Hindari Cuci Motor saat Mesin Panas, Ini Bahayanya

Gagah Radhitya Widiaseno | Suara.com

Sabtu, 15 Juni 2024 | 13:42 WIB
Hindari Cuci Motor saat Mesin Panas, Ini Bahayanya
Ilustrasi cuci motor [Sukabumiupdate.com/Istimewa]

Suara.com - Bagi para bikers, menjaga kebersihan motor merupakan salah satu aspek penting dalam merawat kendaraan kesayangan. Mencuci motor menjadi kegiatan yang dilakukan para bikers.

Namun, tahukah bikers bahwa kebiasaan mencuci motor saat mesin masih panas dapat membawa bahaya tersembunyi yang mengancam kondisi kendaraan?

Efek mencuci motor saat mesin masih panas memang tidak dirasakan secara langsung, namun jika hal itu terus diulang-ulang konsekuensinya motor cepat rusak.

Menyiram air dingin pada mesin yang panas dapat menyebabkan perubahan suhu yang drastis. Hal ini dapat berakibat fatal pada berbagai komponen motor.

Salah satunya pada leher knalpot. Dilansir dari Atra motor, besi knalpot yang panas saat disiram air dingin dapat mengalami perubahan warna menjadi kuning dan kelupasan pada lapisan krom.

Selain itu, mencuci motor saat panas bisa berdampak pada mesin. Uap air yang timbul akibat siraman air dapat menyebabkan penumpukan embun pada panel indikator, water spot, dan kerusakan pada reflektor lampu.

Tak sampai itu saja, deterjen pada sabun yang menempel pada bagian panas motor dapat meninggalkan noda permanen.

Mencuci motor saat mesin masih panas bukan hanya membahayakan komponen motor, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan dan luka bakar.

Mesin yang panas dapat mengeluarkan uap panas yang dapat menyebabkan iritasi mata dan kesulitan bernapas. Tangan bikers berisiko terkena luka bakar saat menyentuh bagian mesin yang panas.

Ada baiknya, sewaktu mesin masih panas tidak langsung diguyur dengan air. Usahakan suhu motor stabil dengan lingkungan terlebih dahulu kemudian baru Anda cuci.

Cuci motor dengan tarif Rp 25 ribu saat Lebaran (Facebook)
Cuci motor dengan tarif Rp 25 ribu saat Lebaran (Facebook)

Waktu yang dibutuhkan kira-kira 5-10 menit sebelum dicuci, waktu ini akan membuat keadaan mesin dan komponen motor lain beristirahat sejenak sebelum terguyur air yang memiliki perbedaan suhu yang cukup drastis.

Komponen metal di dalamnya mengalami thermal shock atau penyusutan material mendadak karena air dingin. Hal ini dapat mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan. Jika terpaksa mencuci saat keadaan mesin masih panas, cuci bagian lain kecuali knalpot dan mesin penting dalam motor.

Untuk bagian mesin dan komponen lain menunggu agar dingin terlebih dahulu. Menyemprotkan air berlebihan bukanlah hal yang tepat, mungkin sebagian beranggapan akan cepat bersih namun salah, semprotkan air secukupnya agar air tidak masuk ke sistem pengapian yang mengakibatkan terjadinya pemogokkan, hal ini dikarenakan selang piston yang bengkok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Ban Gundul di Kala Hujan, Jangan Disepelekan

Ancaman Ban Gundul di Kala Hujan, Jangan Disepelekan

Otomotif | Selasa, 11 Juni 2024 | 15:15 WIB

Jangan Tinggalkan Motor Listrik Terlalu Lama dalam Keadaan Baterai Kosong, Ini Alasannya

Jangan Tinggalkan Motor Listrik Terlalu Lama dalam Keadaan Baterai Kosong, Ini Alasannya

Otomotif | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:50 WIB

Radikal Bebas Picu Penyakit Degeneratif, Dokter Gizi Bocorkan Rahasia Agar Terhindar

Radikal Bebas Picu Penyakit Degeneratif, Dokter Gizi Bocorkan Rahasia Agar Terhindar

Health | Kamis, 23 Mei 2024 | 19:37 WIB

Terkini

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Polisi Incar Pengendara yang Suka Akali Kamera ETLE di Operasi Patuh 2026

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 20:21 WIB

Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa

Taktik Cerdas Pebalap Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior Barcelona, Sukses Bikin Rekor di Eropa

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 19:30 WIB

Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas

Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 19:15 WIB

Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap

Cara Menjaga Performa Mesin Toyota Modern dengan Pelumas Standar Balap

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:50 WIB

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:41 WIB

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

SIM Digital Resmi Berlaku, Kartu Fisik Kini Hanya Jadi Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 18:10 WIB

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 17:19 WIB

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 16:24 WIB

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 15:45 WIB

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Ilmuwan China Kembangkan Baterai Kendaraan Baru, Isi Daya Super Kencang

Otomotif | Senin, 25 Mei 2026 | 14:59 WIB