Terlalu Nyaman, Mobil Listrik Ini Justru Terpaksa Kena Recall

Agung Pratnyawan, Gagah Radhitya Widiaseno

Selasa, 06 Mei 2025 | 19:18 WIB
Terlalu Nyaman, Mobil Listrik Ini Justru Terpaksa Kena Recall
VW ID Buzz (Volkswagen)

Suara.com - Dalam sejarah industri otomotif, recall kendaraan biasanya terkait dengan masalah teknis yang membahayakan keselamatan. Namun, Volkswagen baru saja menciptakan sebuah ironi menarik ketika harus melakukan recall terhadap 5.637 unit ID. Buzz - bukan karena masalah kerusakan, melainkan karena jok baris ketiga yang "terlalu nyaman".

Per 6 Mei 2025, kasus unik ini menjadi perbincangan hangat di kalangan pengamat otomotif global.

Masalah yang Tak Terduga

ID. Buzz, minivan listrik yang dipasarkan sebagai kendaraan keluarga premium dengan kabin super lapang, justru terjerat masalah karena kelebihannya sendiri.

Menurut laporan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menemukan bahwa jok baris ketiga mobil ini terlalu lebar untuk konfigurasi dua sabuk pengaman yang terpasang, padahal ruangnya cukup untuk menampung tiga penumpang.

Ironisnya, penemuan ini pertama kali diungkap oleh pemasok Volkswagen sendiri.

Standar Keselamatan yang Tak Terpenuhi

Masalah ini bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi menyangkut kepatuhan terhadap Federal Motor Vehicle Safety Standard No. 208 tentang perlindungan penumpang saat kecelakaan.

Jok yang terlalu lebar dengan jumlah sabuk pengaman yang tidak proporsional dianggap bisa membahayakan keselamatan penumpang, terutama dalam situasi darurat.

baca juga

Solusi yang Kontroversial

Menghadapi masalah ini, Volkswagen mengambil langkah yang cukup mengejutkan. Alih-alih menambahkan sabuk pengaman ketiga, produsen asal Jerman ini memilih untuk memasang "trim keras tanpa bantalan" untuk membatasi area duduk.

Keputusan ini praktis mengorbankan salah satu keunggulan utama ID. Buzz - ruang kabin yang lapang.

All-electric VW ID BUZZ atau VW Combi elektrik [Volkswagen via ANTARA]
All-electric VW ID BUZZ atau VW Combi elektrik [Volkswagen via ANTARA]

Dampak pada Konsumen

Para pemilik ID. Buzz kini menghadapi dilema. Mobil yang mereka beli dengan ekspektasi dapat mengangkut banyak penumpang dengan nyaman, terpaksa harus menjalani modifikasi yang justru mengurangi kapasitas tersebut. Sementara itu, unit-unit yang belum terjual harus tertahan di dealer hingga proses perbaikan selesai.

Sejarah Masalah ID. Buzz

Ini bukan kali pertama ID. Buzz menghadapi masalah. Sebelumnya, penjualan juga pernah dihentikan karena masalah tampilan panel instrumen yang tidak mencantumkan kata "Brake".

Dua insiden dalam waktu sebulan jelas bukan pertanda baik bagi model yang diharapkan menjadi flagship Volkswagen di segmen kendaraan listrik.

Pembelajaran Penting

Kasus ini menjadi pembelajaran menarik bagi industri otomotif. Pertama, betapa pentingnya keseimbangan antara kenyamanan dan keselamatan.

Kedua, bagaimana sebuah fitur unggulan bisa menjadi bumerang jika tidak sejalan dengan regulasi yang berlaku. Ketiga, pentingnya quality control yang menyeluruh, bahkan untuk aspek-aspek yang tampaknya sepele.

Prospek Ke Depan

Meski menghadapi masalah ini, ID. Buzz tetap memiliki potensi besar di pasar. Volkswagen perlu memastikan bahwa modifikasi yang dilakukan tidak terlalu mengorbankan value proposition utama kendaraan ini.

Tantangannya adalah bagaimana menyeimbangkan antara kepatuhan regulasi dan ekspektasi konsumen.

Recall VW ID. Buzz

Kasus recall yang menimpa VW ID. Buzz menjadi pengingat penting bahwa kemewahan dan kecanggihan teknologi belum tentu menjamin segalanya sempurna.

Di balik desain futuristik dan fitur canggihnya, ada satu pelajaran besar: dalam dunia otomotif, keselamatan tetap menjadi prioritas yang tidak boleh dikompromikan. Bahkan jika itu berarti mengorbankan sedikit kenyamanan atau kenyamanan fitur tambahan.

Recall ini juga membuka mata kita tentang betapa rumitnya proses pengembangan kendaraan modern. Di era mobil listrik dan teknologi otonom, setiap komponen—dari sistem penggerak hingga fungsi keamanan—harus melewati serangkaian uji coba ketat dan mematuhi regulasi yang terus berkembang.

Satu kesalahan kecil dalam desain atau implementasi bisa berdampak besar pada pengguna, dan bisa berujung pada langkah besar seperti penarikan massal.

Intinya, inovasi memang penting, tetapi ia harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab. VW ID. Buzz mungkin harus mundur selangkah, namun ini bisa menjadi langkah maju menuju standar keselamatan yang lebih tinggi di masa depan.

Sebab dalam dunia otomotif, keselamatan tak pernah boleh dianggap sepele.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi Mobil Bekas untuk Usaha: Dari Food Truck hingga Pengangkutan Barang

Rekomendasi Mobil Bekas untuk Usaha: Dari Food Truck hingga Pengangkutan Barang

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 12:44 WIB

Daftar Harga Mobil Suzuki Terbaru Mei 2025, Grand Vitara hingga APV Arena

Daftar Harga Mobil Suzuki Terbaru Mei 2025, Grand Vitara hingga APV Arena

Otomotif | Selasa, 06 Mei 2025 | 10:52 WIB

Mercedes-Benz Siap Tinggalkan Setir Bulat, Ini Desain Terbarunya

Mercedes-Benz Siap Tinggalkan Setir Bulat, Ini Desain Terbarunya

Otomotif | Senin, 05 Mei 2025 | 19:16 WIB

Terkini

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×