Penjualan Mobil Listrik Global Meroket, China dan Eropa Dominasi Pasar

Cesar Uji Tawakal

Jum'at, 16 Mei 2025 | 08:59 WIB
Penjualan Mobil Listrik Global Meroket, China dan Eropa Dominasi Pasar
Nio Firefly. (Nio)

Suara.com - Penjualan mobil listrik beberapa waktu lalu sempat mengalami kemerosotan dan membuat para produsen kendaraan khususnya brand dari Eropa dan Amerika Serikat mulai berpikir ulang tentang langkah mereka untuk all in ke industri EV.

Namun hal tersebut berubah baru-baru ini di mana penjualan mobil listrik global baru-baru ini justru terus mencetak angka impresif, menurut laporan Arena EV.

Ini terjadi meskipun dunia otomotif tengah menghadapi tantangan dari kebijakan perdagangan dan ketidakpastian ekonomi.

Data terbaru dari Rho Motion, firma riset yang berfokus pada pasar baterai dan transisi energi, menunjukkan bahwa April 2025 menjadi salah satu bulan kuat bagi industri kendaraan listrik, dengan pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam empat bulan pertama tahun ini saja, 5,6 juta unit mobil listrik terjual di seluruh dunia, membuktikan bahwa adopsi kendaraan listrik masih terus berkembang.

Bahkan jika dibandingkan dengan April 2024, penjualan EV melonjak 29%, dengan China dan Eropa sebagai dua pasar utama yang menggerakkan tren positif ini.

China Pimpin Penjualan, Eropa Menyusul

BYD M6. [BYD]
BYD M6. [BYD]

China tetap menjadi kekuatan dominan dalam industri kendaraan listrik, dengan 3,3 juta unit terjual hingga April 2025, mencatat pertumbuhan 35% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

Lonjakan ini didorong oleh beragam pilihan model dengan harga kompetitif serta teknologi canggih yang semakin menarik perhatian konsumen.

baca juga

Eropa juga menunjukkan perkembangan signifikan, dengan penjualan EV mencapai 1,2 juta unit dalam empat bulan pertama tahun 2025, atau meningkat 25% dari tahun sebelumnya.

Setelah mengalami periode yang lebih lambat di 2024, pasar mobil listrik Eropa kini menguat kembali berkat semakin banyaknya merek dari China yang masuk ke pasar, seperti BYD, Zeekr, Nio, dan XPeng, yang menawarkan mobil listrik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan merek Eropa.

Zeekr 007 GT Wagon (CarnewsChina)
Zeekr 007 GT Wagon (CarnewsChina)

Amerika Utara Tertinggal dalam Pertumbuhan EV

Di sisi lain, Amerika Utara menunjukkan pertumbuhan yang lebih moderat, dengan 600.000 unit terjual sepanjang 2025, hanya meningkat 5% dibandingkan 2024.

Perlambatan ini bisa disebabkan oleh preferensi pasar yang masih condong ke kendaraan berbahan bakar konvensional, serta kebijakan perdagangan yang membuat harga mobil listrik di wilayah ini kurang kompetitif dibandingkan di China dan Eropa.

Sementara itu, kategori “Rest of the World”, yang mencakup pasar-pasar berkembang, mencatat pertumbuhan tertinggi secara persentase, yakni 37%, meskipun volumenya lebih kecil, sekitar 500.000 unit.

XPENG X9 mobil listrik dengan teknologi Super Fast Charging 5C. (Foto: XPENG)
XPENG X9 mobil listrik dengan teknologi Super Fast Charging 5C. (Foto: XPENG)

Apa yang Mendorong Kenaikan Ini?

Para analis mencatat bahwa terlepas dari ketegangan perdagangan global, tren penjualan mobil listrik tetap positif. Pabrikan lokal di China dan Eropa semakin memperkuat dominasinya, merebut pangsa pasar dari merek-merek tradisional.

Eropa semakin agresif mengejar target lingkungan, mendorong percepatan transisi ke mobil listrik, sementara China memanfaatkan insentif pemerintah yang mendorong warga untuk mengganti kendaraan lama dengan model listrik yang lebih ramah lingkungan.

Meski ada banyak spekulasi bahwa adopsi mobil listrik akan melambat, angka penjualan menunjukkan sebaliknya.

Dengan China sebagai pemimpin pasar, Eropa yang terus mengejar, serta semakin banyaknya pilihan kendaraan listrik yang masuk ke berbagai negara, industri ini semakin mendekati era dominasi EV.

Apakah tren ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun? Jika melihat data saat ini, mobil listrik tampaknya semakin tak terhindarkan sebagai masa depan industri otomotif global.

Nio Firefly. (Nio)
Nio Firefly. (Nio)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toyota Bantah Akan Akuisisi Neta, Perusahaan Mobil Listrik China yang Disebut Segera Bangkrut

Toyota Bantah Akan Akuisisi Neta, Perusahaan Mobil Listrik China yang Disebut Segera Bangkrut

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 18:40 WIB

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:37 WIB

Penantang Tesla Cybertruck dari China Siap Meluncur, Desain Lebih Oke

Penantang Tesla Cybertruck dari China Siap Meluncur, Desain Lebih Oke

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 11:29 WIB

Konsumen AION V Diminta Bersabar, Waktu Pengiriman Unit Mundur dari Jadwal

Konsumen AION V Diminta Bersabar, Waktu Pengiriman Unit Mundur dari Jadwal

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 20:25 WIB

Meski Anjlok, Penjualan Mobil Listrik Masih Unggul dari Mobil Hybrid di April 2025

Meski Anjlok, Penjualan Mobil Listrik Masih Unggul dari Mobil Hybrid di April 2025

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 19:52 WIB

BYD Indonesia Dituntut Beri Klarififkasi Buntut BYD Seal Terbakar

BYD Indonesia Dituntut Beri Klarififkasi Buntut BYD Seal Terbakar

Otomotif | Rabu, 14 Mei 2025 | 18:35 WIB

Terkini

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Intip Strategi Emiten Alat Berat INTA Jaga Bisnis Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Jung Chaeyeon Perankan 3 Karakter di Drakor M: Reboot, Siap Tayang 2027

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 09:26 WIB

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:20 WIB

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

Febrie Adriansyah Siap Uji Dugaan TPPU dan Keabsahan Aset Rp 846 Miliar di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:17 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

IHSG Mulai Bangkit Pagi Ini Tetap di Level 6.400, Pantau BRMS

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:15 WIB

×