BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Manuel Jeghesta Nainggolan

Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB
BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik
BYD Sealion 7 Mobil Listrik Terbaru Dari BYD Indonesia yang Dirilis di IIMS 2025. (Foto: Suara.com/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • BYD resmi menghentikan produksi mobil listrik Sealion 7 untuk pasar domestik China akibat rendahnya minat konsumen lokal.
  • Keputusan tersebut diambil setelah penjualan domestik pada paruh pertama 2026 hanya mencapai 100 hingga 300 unit per bulan.
  • BYD mengalihkan kapasitas produksi domestik guna memenuhi tingginya permintaan ekspor Sealion 7 yang terus meningkat secara global.

Suara.com - BYD menghentikan produksi Sealion 7 untuk pasar domestik China. Langkah ini dilakukan karena minat konsumen lokal terhadap SUV listrik itu terus menurun. Di sisi lain, permintaan untuk ekspor justru meningkat.

Melansir Carnewschina, Sealion 7 yang dipasarkan di China dengan nama Sealion 07 EV kini sudah tidak lagi tersedia di laman resmi BYD. Jalur produksi yang sebelumnya memasok kebutuhan pasar domestik juga telah dialihkan untuk memenuhi permintaan ekspor.

Sepanjang paruh pertama 2026, penjualan Sealion 07 EV di pasar domestik hanya berkisar 100 hingga 300 unit per bulan. Kondisi itulah yang akhirnya membuat BYD memutuskan untuk menghentikan pasokan model tersebut di dalam negeri.

Sementara itu, performa Sealion 7 di pasar internasional justru menunjukkan tren positif. Pada Juni 2026, volume ekspor model tersebut mencapai 12.636 unit dan turut berkontribusi terhadap total pengiriman kendaraan BYD ke luar negeri yang mencapai 174.897 unit dalam sebulan.

Secara global, keluarga Sealion membukukan penjualan sebanyak 47.624 unit sepanjang Juni 2026. Sementara secara kumulatif sejak awal tahun, total penjualannya telah mencapai 178.358 unit.

Di Australia, Sealion 7 berhasil mencatat penjualan sebanyak 4.730 unit pada Juni 2026. Capaian tersebut membuat total penjualannya di negara itu menembus lebih dari 25.000 unit sejak diluncurkan pada Februari 2025.

BYD Sealion 7 menjalani test drive di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/2/2025). [Suara.com/Liberty Jemadu]
BYD Sealion 7 menjalani test drive di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu (26/2/2025). [Suara.com/Liberty Jemadu]

Tak hanya itu, BYD juga terus memperluas pemasaran Sealion 7 ke berbagai negara termasuk ke Afrika Selatan sebagai bagian dari strategi memperkuat ekspansi global kendaraan listriknya.

Dengan demikian, keputusan menghentikan pasokan Sealion 7 di pasar domestik membuat BYD bisa memanfaatkan kapasitas produksinya untuk memenuhi permintaan dari pasar ekspor. Selain itu, langkah ini juga dinilai dapat meningkatkan daya saing di pasar internasional yang menawarkan margin lebih tinggi dibandingkan pasar China.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?

Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:36 WIB

Terkini

Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan

Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:58 WIB

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:53 WIB

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2

Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2

Malang | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen

Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:40 WIB

×