Hyundai Bocorkan Total Investasi Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Jum'at, 16 Mei 2025 | 11:43 WIB
Hyundai Bocorkan Total Investasi Pengembangan Mobil Listrik di Indonesia
Hyundai Palisade XRT. [Dok HMID]

Suara.com - PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) mengungkapkan total investasinya dalam mengembangkan mobil listrik di Indonesia yang telah mencapai lebih dari Rp 20 triliun.

Production Director HMMI, Wiranata Suganda, membeberkan bahwa total investasi yang ditanamkan tidak hanya difokuskan untuk pengembangan ekosistem EV, tetapi juga mencakup hal lainnya.

“Secara keseluruhan bisa saya sampaikan, bukan hanya ekosistem sebenarnya ya. Termasuk daripada fasilitas ini (EV), termasuk ICE, lebih dari 20 triliun rupiah,”ungkapnya pada sela-sela acara Hyundai EV Ecosystem Tour, baru-baru ini, Jumat (16 Mei 2025).

Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)
Proses Produksi Mobil Hyundai di PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang Berlokasi di Deltamas, CIkarang, Jawa Barat. (Foto: SUARA.com/Michele Allesandra)

Lebih lanjut, Wira menjelaskan bahwa lini kendaraan Hyundai yang diproduksi di HMMI adalah Creta, Stargazer, Kona EV, dan New Santa Fe. Selain itu, produksi kendaraan yang dilakukan tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga diekspor ke pasar internasional yang mencakup lebih dari 70 Negara.

“Dari unit yang kami produksi di sini sekitar 60 sampai 70% adalah untuk ekspor. Sementara, untuk ekspor kami fokus ke dua model Stargazer dan Creta,” ungkapnya.

Selain itu, di tengah ketidakpastian global saat ini, Wira turut menekankan bahwa HMMI tetap dapat mempertahankan kinerja nya dalam memenuhi kebutuhan ekspor dan memproduksi kendaraan-kendaraan yang berkualitas.

“Untuk saat ini kita masih bisa mempertahankan dengan volume yang ada, tetapi kita yakin dengan kualitas produk kami, di mana masyarakat seluruh dunia sudah mempercayakan dari segi kualitas dan safety fitur yang disematkan di kendaraan Hyundai kami,” tutup Wira.

HMMI merupakan pabrik yang didirikan pada tahun 2019 dan beroperasi dengan pendekatan ramah lingkungan.

Hyundai CRETA Prime . (Foto: SUARA.com/Alfian)
Hyundai CRETA Prime . (Foto: SUARA.com/Alfian)

Seluruh kegiatan operasional di HMMI telah berstandar internasional, yang meliputi area produksi, mulai dari press shop, body shop, paint shop, engine shop, hingga assembly shop. Selain itu, di kawasan ini juga tersedia proving ground untuk menguji ketahanan kendaraan terhadap berbagai kondisi jalan dan cuaca di Indonesia.

baca juga

All-New KONA Electric Dirakit Lokal

Berbekal ekosistem kendaraan listrik yang dimiliki, Hyundai menghadirkan model mobil listrik All-new KONA Electric yang secara penuh dirakit lokal di Indonesia.

All-new KONA Electric yang diproduksi di Indonesia memiliki TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) hingga 80%, mulai dari perakitan, pembuatan sel baterai, serta pembuatan modul dan sistem baterai.

Hal tersebut menunjukkan bahwa HMMI turut mendukung penggunakan produk dan jasa lokal yang dihimbau oleh pemerintah Indonesia yang berfungsi dalam meningkatkan daya saing produk dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, serta menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, hadirnya All-new KONA Electric merupakan bukti nya dari kolaborasi antara HMMI, HLI Green Power, dan Hyundai Energy Indonesia (HEI).

Selain All-new KONA Electric, Hyundai juga memiliki lini model listrik lain seperti IONIQ 5, IONIQ 5 N, IONIQ 6, dan All-New KONA Electric N Line.

TKDN All-new KONA Electric

Mengacu sertifikat TKDN Kementerian Perindustrian, seluruh varian Hyundai Kona EV memiliki TKDN 80 persen. Tingginya kandungan komponen dalam negeri ini lantaran mobil listrik tersebut menggunakan baterai produksi lokal.

Mulai dari pengolahan bahan baku, produksi sel baterai, perakitan modul hingga baterai pack, sampai dipasang ke mobil listrik Hyundai.

Komponen utama tersebut diproduksi di tiga fasilitas Hyundai yang ada di Karawang, Jawa Barat, melalui PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) sebagai manufaktir kendaraan, PT HLI Green Power untuk pengolahan sel baterai, dan Hyundai Energy Indonesia (HEI) bertugas membuat modul dan battery pack.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjualan Mobil Listrik Global Meroket, China dan Eropa Dominasi Pasar

Penjualan Mobil Listrik Global Meroket, China dan Eropa Dominasi Pasar

Otomotif | Jum'at, 16 Mei 2025 | 08:59 WIB

Toyota Bantah Akan Akuisisi Neta, Perusahaan Mobil Listrik China yang Disebut Segera Bangkrut

Toyota Bantah Akan Akuisisi Neta, Perusahaan Mobil Listrik China yang Disebut Segera Bangkrut

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 18:40 WIB

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan

Mobil Listrik Xiaomi SU7 Terancam Ramai Digugat, "Built Quality" Dipertanyakan

Otomotif | Kamis, 15 Mei 2025 | 16:37 WIB

Terkini

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 19:38 WIB

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

×