdapat pusaran pada catnya.
Keluhan Yopp menyatakan bahwa WRX tersebut dikirim ke Perkins dalam kondisi baik namun dikembalikan dalam keadaan rusak karena ketidakmampuan teknisi.
Yopp menuntut ganti rugi dan biaya pengacara dari dealer karena diduga melanggar undang-undang perlindungan konsumen Connecticut, serta pencurian perdata, kelalaian, dan pelanggaran jaminan.