Produsen Mobil China Tuding BYD Lakukan Perang Harga yang Rugikan Industri Otomotif

Manuel Jeghesta Nainggolan

Selasa, 03 Juni 2025 | 14:25 WIB
Produsen Mobil China Tuding BYD Lakukan Perang Harga yang Rugikan Industri Otomotif
Jajaran mobil yang telah diproduksi terparkir di Pabrik BYD di Changzhou, China pada Senin (4/3/2024). [Liberty Jemadu/Suara.com]

Suara.com - Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) menuding diskon besar-besaran harga mobil BYD menimbulkan perang harga yang tidak sehat bagi industri otomotif.

Asosiasi menyebutkan, perang harga yang tidak teratur mengakibatkan penurunan margin keuntungan di seluruh industri, dari 4,3% pada tahun 2024 menjadi 3,9% pada kuartal pertama 2025.

Ketua Great Wall Motors Wei Jianjun menyamakan situasi tersebut dengan "Evergrande dari sektor otomotif," menuduh BYD mengandalkan utang dan memeras pemasok.

Sementara Ketua Chery, Yin Tongyue, menggambarkan partisipasi perusahaan dalam pemotongan harga sebagai sebuah "paksaan."

Sedangkan Geely menekankan perlunya bersaing berdasarkan nilai, bukan harga. Di balik layar, beberapa eksekutif khawatir akan penurunan kualitas, seperti menurunkan baja bodi atau komponen penting, untuk memenuhi harga yang lebih murah.

Dampaknya sudah terasa, sebuah dealer di Jinan, Shandong, bangkrut karena tekanan persediaan dan tekanan arus kas. Sehingga pelanggan tidak dapat mendaftarkan kendaraan baru mereka. Pemasok juga berada di bawah tekanan, dengan laporan yang menunjukkan BYD menuntut pemotongan harga komponen sebesar 20–30%, yang memaksa banyak pihak untuk melakukan kompromi," kata Geome Xingyuan dari Geely, dikutip dari Carnewschina, Selasa (3 Juni 2025).

BYD Ocean S dipamerkan di ajang Shanghai Auto Show 2025 pada April lalu. [Suara.com/Liberty Jemadu]
BYD Ocean S dipamerkan di ajang Shanghai Auto Show 2025 pada April lalu. [Suara.com/Liberty Jemadu]

Para analis melihat ada beberapa faktor pendorong di balik strategi BYD. Perusahaan telah menetapkan target penjualan 5,5 juta unit yang ambisius untuk tahun 2025.

Namun sejauh ini baru 1,38 juta unit yang terjual dalam empat bulan pertama. Sehingga pencapaian tersebut masih jauh dari angka yang ditargetkan oleh BYD.

Selain strategi jangka pendek, BYD sebenarnya juga sedang menjalankan strategi jangka panjang dengan cara mempercepat konsolidasi industri dan membentuk kembali lanskap persaingan.

baca juga

BYD bahkan masih memiliki sebanyak 3,5 juta unit inventaris yang belum terjual di seluruh pasar, perusahaan tersebut bertujuan untuk memperluas pangsa pasarnya di segmen kendaraan listrik di bawah 100.000 yuan.

Di mana pangsa pasar segmen tersebut saat ini baru 7,4%, meskipun tingkat penetrasinya mencapai 82%.

Asosiasi Produsen Mobil China (CAAM) memperkirakan bahwa pasar otomotif domestik pada akhirnya akan terkonsolidasi menjadi 5-7 merek dominan. Produsen mobil terkemuka Tiongkok seperti BYD dan Geely meningkatkan tekanan pada merek usaha patungan dengan strategi berupa inovasi teknologi dan penetapan harga yang agresif.

Dealer BYD Berguguran

BYD dikabarkan sedang mengalami krisis setelah puluhan jaringan dealer di bawah naungan Shandong Qiancheng Holding memberhentikan operasinya.

Salah satu dealer bergengsi, Jinan Qiansheng, yang sempat dinyatakan sebagai pusat utama BYD di Tiongkok juga terdampak. Kini, toko tersebut hampir kosong dan hanya menyisakan dua staf di lokasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Layanan BYD Terancam Diblokir Pasca Disurati Komdigi

Layanan BYD Terancam Diblokir Pasca Disurati Komdigi

Otomotif | Selasa, 03 Juni 2025 | 08:48 WIB

Seteru BYD vs GWM Semakin Sengit, Warganet Diancam Dilaporkan ke Polisi

Seteru BYD vs GWM Semakin Sengit, Warganet Diancam Dilaporkan ke Polisi

Otomotif | Senin, 02 Juni 2025 | 07:24 WIB

BYD Bantah Tudingan Sedang Alami Krisis: Kami Lebih Kuat dari Merek Otomotif Jepang dan Barat

BYD Bantah Tudingan Sedang Alami Krisis: Kami Lebih Kuat dari Merek Otomotif Jepang dan Barat

Otomotif | Jum'at, 30 Mei 2025 | 21:50 WIB

Terkini

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

×