Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB
Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal
Ilustrasi Mobil Listrik (freepik)
baca 10 detik
  • Penjualan kendaraan energi baru di China merosot 13 persen selama semester pertama 2026 akibat kondisi ekonomi yang melambat.
  • Pengurangan insentif pajak dan tantangan profitabilitas memicu ancaman konsolidasi serta penutupan operasional bagi sebagian besar produsen mobil listrik.
  • Produsen otomotif China melakukan ekspansi ekspor besar-besaran ke pasar internasional untuk menjaga stabilitas volume produksi tahun 2026.

Suara.com - China masih memegang takhta sebagai pasar mobil listrik terbesar dunia namun bayang-bayang kelesuan mulai nyata. Berdasarkan data China Passenger Car Association, penjualan New Energy Vehicle (NEV) di Negeri Tirai Bambu menunjukkan tren perlambatan sepanjang semester pertama 2026. Penurunan ini memicu kekhawatiran mengenai stabilitas industri otomotif global mengingat peran krusial China dalam rantai pasok elektrifikasi saat ini.

Angka penjualan mobil listrik murni dan plug-in hybrid pada Juni 2026 tercatat mencapai 1,04 juta unit atau merosot sekitar 7 persen. Secara kumulatif, rapor merah terlihat pada total penjualan enam bulan pertama yang menyentuh angka 4,73 juta unit atau anjlok 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ekonomi domestik yang belum pulih dan sikap tunggu konsumen terhadap potensi penurunan harga menjadi faktor utama lesunya penyerapan pasar.

Kebijakan pemerintah China juga turut memperkeruh suasana bagi para manufaktur. Dukungan insentif pajak penjualan mulai dikurangi secara bertahap dan diprediksi akan dipangkas lebih dalam mulai awal 2027. Meski nilai nominal pemangkasannya terlihat kecil, langkah ini memberikan sentimen negatif yang menekan minat beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi makro.

Masalah profitabilitas kini menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan banyak merek. Sejauh ini hanya BYD, Xiaomi, dan Leapmotor yang mampu mencatatkan keuntungan secara stabil. Sebagian besar produsen lain masih berjuang mencapai titik impas dan terancam menghadapi konsolidasi melalui akuisisi atau bahkan penghentian operasional jika performa finansial tidak kunjung membaik.

Menghadapi tekanan berat di rumah sendiri, para produsen otomotif China kini beralih ke strategi ekspor agresif. Pasar internasional termasuk Indonesia menjadi sasaran utama untuk menjaga volume produksi. Analis memperkirakan pengiriman mobil listrik China ke luar negeri akan melonjak drastis hingga 10 juta unit pada 2026 sebagai langkah penyelamatan bisnis di tengah kompetisi domestik yang semakin mencekik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?

Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:36 WIB

Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan

Toyota Ungkap Alasan Belum Tertarik Rilis Hilux PHEV Meski Pesaing Mulai Bermunculan

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:02 WIB

Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?

Penjualan EV China Menurun, Apa Sebab?

Otomotif | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Gunung Dukono Meletus Dua Kali dalam 42 Menit, Kolom Abu Capai 950 Meter

Gunung Dukono Meletus Dua Kali dalam 42 Menit, Kolom Abu Capai 950 Meter

News | Senin, 02 November 2026 | 09:10 WIB

Detective Conan: Analisis Tajam Shinichi Kudo Memecahkan Kasus Pembunuhan!

Detective Conan: Analisis Tajam Shinichi Kudo Memecahkan Kasus Pembunuhan!

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 09:10 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki

News | Senin, 02 November 2026 | 09:03 WIB

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

Dari Wishlist hingga Checkout, Lagu no na x Shopee Jadi Soundtrack Kehidupan Para Shopping Lovers!

News | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

35 Tahun Berkarya, Twilite Orchestra Bawa Lagu Legendaris The Beatles dan Queen

Foto | Senin, 02 November 2026 | 09:00 WIB

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

Usai Batalkan Suket SMA Gibran, MA Gelar Konferensi Pers Jelaskan Putusan Kasasi Siang Ini!

News | Senin, 02 November 2026 | 08:55 WIB

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Destiny Unchain Online Tayang 2027, Ikumi Hasegawa Isi Suara Karakter Crim

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:50 WIB

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Harga Minyak Sentuh US$118 per Barel, OPEC+ Sepakat Tahan Target Produksi Desember

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:49 WIB

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

×