Pemerintah China Sentil Perang Harga yang Dipicu BYD: Kualitas Mobil Bisa Jelek Karena Harga Murah

Liberty Jemadu

Kamis, 05 Juni 2025 | 12:44 WIB
Pemerintah China Sentil Perang Harga yang Dipicu BYD: Kualitas Mobil Bisa Jelek Karena Harga Murah
BYD disentil Pemerintah dan Partai Komunis China karena memicu perang harga mobil di Tiongkok. (Foto: SUARA.com/Manuel Jeghesta)

Suara.com - Aksi BYD memangkas harga puluhan mobilnya di China pada beberapa hari terakhir dan memicu perang harga yang lebih parah di Tiongkok rupanya tidak luput dari pantauan Beijing.

Seperti diwartakan South China Morning Post dan The Straits Times, Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China memperingatkan para produsen mobil lokal untuk tidak mengobarkan "perang harga yang tidak tertib".

Meski tak menyebut nama merek secara spesifik, tapi peringatan itu dinilai menyasar langsung ke BYD sebagai pabrikan yang pertama kali memberi diskon besar-besaran pada akhir Mei kemarin.

Kementerian itu juga mewanti-wanti, bahwa pemangkasan harga yang asal-asalan akan merusak proses riset, menurunkan kualitas produk dan akan membuat produk otomotif Tiongkok tidak lagi aman.

"Tidak ada pemenang dan masa depan yang lebih baik dalam perang harga," tegas pejabat Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China.

Peringatan yang sama juga datang dari surat kabar Partai Komunis China, Harian Rakyat, yang dalam salah satu kolom opininya pada 1 Juni kemarin mengkritik persaingan yang tidak sehat, yang bisa merusak rantai pasok otomotif Tiongkok.

Surat kabar corong Partai Komunis itu memperingatkan bahwa produk murah dan berkualitas rendah bisa merusak reputasi kendaraan-kendaraan Made in China yang kini sudah mulai diakui di kancah internasional.

Harian Rakyat juga meminta para produsen otomotif untuk tidak mengulang kesalahan yang dibuat oleh para produsen motor China di Asia Tenggara beberapa dekade lalu, yang menjual motor murah tapi kualitasnya rendah.

Sebelumnya, asosiasi industri otomotif China juga memperingatkan para anggotanya untuk tidak bersaing secara tidak sehat, yang bisa menggerus keuntungan dan menurunkan kualitas produk.

baca juga

Peringatan senada juga diutarakan oleh asosiasi dealer mobil China, yang mengatakan perang harga membuat keuntungan mereka semakin tipis.

Para dealer juga mengeluhkan tekanan semakin berat yang mereka terima dari pabrikan, karena mereka dipaksa untuk menerima kiriman unit mobil lebih banyak, telatnya pembayaran, dan tingginya biaya operasional.

"Kondisi semakin memburuk sejak Kuartal II ketika diskon-diskon harga kembali digelar, dipicu oleh pemain utama di industri mobil listrik, dan yang kemudian menyebar ke seluruh industri," kata asosiasi dealer mobil China dalam pernyataan resminya.

"Perang harga mungkin jadi judul besar di mana-mana, tetapi mereka menyeret seluruh industri dalam pusaran yang tidak berujung," lanjut asosiasi tersebut.

Pada saat yang sama dilaporkan sejumlah besar dealer BYD di China menutup operasi mereka karena mengalami krisis finansial.

BYD Picu Perang Harga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GWM Masih Tunggu Insentif Mobil Hybrid untuk Haval Jolion Ultra HEV

GWM Masih Tunggu Insentif Mobil Hybrid untuk Haval Jolion Ultra HEV

Otomotif | Rabu, 04 Juni 2025 | 18:49 WIB

GWM Akan Bawa Ora 03 Tahun Ini: Diproduksi di Bogor, Harga di bawah Rp 400 Juta

GWM Akan Bawa Ora 03 Tahun Ini: Diproduksi di Bogor, Harga di bawah Rp 400 Juta

Otomotif | Selasa, 03 Juni 2025 | 16:40 WIB

Layanan BYD Terancam Diblokir Pasca Disurati Komdigi

Layanan BYD Terancam Diblokir Pasca Disurati Komdigi

Otomotif | Selasa, 03 Juni 2025 | 08:48 WIB

Seteru BYD vs GWM Semakin Sengit, Warganet Diancam Dilaporkan ke Polisi

Seteru BYD vs GWM Semakin Sengit, Warganet Diancam Dilaporkan ke Polisi

Otomotif | Senin, 02 Juni 2025 | 07:24 WIB

BYD Bantah Tudingan Sedang Alami Krisis: Kami Lebih Kuat dari Merek Otomotif Jepang dan Barat

BYD Bantah Tudingan Sedang Alami Krisis: Kami Lebih Kuat dari Merek Otomotif Jepang dan Barat

Otomotif | Jum'at, 30 Mei 2025 | 21:50 WIB

Terkini

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

Titik Rawan Banjir Jaksel Dibenahi: Lumpur Kali Mampang Diangkat, Tanggul Diperkuat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:31 WIB

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Tampil Stand Out ala Profesional dalam Buku Presentasi yang Mencekam

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Beda Impor Migas via Pertamina dan Lemigas, Bahlil Sebut Tak Pakai APBN

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

Tanggapi Pertemuan Hambalang, DPR Minta Kerja Sama RI-Singapura Saling Menguntungkan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:28 WIB

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Merawat Laut Lewat Egek, Kearifan Lokal Suku Moi di Papua Barat Daya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:27 WIB

×